Breaking News

Rp200 Triliun Mengalir ke Himbara, Efek Positif Ganda untuk Ekonomi

  • account_circle Farrel Aditya
  • calendar_month Kam, 18 Sep 2025

menalar.id,.- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penentuan dana sejumlah Rp200 triliun di bank-bank Himpunan Bank Negara (Himbara) akan memberikan efek positif terhadap ekonomi Indonesia. Dana tambahan yang dialirkan bisa bergerak lebih halus dan kencang dalam menyalurkan kredit.

Dana Rp200 triliun itu membuat bank lebih lancar dalam menyalurkan kredit ke sektor riil, sehingga ekonomi bisa bergerak lebih cepat.

“Kalau kita lihat dari pengalaman tahun 2021, waktu itu kredit masih lemah. Pemerintah menambah uang ke sistem, dan kreditnya bisa tumbuh juga,” ucap Purbaya kepada wartawan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, pada Selasa (16/9/2025).

Penyaluran dana tambahan ke perbankan diperkirakan memberi efek ganda pada ekonomi. Kebijakan ini bukan sekadar memperkuat likuiditas bank, tetapi juga ikut membentuk perilaku konsumsi masyarakat dan mendorong aktivitas dunia usaha.

Bank yang likuid dan bunga pinjaman yang relatif lebih rendah membuat perusahaan merasa lebih yakin untuk meminjam, misalnya untuk ekspansi usaha, investasi, atau produksi.

“Ketika uang bertambah ke sistem, dua sisi akan bergerak. Pertama, likuiditas pasti meningkat. Otomatis bunga di pasar akan turun, kalau sebelumnya orang senang menaruh uang di bank karena bunganya tinggi, maka kondisi itu akan berubah karena bank kelebihan dana,” ujar Purbaya.

Sebaliknya, turunnya bunga simpanan mendorong masyarakat untuk mengurangi menabung dan lebih banyak membelanjakan uangnya. Sementara itu, perusahaan menjadi lebih percaya diri mengajukan pinjaman karena biaya kredit yang lebih rendah.

Karena bank punya banyak dana, mereka tidak perlu “memancing” dana simpanan dari masyarakat dengan bunga tinggi. Akibatnya bunga untuk simpanan bisa turun.

“Contohnya, kalau bunga turun, masyarakat yang tadinya rajin menabung di bank akan mulai belanja. Sementara perusahaan yang sebelumnya ragu, akan lebih yakin mengakses kredit karena uangnya tersedia dan bunganya lebih rendah,” pungkasnya.

Purbaya meyakini bahwa penempatan dana tambahan di perbankan akan menggerakkan pertumbuhan ekonomi dengan mendorong naiknya permintaan sekaligus penawaran kredit.

 

 

Penulis

Seorang pemuda dengan minat terhadap banyak hal dan penuh pertanyaan dalam benaknya. Berharap mampu memberikan dampak positif melalui tulisannya.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Hentikan Operasi Tambang Nikel di Raja Ampat, Pemerintah Tunggu Hasil Cross-Check

    Bahlil Hentikan Operasi Tambang Nikel di Raja Ampat, Pemerintah Tunggu Hasil Cross-Check

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Bahlil Lahadaila, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menuai sorotan, ia menghentikan sementara operasi pertambangan PT GAG Nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya (5/6/2025). Ia menyampaikan pihaknya sedang mengecek lokasi tambang nikel tersebut. “Untuk sementara kita hentikan operasinya. Sampai dengan verifikasi lapangan, kita akan cek. Nah, tetapi apapun hasilnya, nanti kami […]

  • Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez kini mengambil alih kepemimpinan negara sebagai pemimpin interim setelah Amerika Serikat (AS) menangkap dan menahan Presiden Nicolas Maduro, Sabtu (3/1/2026).

    Siapa Delcy Rodrigue? Pengganti Maduro yang Kini Dibidik Trump

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez kini mengambil alih kepemimpinan negara sebagai pemimpin interim setelah Amerika Serikat (AS) menangkap dan menahan Presiden Nicolas Maduro, Sabtu (3/1/2026). Pengambilalihan ini menempatkan Rodriguez sebagai tokoh berpengaruh dalam transisi kekuasaan Venezuela di tengah tekanan internasional yang meningkat. Publik mengenal Rodriguez Lewatretorika anti-imperialis yang keras. Sikap itu membuat Maduro […]

  • Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan jika ada sekitar 120 ribu penderita penyakit katastropik yang dihapus dari daftar Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).

    54 Juta Warga Belum Punya BPJS, Sedangkan Pasien Katastropik Cuma Direaktivasi 3 Bulan

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan jika ada sekitar 120 ribu penderita katastropik yang dihapus dari daftar Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Karena hal itu, Budi pun mengusulkan pemerintah untuk mereaktivasi kepesertaan 120 ribu anggota tersebut. Budi memaparkan, dari total 120 ribu orang tersebut, sekitar 12.262 orang memiliki riwayat […]

  • DPR Siap Sahkan RUU KUHAP, Kritik Soal Proses Menguat

    DPR Siap Sahkan RUU KUHAP, Kritik Soal Proses Menguat

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id -, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah akan mengesahkan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dalam rapat paripurna hari ini, Selasa (18/11/2025). Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal memastikan pengesahan itu sudah masuk agenda resmi dan akan diketok pada sidang pagi ini. Agenda paripurna ke-8 yang tertera di situs DPR mencantumkan pengambilan […]

  • alwi

    Alwi Farhan Juara Macau Open 2025! Cetak Gelar di BWF Super 300

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Alwi Farhan meraih kemenangan atas Malaysia Justin Hoh di Macau Open 2025, pada Minggu (3/8/2025). Alwi membantai Hoh dalam dua gim langsung. Sebelumnya, ia pernah menjuarai Bulu Tangkis Junior Dunia 2023. Kini, Alwi telah menyabet gelar baru di kelas dunia Macau Open dengan catatan pertemuan keduanya kini berpihak kepada Alwi dengan skor 4-2. Alwi […]

  • Nadiem Kecewa Majelis Hakim Tolak Eksepsi di Kasus Chromebook

    Nadiem Kecewa Majelis Hakim Tolak Eksepsi di Kasus Chromebook

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id., – Majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi terdakwa eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, pada Senin (12/1/2026). Nadiem terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook. Melansir Kompas, Ketua Majelis Hakim Purwanto Abdullah membacakan penolakan eksepsi tersebut dalam amar putusan sela di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Ia meminta agar […]

expand_less