Breaking News

Pakistan Dilanda Hujan Monsun, Lebih dari 170 Orang Tewas

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Sab, 19 Jul 2025

menalar.id – Banjir dahsyat kembali melanda Pakistan timur hingga menewaskan lebih dari 170 orang, separuhnya anak-anak. Manajemen Bencana Nasional Pakistan (NDMA), menunjukkan angka korban terus naik seiring hujan monsun yang ekstrem, Kamis (18/7/2025).

Sampai 24 jam terakhir, 54 orang dilaporkan tewas di provinsi terpadat, Punjab. Akibatnya, banyak rumah roboh dan melumpuhkan infrastruktur jalan. Sejak banjir mulai, pada (26/6/2025), sedikitnya 85 anak dilaporkan meninggal, dikutip CNN International.

Pemerintah telah menetapkan status darurat di sejumlah distrik dan mengerahkan militer ke Rawalpindi untuk mendukung penanganan. Departemen Meteorologi Pakistan mencatat curah hujan lebih dari 100 milimeter di beberapa lokasi pada Kamis dan memperkirakan hujan lebat berlanjut hingga Jumat.

Pekerja harian dari distrik Sargodha (Punjab) Mahar Hammad, menceritakan rumahnya rusak dan dagangan sayurannya ikut terendam.

“Atap rumah saya bolong dan air merembes masuk. Kerugian saya besar,” ujarnya kepada CNN.

“Saya hidup dari jualan sayur, sehari paling 1.000 rupee. Sekarang habis untuk menutup kerusakan,” sambungnya.

Ancaman Penyakit Mengintai

Pemerintah Pakistan telah mendirikan sekiranya tujuh kamp bantuan banjir di berbagai wilayah. Kamp tersebut dimanfaatkan untuk menyediakan makanan, air bersih, layanan kesehatan, dan tempat tinggal sementara.

Namun potensi wabah penyakit berbasis air, seperti diare, demam berdarah, dan malaria sudah membayangi para warga. Krisis kali ini pun membangkitkan ingatan pada banjir 2022, salah satu yang terburuk dalam sejarah Pakistan.

Sepertiga wilayah terendam, lebih dari 1.000 orang tewas, dan jutaan kehilangan rumah, air bersih, serta layanan kesehatan. UNICEF mencatat bahwa satu tahun setelah banjir 2022, sekitar empat juta anak masih belum mendapatkan akses air minum aman.

Demikian, Pakistan berada di garis depan krisis iklim yang diperparah oleh aktivitas manusia. Negara ini telah dilanda dua ekstrem yang saling bertubi, yakni gelombang panas dan kekeringan. Di satu sisi, hujan monsun deras berkepanjangan di sisi lain.

“Ini bukan sekadar cuaca buruk—ini gejala nyata dari krisis iklim yang kian cepat,” tulis Mantan Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Pakistan Senator Sherry Rehman, di platform X.

Ia mendesak pembangunan ketahanan dan kesiapsiagaan yang lebih serius dalam tata ruang perkotaan. Gelombang panas ekstrem awal tahun ini mempercepat pencairan gletser di Pakistan utara. Hal ini memicu banjir bandang pra-monsun. Karena hal itu, peringatan dini sebelum curah hujan musiman besar kini melumpuhkan sebagian besar Pakistan timur.

 

 

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Insiden Lempar Mikrofon di Kemenag NTB, DPR: Tak Pantas bagi Pejabat Publik

    Insiden Lempar Mikrofon di Kemenag NTB, DPR: Tak Pantas bagi Pejabat Publik

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Video Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB, Zamroni Aziz, viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi 28 detik itu, Zamroni terlihat melempar tiang mikrofon seusai acara pelantikan Kepala Kemenag Dompu, Najamuddin, Jumat (19/9/2025). Video tersebut sempat disiarkan langsung lewat kanal YouTube resmi Kemenag NTB. Zamroni yang mengenakan jas biru dan peci […]

  • dprd

    Sebut Ingin ‘Rampok Uang Negara’, PDI-P Pecat Wahyudin dari DPRD

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P resmi copot Wahyudin Moridu dari bangku anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Langkah ini dipilih usai videonya viral, dalam video ia menyebut dirinya akan merampok uang negara. Ketua DPP PDI-P Bidang Kehormatan Komarudin Watubun, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah DPD PDI-P Gorontalo melakukan klarifikasi dan menyerahkan laporen ke DPP. […]

  • Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia di Tengah Polemik

    Fadli Zon Luncurkan Buku Sejarah Indonesia di Tengah Polemik

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Menteri Kebudayaan Fadli Zon meluncurkan buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global di Plaza Insan Berprestasi, Jakarta (Ahad 14/12/2025). Fadli mengakui proyek penulisan buku sejarah ini sempat menuai polemik. Sebagian pihak bahkan meminta penulisan ulang sejarah dihentikan. Ia menilai kritik tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi. “Sempat ada polemik untuk menghentikan penulis […]

  • PPP Kubu Agus Daftar Hasil Muktamar ke Kemenkum

    PPP Kubu Agus Daftar Hasil Muktamar ke Kemenkum

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Agus Suparmanto resmi mendaftarkan hasil Muktamar X ke Kementerian Hukum, Rabu (1/10/2025). Pendaftaran ini dilakukan sebagai syarat pengesahan kepengurusan baru periode 2025-2030. Sekjen PPP Taj Yasin Maimoen datang langsung ke kantor Kemenkum bersama Ketua Dewan Pertimbangan PPP Muhammad Romahurmuziy dan sejumlah kader. Mereka mengenakan jas hijau berlogo Ka’bah. […]

  • sman 72 Jakarta

    Polisi Temukan Paku di Korban SMAN 72, Ini Respons Pramono

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa dalam tubuh salah satu korban ditemukan paku tertancap dari ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jumat (7/11/2025). Paku tersebut akan menjadi barang bukti untuk proses penyelidikan. “Paku yang sempat menempel di tubuh akan jadi barang bukti dalam penyidikan,” ujar Budi, Jumat (14/11/2025), […]

  • Kejagung Bantah Pernyataan Kuasa Hukum Nadiem

    Kejagung Bantah Pernyataan Kuasa Hukum Nadiem

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna menegaskan bahwa unsur tindak pidana korupsi tidak hanya terbatas pada aktivitas memperkaya diri sendiri, melainkan juga dapat mencakup upaya memperkaya pihak lain. Pernyataan ini ia sampaikan sebagai tanggapan atas pernyataan kuasa hukum Nadiem Makarim, Hotman Paris Hutapea, yang menyangkal adanya aliran dana kepada kliennya dalam kasus dugaan korupsi […]

expand_less