Breaking News

4 Terdakwa Hadiri Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2026

menalar.id., – Terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus tengah menjalani sidang perdana di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (29/4/2026). Terdakwa merupakan empat prajurit Badan Intelijen Strategis (BAIS).

Empat terdakwa dalam kasus ini meliputi Serda Edi Sudarko (ES), Lettu Budhi Hariyanto Widhi (BHW), Kapten Nandala Dwi Prasetia (NDP), dan Lettu Sami Lakka (SL). Oditur militer mengatakan para terdakwa melakukan aksi tersebut karena merasa kesal terhadap Andrie.

Mengutip Detiknews, Oditur menjelaskan bahwa para terdakwa mulai mengenal Andrie pada Minggu (16/4/2025), ketika Andrie masuk dan menyampaikan interupsi dalam rapat pembahasan revisi UU TNI di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan. Para terdakwa kemudian menilai tindakan Andrie tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Dengan kejadian tersebut, para terdakwa menilai saudara Andrie Yunus telah melecehkan institusi TNI, bahkan menginjak-injak institusi TNI,” ujar oditur militer.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), keempat terdakwa yang merupakan anggota BAIS TNI mengaku bahwa motif penyiraman air keras kepada Andrie Yunus merupakan “dendam pribadi”. Namun, sejak awal Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) sebagai kuasa hukum Andrie Yunus mempertanyakan klaim motif “dendam pribadi” tersebut.

TAUD menemukan bahwa penyiraman air keras pada Maret lalu merupakan tindakan yang tersusun rapi dan berlangsung secara terkoordinasi. Berdasarkan laporan Tim TAUD, jumlah pelaku di lapangan mencapai 16 orang, bukan hanya empat orang seperti yang ditetapkan TNI.

TAUD menilai pelimpahan berkas ke Pengadilan Militer II-08 Jakarta serta kesimpulan “dendam pribadi” menunjukkan adanya upaya untuk membatasi jumlah pelaku sekaligus tidak mengungkap peristiwa secara menyeluruh. TAUD kemudian menyatakan protes sekaligus menolak menghadiri sidang pembacaan dakwaan tersebut.

Atas perbuatan menyiram air keras kepada Andrie, empat terdakwa tersebut terjerat dengan Pasal 469 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) jo. Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Selanjutnya, tim oditur militer menjerat para terdakwa dengan Pasal 468 ayat (1) juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, yang memuat ancaman pidana maksimal delapan tahun penjara. Sementara itu, tim oditur menggunakan Pasal 467 ayat (1) dan ayat (2) juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara pada dakwaan yang lebih subsider.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementan Ungkap Potensi Kerugian Rp99,35 Triliun Akibat Kecurangan Peredaran Beras

    Kementan Ungkap Potensi Kerugian Rp99,35 Triliun Akibat Kecurangan Peredaran Beras

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkap hasil investigasi terkait dugaan kecurangan dalam perdagangan beras, mulai dari mutu hingga harga. Temuan ini mengungkap potensi kerugian konsumen mencapai Rp99,35 triliun per tahun akibat praktik tidak sesuai standar. Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan bahwa mayoritas beras di pasaran, baik kategori premium maupun medium, tidak memenuhi volume, melampaui harga eceran […]

  • The FAIR Package Manager Just Launched as a WordPress Repository Alternative – but What Exactly Is It?

    The FAIR Package Manager Just Launched as a WordPress Repository Alternative – but What Exactly Is It?

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    A few days ago, the annual WordCamp Europe meetup took place in the picturesque city of Basel, Switzerland. The biggest announcement from the event was the new FAIR Package Manager – but what exactly is it? In this article we dive into the details, including Matt Mullenweg’s reaction when asked about it on stage.

  • Dukungan Rektor UI Jelang Demo Mahasiswa

    Dukungan Rektor UI Jelang Demo Mahasiswa

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id.,- Rektor Universitas Indonesia (UI) Heri Hermansyah meminta massa mahasiswa untuk saling mendukung dan menjaga dalam melakukan aksi demo, pada Jumat (29/8/2025). “Saya sebagai Bapak berharap nanti tidak ada satu apa pun. Jangan tercerai-berai dari barisan saya titip, kakak-kakaknya saya titip saling tolong-menolong. Kalau ada apa-apa nomor telepon saya, saya akan bantu,” ujar Heri ke […]

  • ahok

    Kortas Tipkor Periksa Ahok Lagi Atas Dugaan Korupsi Lacan

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri kembali memeriksa eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dalam dugaan korupsi lahan rusun di Cengkareng. Wakil Kepala Kortas Tipikor Brigjen Arief Adiharsa menyampaikan bahwa penyidik memeriksa Ahok untuk melengkapi berkas perkata sesuai permintaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rabu (11/6/2025). “Pemeriksaan ini dilakukan […]

  • Mengungguli Dhaka di posisi kedua dan Tokyo di posisi ketiga.

    Kalahkan Tokyo, Kini Jakarta Jadi Kota Terpadat di Dunia

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan Jakarta sebagai kota berpenduduk terbesar di dunia. Mengungguli Dhaka di posisi kedua dan Tokyo di posisi ketiga. Pergeseran ini membuat Jakarta yang sebelumnya berada di urutan dua, kini menggantikan Tokyo yang memegang predikat kota terpadat sejak tahun 2000. Dalam laporan resmi tersebut, Jakarta tercatat dihuni 41,9 juta orang. Dhaka […]

  • kepala babi

    Teror Kepala Babi Lagi! Aliansi Mahasiswa Papua Laporkan ke LBH

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Bali mengalami aksi teror berupa pengiriman bangkai kepala babi, Jumat (6/6/2025) pukul 15.00 WITA. Mereka mendapat kiriman tersebut lewat via ojek online. Saat mereka membuka paket tersebut, betapa terkejutnya melihat kepala babi yang sudah membusuk dan mengeluarkan bau sangat menyengat. Paket tersebut juga disertai tulisan yang menyebut nama […]

expand_less