Breaking News

Mentan Ungkap Manipulasi Data Beras di Pasar Induk

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Kam, 5 Jun 2025

menalar.id,. – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah akan menindak tegas praktik manipulasi data beras yang terjadi di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta. Pernyataan ini muncul setelah Satgas Pangan Mabes Polri menemukan indikasi kuat adanya rekayasa data stok beras yang merugikan baik petani maupun konsumen.

Amran menyampaikan komitmennya dalam mengawal keadilan distribusi pangan dan memastikan perlindungan terhadap semua pihak yang terdampak.

“Jangan biarkan konsumen dan produsen itu menjerit. Kita harus dampingi. Jangan ada segelintir orang ingin merusak negara kita, harus kolaborasi, negara harus kuat, negara tidak boleh kalah dari mafia,” tegas Amran dalam pernyataannya di Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2025).

Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan Polri terus menelusuri dugaan permainan besar di balik fluktuasi harga dan distribusi beras di PIBC. Berdasarkan data dari PT Food Station Tjipinang dan hasil investigasi lapangan, penyidik menemukan manipulasi data stok yang merugikan sistem distribusi.

Amran menyoroti ketidaksesuaian antara harga di tingkat penggilingan dan harga konsumen yang terus naik, meski pasokan sebenarnya cukup.

“Harga beras di tingkat petani penggilingan turun. Itu sesuai BPS, bukan data saya. Tapi harga di konsumen itu naik. Artinya apa? Ada yang tidak benar,” ujarnya.

Satgas Pangan Polri menjelaskan lebih rinci modus permainan data tersebut. Mereka menemukan bahwa pada (28/5/2025), pengelola PIBC mencatat pengeluaran beras sebesar 11.410 ton. Namun, angka tersebut bukan hasil dari pencatatan aktual, melainkan berasal dari kalkulasi selisih stok, yang tidak mencerminkan kondisi riil.

“Data dimainkan, ini bukan kelalaian teknis, ini bisa dikategorikan sebagai sabotase terhadap distribusi dan pencapaian ketahanan pangan negara,” ujar Satgas Pangan.

Satgas juga mengungkapkan bahwa stok sebesar 46.551 ton yang tercatat bukanlah hasil observasi di lapangan, melainkan berasal dari laporan manajemen toko dan data kiriman, tanpa verifikasi langsung ke gudang. Mereka bahkan menemukan bahwa pengeluaran beras dalam jumlah kecil yang dilakukan menggunakan kendaraan pribadi seperti motor, mobil, atau bajajtidak masuk dalam catatan resmi karena volumenya di bawah 500 kilogram.

Tim Satgas mendapati bahwa PIBC belum memiliki standar operasional prosedur (SOP) resmi untuk melakukan stock opname. Aktivitas inventarisasi terakhir dilakukan pada Oktober–November 2023, dan baru dilakukan kembali pada Mei 2025 karena lonjakan harga dan keluhan pedagang.

Satgas Pangan juga memeriksa tiga toko besar di PIBC, yaitu Idolaku, Sumber Raya, dan Sinar Jaya. Berdasarkan hasil pengecekan, pasokan beras di toko-toko tersebut stabil dan tidak terjadi lonjakan pengeluaran pada 28 Mei. Masing-masing toko menyimpan stok cukup besar: Idolaku 500 ton, Sumber Raya 300–400 ton, dan Sinar Jaya 200 ton. Distribusi harian pun berjalan normal, dan kenaikan harga berada di kisaran Rp100–400 per kilogram, yang dinilai masih wajar.

Lebih jauh, Satgas mencurigai adanya praktik percaloan dan monopoli yang memengaruhi pasar serta psikologi masyarakat. Hingga kini, Satgas masih menyelidiki struktur data dan alur distribusi beras yang dikelola PT Food Station Tjipinang Jaya.

Satgas menegaskan akan terus memantau harga dan pergerakan pasokan beras. Bila ditemukan bukti manipulasi yang merugikan negara dan rakyat, Satgas menyatakan siap mengambil tindakan hukum tegas.

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketegangan Israel-Iran Masuki Babak Baru

    Ketegangan Israel-Iran Masuki Babak Baru

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Israel dan Iran kembali melepaskan serangan satu sama lain pada Jumat (20/6/2025). Bentrokan bersenjata ini sudah berlangsung selama sekitar satu pekan terakhir. Aksi saling serang tersebut semakin memperburuk stabilitas kawasan Timur Tengah, khususnya di wilayah Arab. Lalu bagaimana perkembangan situasi sekarang? Melansir dari CNBCIndonesia, yang mengutip dari beberapa sumber: Eropa bertemu Iran. Diplomat senior […]

  • dapur

    Warga Tutup Paksa Dapur MBG di Bandung, Protes Bau dan Bising

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) disegel paksa oleh sejumlah warga RW 9 Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Rąbu (17/9/2025). Warga menolak keberadaannya lantara kerap menimbulkan kebisingan pada malam hari serta bau tak sedap dari limbah dapur. “Sampahnya bau. Masih ada yang numpuk, pokoknya bau,” ucap Adam Harun (56) warga yang tinggal tak […]

  • Pemerintah China berencana memberikan subsidi uang tunai secara nasional kepada keluarga yang memiliki anak.

    Krisis Populasi! China Beri Subsidi Tunai untuk Kelahiran Anak

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Pemerintah China berencana memberikan subsidi uang tunai secara nasional kepada keluarga yang memiliki anak. Hal ini sebagai langkah untuk mengatasi tren penurunan angka kelahiran yang terus berlangsung selama tiga tahun terakhir. Kebijakan ini ditujukan untuk mengurangi risiko jangka panjang terhadap perekonomian. Terutama akibat berkurangnya jumlah penduduk usia produktif dan penurunan populasi secara keseluruhan. […]

  • zarutska

    Pengungsi Ukraina Tewas Ditikam di Kereta Charlotte, Publik Soroti Keamanan di AS

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Seorang wanita muda asal Ukraina Iryna Zarutska (23) dibunuh di kereta Carolina Utara, Selasa (9/9/2025) waktu setempat. Rekamanan dari Charlotte Area Transit System memperlihatkan Zarutska yang tengah duduk di kereta, lalu tiba-tiba saja pria dari arah belakang menikamnya berulang kali secara acak. Pelaku kemudian berjalan menuju lorong, sementara Zarutska termangu sambil memeluk dirinya. Kejadian […]

  • BPOM Hentikan Peredaran Susu Formula Bayi S-26 Promil Nestlé, Ini Alasannya

    Ini Alasan BPOM Tarik Peredaran Sufor S26 Nestlé

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintah PT Nestlé Indonesia luntuk menghentikan peredaran dan impor produk susu formula bayi ke Indonesia. Salah satu produk tersebut, yaitu  S-26 Promil Gold pHPro 1 formula bayi untuk usia 0–6 bulan. Alasan Penghentian Produk Sementara itu, nomor izin edar ML 562209063696, dengan nomor bets 51530017C2 dan 51540017A1. […]

  • brimob

    Dipatsus 20 Hari, 7 Brimob yang Lindas Ojol Terbukti Langgar Etik

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri memutuskan tujuh anggota Brimob sebagai pelanggar kode etik terkait insiden maut yang menewaskan driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan. Propam menjatuhi sanksi berupa penempatan khusus (patsus) selama 20 hari di Mako Propam Mabes Polri. Kepala Divisi Propam Polri Irjen Abdul Karim, menjelaskan masa pertahanan tersebut bisa diperpanjang […]

expand_less