Breaking News

Nadiem Kecewa Majelis Hakim Tolak Eksepsi di Kasus Chromebook

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026

menalar.id., – Majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi terdakwa eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, pada Senin (12/1/2026). Nadiem terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook.

Melansir Kompas, Ketua Majelis Hakim Purwanto Abdullah membacakan penolakan eksepsi tersebut dalam amar putusan sela di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Ia meminta agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) melanjutkan persidangan dengan agenda pembuktian.

“Memerintahkan pemeriksaan perkara atas nama terdakwa Nadiem Anwar Makarim dilanjutkan,” ujarnya, pada Senin (12/1/2026).

Majelis hakim menilai perlu menguji pengajuan keberatan pihak Nadiem melalui pembuktian di persidangan. Hal itu mencakup penelusuran unsur memperkaya diri serta penentuan besaran kerugian negara dalam perkara tersebut.

Selain itu, Hakim Anggota Sunoto menilai uraian peran masing-masing terdakwa, termasuk posisi menteri sebagai pembuat kebijakan sekaligus pengguna anggaran, masuk dalam pokok perkara. Ia juga mengatakan Pengadilan perlu membuktikan tuduhan keterkaitan konflik kepentingan investasi Google di Gojek dengan pengadaan Chromebook dalam persidangan.

“Terkait kepemilikan saham, merupakan materi yang akan diuji dalam persidangan,” katanya.

Jaksa menduga Nadiem menerima keuntungan pribadi sebesar Rp809 miliar dalam dakwaanya. Jaksa juga menilai Nadiem bersama tiga terdakwa lainnya secara bersama-sama menimbulkan kerugian negara sebesar Rp2,1 triliun.

Hakim menilai perlu memperdalam dan membuktikan dua unsur tersebut dalam persidangan melalui pemeriksaan alat bukti serta keterangan para saksi. Sementara itu, hakim menyatakan jaksa penuntut umum telah menyusun dakwaan secara cermat, lengkap, dan jelas sesuai ketentuan hukum sehingga layak menjadi dasar sidang pembuktian.

Mengutip Detiknews, Nadiem mengungkapkan kekecewaannya terhadap putusan hakim yang menolak eksepsi tersebut. Namun, ia juga mengucapkan terima kasih dan tetap menghormati hukum meskipun keputusan hakim tidak sesuai dengan harapannya.

“Saya kecewa terhadap putusan hari ini, tapi saya menghormati proses hukum. Dan memang saya ingin berterima kasih kepada Majelis Hakim walau ini bukan keputusan yang saya harapkan,” ungkapnya setelah menjalani sidang putusan sela di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2026).

Nadiem menyatakan Google sudah memberikan klarifikasi terkait investasi di Gojek yang terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai Mendikbudristek. Ia berharap penjelasan tersebut dapat membantu memperjelas duduk perkara kasus yang tengah berjalan.

“Juga alhamdulillah seperti yang teman-teman tahu, Google sudah buka suara dan sudah menyebut dengan sangat jelas tidak ada konflik kepentingan. Bahkan investasi Google mayoritas terjadi sebelum saya menjadi Menteri dan Chromebook terbukti bisa digunakan tanpa internet. Google juga berbicara Chromebook itu laptop nomor satu untuk pendidikan di dunia. Semoga ini bisa jadi penerangan,” ujarnya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pers

    AJI dan Publik Unjuk Rasa di PN Jaksel, Ada Apa?

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bersama masyarakat menggelar aksi unjuk rasa terkait gugatan Menteri Pertanian kepala Tempo, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (3/11/2025). Sejumlah jurnalis tempo, anggota AJI, Komite Keselamatan Jurnalis Indonesia, pakar ahli Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, hingga aktivis sekitar turut hadir. Beberapa bahkan membawa poster bertuliskan: “#Gugat Rp200 miliar = […]

  • Jasa Marga Catat 1,96 Juta Kendaraan Keluar Jabodetabek

    Jasa Marga Catat 1,96 Juta Kendaraan Keluar Jabodetabek

    • calendar_month Sel, 1 Apr 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – PT Jasa Marga mencatat sebanyak 1.963.152 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek dalam kurun 10 hari menjelang Lebaran 2025, yakni sejak 21 hingga 31 Maret. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 25,5 persen dibandingkan arus normal yang biasanya mencapai 1.563.702 kendaraan, serta naik 0,5 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1.953.891 kendaraan. Menurut Lisye […]

  • AKBP

    Mantan Kapolres Ngada Hadapi Sidang Etik Kasus Pencabulan dan Pornografi

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Komisi Kode Etik Polri (KKEP) akan menyelenggarakan sidang terhadap mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, hari ini, Senin (17/3/2025). Sebelumnya, AKBP Fajar ditangkap dan diperiksa Propam Polri dan Polda NTT terkait kasus pencabulan anak, pornografi, dan penyalahgunaan narkoba. “Hari ini statusnya sudah jadi tersangka dan ditahan […]

  • Ketua Umum PW IPM Banten Apresiasi Ketegasan Kapolri: Polri Ideal Tetap di Bawah Presiden RI

    Ketua Umum PW IPM Banten Apresiasi Ketegasan Kapolri: Polri Ideal Tetap di Bawah Presiden RI

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Provinsi Banten Widhiashafiz menilai sikap tegas Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian sebagai bentuk komitmen moral dan kenegarawanan dalam menjaga independensi serta profesionalisme institusi kepolisian di tengah dinamika demokrasi dan tuntutan pelayanan […]

  • Mantan Kontestan MasterChef Divonis 10 Tahun Penjara atas Pelecehan Seksual Anak Laki-laki

    Mantan Kontestan MasterChef Divonis 10 Tahun Penjara atas Pelecehan Seksual Anak Laki-laki

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. –  Mantan peserta kompetisi memasak MasterChef Indonesia, Setiyono, harus menjalani hukuman penjara selama 10 tahun setelah Pengadilan Negeri (PN) Wonosobo menyatakan dia bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak laki-laki di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Polres Wonosobo menangani penyidikan kasus ini sebelum memprosesnya secara hukum. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, […]

  • demo

    Demo 17 November: 1.963 Polisi Kawal Buruh dan Mahasiswa

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Aliansi Federasi Serikat Pekerja Serikat Buruh Se-Jakarta akan melangsungkan demonstrasi di dua titik di Jakarta Pusat, pada Senin (17/11/2025). Sebanyak 1.963 personel polisi akan turun untuk mengawal demonstrasi tersebut. Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Ruslan Basuki menuturkan, Serikat Buruh Se-Jakarta akan melakukan aksi pertama di kawasan Monas, Jakarta Pusat. “Unjuk rasa […]

expand_less