Breaking News

Menag: Kekerasan Seksual di Pesantren Sedikit, Media Terlalu Besarkan Isu

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Kam, 16 Okt 2025

menalar.id – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menilai, selama ini media telah membesar-besarkan isu kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren.

Ia mengatakan, jumlah kasus tersebut sebenarnya tidak banyak. Namun pemberitaan membuatnya seolah-olah marak terjadi.

“Isu pertama belum selesai, adanya kejahatan seksual di Pondok Pesantren yang dibesar-besarkan oleh media, padahal itu hanya sedikit jumlahnya,” kata Nasaruddin di Kantor Kemenko PM, Selasa (14/10/2025).

Meski demikian, Nasaruddin tidak menyebutkan secara rinci berapa banyak kasus dugaan kekerasan seksual di pesantren yang tercatat oleh Kemenag. Ia hanya menekankan agar masyarakat tetap memelihara dan menjaga marwah pondok pesantren.

Hal ini, sebagaimana lembaga pendidikan yang sudah berperan penting selama ratusan tahun.

“Jangan sampai orang nanti alergi memasukkan anaknya ke Pondok Pesantren, jangan sampai pihak-pihak yang berkeringat beratusan tahun lamanya sudah lebih 200 tahun membangun Pondok Pesantren itu yang terpaksa, yang dikonotasikan sangat negatif,” ujarnya.

Menurutnya, perjuangan para kiai dan santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman tidak boleh rusak. Sedangkan, dugaan ini hanya karena segelintir kasus yang terjadi di beberapa pesantren.

Ketika diselidiki, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menunjukkan fakta yang mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2024, tercatat 573 kasus kekerasan di lingkungan pendidikan dan 42% di antaranya merupakan kasus pencabulan.

Dari jumlah itu, 36% terjadi di embaga pendidikan berbasis agama seperti pesantren. Bahkan CNNIndonesia telah mencatat beberapa kasus kekerasan seksual di pesantren sepanjang 2024 hingga 2025. Berikut beberapa kasus:

  1. Maret 2024: polisi menetapkan pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Karangan, Trenggalek, Jawa Timur, M (72) dan putranya F (37) sebagai tersangka pencabulan terhadap santriwati.
  2. Juli 2024: dua guru pesantren di Kabupaten Agam ditangkap karena diduga mencabuli 40 santri.
  3. Agustus 2024: Polres Karawang mengonfirmasi kasus serupa terhadap puluhan santri anak-anak di Kecamatan Majalaya, Karawang, Jawa Barat.
  4. September 2024: pemilik pesantren di Karangbahagia, Kabupaten Bekasi H alias Aki Udin, ditetapkan tersangka pencabulan terhadap santriwati dan meninggal dunia sebulan setelahnya.
  5. November 2024: santri FP (15)** di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menjadi korban pelecehan oleh tenaga pengajar berinisial TR.
  6. Desember 2024: 20 santriwati di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi korban pelecehan oleh pengajar berinisial AH (40).
  7. Agustus 2025: Polres Tapanuli Selatan menetapkan ketua yayasan pesantren MN (64), sebagai tersangka pemerkosaan terhadap santriwati berusia 17 tahun yang merupakan saudaranya sendiri.

Tentu angka itu tidak sedikit. Menanggapi kasus ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian telah mendorong pemerintah dan DPR untuk menyusun kurikulum anti pencabulan dan kekerasan seksual di lingkungan sekolah dan pesantren.

Ia mengatakan semestinya lembaga pendidikan seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak-anak. Namun realitas di lapangan justru menunjukkan sebaliknya

“Namun, fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya, tempat yang seharusnya menjadi rumah kedua bagi anak-anak kini berubah menjadi arena teror, tempat di mana kepercayaan dilukai dan harapan dikhianati,” ujar Lalu dalam keterangannya, Selasa (22/7).

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Wajibkan Bayar Minimal 10 Persen untuk Klaim Asuransi Kesehatan

    OJK Wajibkan Bayar Minimal 10% untuk Klaim Asuransi Kesehatan

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mewajibkan nasabah asuransi kesehatan untuk menanggung setidaknya 10 persen dari total klaim yang mereka ajukan mulai 1 Januari 2026. Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran OJK (SE OJK) Nomor 7/SEOJK.05/2025 tentang Penyelenggara Produk Asuransi Kesehatan. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menjelaskan bahwa aturan […]

  • Baznas, Kemenag, dan 17 LAZ Kolaborasi Wujudkan Beasiswa Zakat Indonesia untuk Pendidikan Berkualitas

    Baznas, Kemenag, dan 17 LAZ Kolaborasi Wujudkan Beasiswa Zakat Indonesia untuk Pendidikan Berkualitas

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan 17 Lembaga Amil Zakat (LAZ) menjalin kerja sama dalam Program Beasiswa Zakat Indonesia. Program ini bertujuan menyalurkan beasiswa melalui pengelolaan zakat di sektor pendidikan. Komitmen tersebut ditegaskan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang menandai sinergi dalam pelaksanaan program. Acara ini dihadiri oleh Menteri […]

  • DPR Pilih Fairmont untuk Rapat RUU TNI, Efisiensi Anggaran Hanya Retorika?

    Efisiensi Anggaran Hanya Isapan Jempol? DPR Pilih Fairmont untuk Rapat RUU TNI

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengadakan rapat panitia kerja (panja) untuk mempercepat pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI atau RUU TNI di Hotel Fairmont Jakarta, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (14/3/2025) dan Sabtu (15/3/2025). Rapat tersebut berlangsung tertutup dan berlanjut hingga malam bahkan dini hari, sehingga para […]

  • Ayah Affan Kurniawan: Uang Miliaran Tidak Bisa Gantikan Anak Saya

    Ayah Affan Kurniawan: Uang Miliaran Tidak Bisa Gantikan Anak Saya

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Zulkifli, ayah dari Affan Kurniawan yang tewas usai dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, masih larut dalam duka. Meski banyak bantuan datang, ia menegaskan tak ada yang bisa menggantikan anaknya. “Uang miliaran tidak bisa menggantikan anak saya,” ujar Zulkifli saat ditemui di rumahnya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8/2025). Sejak Kamis […]

  • trump

    Trump Sepakat Tarif 15% Untuk Jepang, Klaim Jadi Perjanjian Terbesar

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengumumkan kesepakatan tarif dengan Jepang yang diklaim sebagai salah satu perjanjian perdagangan terbesar dalam sejarah hubungan kedua negara. Menurut Truth Social, bahwa kedua negara sepakat menerapkan tarif timbal balik sebesar 15% untuk produk-produk asal Jepang yang masuk ke pasar AS, Selasa (22/7/2025) waktu setempat. Sebelum tercapainya kesepakatan, […]

  • demo

    ‘Pak, yang ditembak harusnya DPR, bukan kami!’ – Demo 25 Agustus Berujung Korban

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Saat ini, aksi demonstrasi menuntut kinerja pemerintah nyatanya dibaluti korban yang berguguran. Dua peserta aksi terbaring di depan gerbang utama gedung DPR usai dipukul mundur aparat, Senin (25/8/2025) dikutip dari Kompas.com. Salah satunya pemuda asal Ciputat, Tangerang Selatan yang mengalami luka serius dibagian belakang kepala akibat terkena lemparan batu hingga pendarahan. Kronologi Insiden […]

expand_less