Breaking News

Isu Reshuffle, Hingga Jam Masuk Sekolah 06.00 WIB: Ini Sorotan Politik Terbaru

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Rab, 4 Jun 2025

menalar.id,. – Berbagai dinamika politik nasional mewarnai pemberitaan pada Selasa (3/6/2025). Dari isu reshuffle kabinet hingga desakan Komisi X DPR RI agar Gubernur Jawa Barat mengkaji ulang kebijakan jam masuk sekolah pukul 06.00 WIB, berikut rangkuman peristiwa politik penting yang layak dicermati:

Reshuffle Mungkin Terjadi

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi menyampaikan bahwa kemungkinan perombakan kabinet tetap terbuka. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi secara objektif terhadap kinerja para menteri.

“Ya reshuffle itu sesuatu hal yang mungkin saja terjadi. Akan tetapi, kapan dan siapa orang yang akan terkena reshuffle, itu betul-betul hak prerogatif Presiden,” ujar Hasan saat memberi keterangan di Kantor PCO, Jakarta.

Hasan menambahkan bahwa berbagai spekulasi mengenai reshuffle belum memiliki dasar yang sah selama belum ada pengumuman resmi dari Presiden. Ia menilai informasi-informasi di publik hanyalah spekulasi dan aspirasi pihak tertentu.

Siswa AAL Akan Magang Selama Satu Tahun

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan bahwa siswa Akademi Angkatan Laut (AAL) kini akan menempuh masa pendidikan selama tiga tahun, lalu melanjutkan magang selama satu tahun di kapal perang maupun satuan tertentu.

“Di AAL tiga tahun (masa pendidikan) tapi ditambah satu tahun sebagai perwira siswa. Mereka akan ditempatkan di kapal-kapal kemudian yang marinir di Batalion, seperti magang,” kata Ali saat ditemui di Seskoal, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Ali menilai model pembelajaran berbasis praktik ini lebih efektif karena memberi pengalaman langsung di lapangan yang bermanfaat bagi pengembangan kemampuan para perwira muda.

Presiden Tahu LSM Asing yang Diskreditkan Pemerintah

Menanggapi pidato Presiden Prabowo dalam peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (2/6), Hasan Nasbi menyatakan bahwa Presiden memiliki informasi lengkap mengenai keberadaan LSM asing yang berupaya mendiskreditkan pemerintah.

“Sebagai Presiden tentu beliau punya informasi yang lengkap, punya informasi yang bisa dipercaya. Siapa-siapa saja kelompok-kelompok, baik itu individu, baik itu berorganisasi, bahkan mungkin mengatasnamakan lembaga swadaya masyarakat yang memerankan peran ini,” jelas Hasan dalam konferensi pers di Kantor PCO, Jakarta.

Presiden dalam pidatonya mengungkap kekhawatiran terhadap pendanaan asing yang masuk ke LSM dan diduga digunakan untuk memicu konflik horizontal di dalam negeri.

Komisi XIII DPR: Kebijakan Harus Berlandaskan HAM

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira menekankan pentingnya menjadikan hak asasi manusia sebagai pijakan utama dalam penyusunan setiap kebijakan publik. Ia menegaskan bahwa prinsip kemanusiaan dalam Pancasila harus tercermin dalam setiap regulasi negara.

“Sila Kedua adalah titik temu antara nilai-nilai luhur Pancasila dan prinsip-prinsip HAM. Setiap regulasi, setiap kebijakan yang dibuat, harus berpihak pada keadilan, menjunjung martabat manusia, dan menolak segala bentuk diskriminasi,” kata Andreas dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Andreas mengingatkan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga fondasi moral dan konstitusional dalam penegakan HAM di Indonesia.

Komisi X DPR Minta Gubernur Jabar Tinjau Ulang Sekolah Masuk Pukul 06.00

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk mengkaji ulang kebijakan jam masuk sekolah pukul 06.00. Ia menilai kebijakan tersebut bisa berdampak pada kenyamanan dan efektivitas proses belajar siswa.

