Breaking News

Tiga Petinggi OJK Mundur Usai IHSG Anjlok Berturut-Turut

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Sab, 31 Jan 2026

menalar.id,. – Pasar modal Indonesia mengejutkan publik dengan pengunduran diri tiga tokoh pentingnya, Jumat (30/1/2026). Tiga tokoh tersebut, yaitu Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar bersama Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK) Inarno Djajadi serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) I.B. Aditya Jayaantara.

Mahendra Siregar mengaku pengunduran dirinya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan upaya tanggung jawab moral guna mendukung langkah pemulihan yang dinilai perlu dilakukan.

Sementara itu, OJK menyatakan para pimpinan tersebut telah menyampaikan pengunduran diri secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Lembaga tersebut juga memastikan proses selanjutnya akan mengikuti mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan yang telah diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).

“OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional,” tulis OJK dalam keterangan resmi.

Struktur di OJK

Dengan mundurnya sejumlah pimpinan tersebut, OJK kini memiliki delapan anggota Dewan Komisioner yang masih aktif. Sebagai informasi, struktur Dewan Komisioner OJK terdiri atas:

  1. Ketua merangkap anggota
  2. Wakil Ketua sebagai Ketua Komite Etik merangkap anggota
  3. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap anggota
  4. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon merangkap anggota
  5. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun merangkap anggota
  6. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota
  7. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap anggota
  8. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen merangkap anggota
  9. Ketua Dewan Audit merangkap anggota
  10. Anggota ex-officio dari Bank Indonesia (BI) yang merupakan anggota Dewan Gubernur BI, serta
  11. Anggota ex-officio dari Kementerian Keuangan yang merupakan pejabat setingkat Eselon I.

Pengunduran Diri Karena IHSG Anjlok?

Sementara itu, pengunduran diri tiga pejabat OJK terjadi pada hari yang sama dengan pengunduran diri Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman dari jabatannya. Gelombang pengunduran diri para pimpinan otoritas pengawas sektor keuangan dan pasar modal ini berlangsung usai mendapat berat yang terus menghantam pasar modal Indonesia.

Tekanan tersebut menguat setelah MSCI mengumumkan pembekuan sementara terhadap perlakuan indeks bagi saham-saham Indonesia. Dalam kebijakan tersebut, MSCI membekukan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia, menghentikan penambahan saham baru ke dalam indeks, serta meniadakan kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks MSCI.

Dampak kebijakan itu langsung terasa di pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penurunan tajam selama dua hari berturut-turut hingga memicu penghentian perdagangan sementara atau trading halt.

Bahkan, IHSG berada di level 8.320 setelah anjlok 659,67 poin atau turun 7,35% dibandingkan perdagangan sebelumnya, pada perdagangan Rabu (28/1/2026) sore, .

Tekanan berlanjut keesokan harinya, IHSG semakin lemah dengan level 8.232, turun 88,35 poin atau 1,06% dari penutupan sebelumnya, Kamis (29/1/2026). Sebelumnya sempat terperosok hingga level 7.481 pada perdagangan siang.

Memasuki perdagangan Jumat pagi, IHSG menguat di level 8.308. Lima menit kemudian, indeks melonjak 1,62% atau naik 133 poin ke level 8.365. Pada penutupan perdagangan Jumat sore, IHSG bertahan di zona hijau dengan menguat 97,40 poin atau naik 1,18 persen ke level 8.329 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Meski demikian, OJK terus berkomitmen untuk tetap menjaga kepercayaan publik dan pelaku industri jasa keuangan.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • AS Tangkap 150 Pelaku Kekerasan Seksual dalam Operasi Dirtbag

    AS Tangkap 150 Pelaku Kekerasan Seksual dalam Operasi Dirtbag

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,- Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) menangkap sekitar 150 imigran yang terbukti melakukan tindak kekerasan seksual di Florida, Amerika Serikat. Aksi tersebut merupakan bagian dari operasi masif yang dikenal sebagai Operasi Dirtbag. Operasi Dirtbag merupakan operasi penegakan hukum resmi yang menargetkan imigran ilegal, terkhususnya negara bagian Florida, Amerika Serikat. Mengutip RT News, DHS menjelaskan […]

  • athaya

    Mahasiswa RI Wafat Saat Dampingi Delegrasi di Austria, Apa Penyebabnya?

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda mengabarkan bahwa mahasiswa asal Indonesia meninggal saat bertugas mendampingi kunjungan kerja sejumlah pejabat Indonesia di Wina, Austria. Mahasiswa tersebut bernama Muhammad Athaya Helmi Nasution (18). Athaya meninggal, pada (27/8/2025) silam. “Turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya salah satu anggota kami, Muhammad Athaya Helmi Nasution yang merupakan anggota PPI […]

  • PBB

    Prabowo Sindir Trump: PBB Tetap Penting bagi Keamanan Dunia

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menolak anggapan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang meremehkan relevansi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam sesi general debate Sidang Majelis Umum, Prabowo menegaskan bahwa PBB tetap menjadi pilar penting bagi keamanan global, Selasa (23/9/2025). Ia menyatakan, tanpa PBB dunia tidak akan aman dan para pemimpin negara tidak akan memiliki […]

  • Tim

    BNPB: Tragedi Ponpes Al Khoziny Jadi Bencana Terbesar 2025

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut insiden ambruknya gedung Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, sebagai salah satu bencana dengan jumlah korban terbanyak sepanjang tahun 2025. Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, mengatakan bahwa jumlah korban dalam peristiwa tersebut jauh lebih banyak dibandingkan berbagai bencana alam lain yang terjadi […]

  • Serangan Mematikan Rusia di Ukraina Barat Menewaskan 25 orang, Termasuk Anak-Anak

    Serangan Mematikan Rusia di Ukraina Barat Menewaskan 25 orang, Termasuk Anak-Anak

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,.- Setidaknya 25 orang, termasuk tiga anak, tewas setelah drone dan rudal Rusia menyerang kota Ternopil di Ukraina barat. Serangan itu menghantam dua blok apartemen, menurut laporan tim penyelamat Ukraina, pada Rabu (19/11/2025). Sebanyak 73 orang terluka, di antaranya 15 anak, menjadikan serangan ini salah satu yang paling mematikan di Ukraina barat sejak perang besar […]

  • kpk

    KPK Sebut Wamenaker Noel Tahu dan Ikut Pemerasan Sertifikasi K3

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan bahwa Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer telah mengetahui praktik pemerasan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang sudah berlangsung sejak 2019. Alih-alih menghentikannya praktik tersebut, Noel justru ikut terlibat. “Dalam pandangan awam saja, kalau masuk (praktik pemerasan) langsung berhenti, berarti kan dia melaksanakan tugasnya. Nah, ini […]

expand_less