“Kepada Pak Gubernur Jawa Barat, tolong ini dikaji lebih mendalam, tolong ini dianalisis lebih mendalam,” ujar Lalu saat ditemui di Jakarta.

Lalu memahami bahwa kebijakan itu mungkin bertujuan untuk mendisiplinkan siswa. Namun, menurutnya, proses belajar-mengajar tetap membutuhkan suasana yang nyaman dan kondusif agar tujuan pendidikan bisa tercapai.

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • nadiem

    Tok! Kejagung Tetapkan Nadiem Jadi Tersangka Korupsi Laptop

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) tetapkan Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim sebagai tersangka atas kasus korupsi Program Digitalisasi Pendidikan di Kemendikbudristek periode 2019-2022. “Dari hasil pendalaman dan alat bukti yang ada, pada sore ini telah menetapkan tersangka baru dengan inisial NAM (Nadiem Anwar Makarim),” ungkap Kapuspen Kejagung Anang Supriatna dalam […]

  • Fakta Ledakan SMA 72 Jakarta dan Dugaan Bullying di Baliknya

    Fakta Ledakan SMA 72 Jakarta dan Dugaan Bullying di Baliknya

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id., – Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menyampaikan dalam konferensi pers di Markas Polisi Daerah (Mapolda) Metro Jaya, sebanyak 54 orang terluka akibat ledakan di masjid SMA Negeri 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025) siang. Melansir Detik, ledakan terjadi pukul 12.20 WIB saat salat Jumat berlangsung. Ledakan itu memicu kepanikan dan membuat siswa berlarian keluar masjid. Mengutip […]

  • Komardin Gugat UGM Rp1.000 Triliun Terkait Ijazah Jokowi

    Komardin Resmi Gugat UGM Rp1.000 Triliun Terkait Ijazah Jokowi

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Komardin resmi mengajukan gugatan perdata senilai lebih dari Rp1.000 triliun terhadap Universitas Gadjah Mada (UGM) terkait polemik ijazah Joko Widodo. Sidang perdana digelar di Pengadilan Negeri Sleman, Selasa (24/6/2025), dengan agenda pembacaan gugatan. Sebagai penggugat, Komardin menuntut tujuh pihak UGM, termasuk rektor dan pejabat fakultas serta Kasmudjo sebagai tergugat. Dalam sidang, ia membacakan […]

  • Ramai Gerakan ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’, Apakah itu?

    Ramai Gerakan ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’, Apakah itu?

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Publik kini tengah diramikan oleh gerakan ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’ yang hadir sebagai bentuk protes masyarakat atas maraknya penggunaan sirine, strobo, dan rotator di jalan raya. Aksi dukungan terhadap gerakan ini muncul dalam berbagai cara. mulai dari unggahan di media sosial hingga pemasangan stiker di kendaraan dengan pesan tegas “Sirene dan strobo […]

  • mbg

    Menkes soal MBG: Ada 8 Bakteri, 2 Virus dan Zat Kimia

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, memaparkan sejumlah faktor medis yang menjadi penyebab kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah. Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI, Rabu (1/10/2025). Menurut Budi, identifikasi laboratorium menemukan delapan jenis bakteri, dua virus, dan dua zat kimia yang memicu […]

  • Program Makan Gratis Prabowo Tercoreng: Mitra Dapur Tak Dibayar Rp1 Miliar

    Program Makan Gratis Prabowo Tercoreng: Mitra Dapur Tak Dibayar Rp1 Miliar

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintahan Prabowo Subianto menuai kontroversi setelah salah satu mitra dapur di Kalibata, Jakarta Selatan, terpaksa menghentikan operasinya. Padahal, program ini baru berjalan empat bulan sejak diluncurkan pada Januari 2025. Mitra Makan Bergizi Gratis Rugi Hampir Rp1 Miliar Danna Harly, penasihat hukum mitra dapur yang dirugikan, mengungkapkan kliennya, Ira, tidak […]

expand_less