Breaking News

Kakak Harry Tanoe Jadi Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Jum, 12 Sep 2025

menalar.id – Komisi Pembenrantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bambang Rudjianto Tanoesoedibjo atau dikenal Rudy Tanoe, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran beras bantuan sosial untuk keluarga peterima manfaat (KPM) program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020. Namun, penetapan tersebut langsung digugat oleh pihaknya melalui gugatan praperadilan.

“KPK menghormati hak hukum BRT (Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo) dalam pengajuan praperadilan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo lewat keterangan tertulis, Kamis (11/9/2025).

Sidang praperadilan akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan KPK sebagai pihak termohon, pada Senin (15/9). Menurut Budi, semua proses penyelidikan dan penyidikan, termasuk penetapan tersangka, sudah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami pastikan segala tindakan penyelidikan dan penyidikan oleh KPK, termasuk dalam penetapan tersangka, telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

KPK juga menegaskan, penegakan hukum dilakukan untuk memberi efek jera sekaligus menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. Selain Rudy Tanoe, KPK juga akan memeriksa dan ttelah mencegah tiga orang lainnya yang akan bepergian ke luar negeri, yakni:

  1. Eks pejabat Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial (Kemensos) Edi Suharto
  2. Eks Dirut DNR Logistics (2018–2022) Kanisius Jerry Tengker, serta
  3. Eks Direktur Operasional DNR Logistics (2021–2024) Herry Tho.

Perlu diketahui, Rudy Tanoe merupakan kakak dari mantan Ketua Umum Partai Perindo Harry Tanoesoedibjo. Dalam kasus ini, ia berperan sebagai Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik (DNR Logistics), perusahaan yang memenangi tender distribusi beras bansos presiden.

KPK menyebut perkara ini merupakan pengembangan kasus korupsi bansos di Kemensos yang sebelumnya menjerat mantan Menteri Sosial Juliari Batubara pada Desember 2020.

Penyidikan terkait dugaan korupsi distribusi bansos beras KPM/PKH dimulai, (15/3/2023). Selanjutnya, pada (26/6/2024), KPK mengumumkan penyidikan korupsi pengadaan bansos presiden untuk penanganan COVID-19 di Jabodetabek.

Dari perhitungan awal penyidik, dugaan korupsi distribusi bansos di Kemensos tersebut telah menimbulkan kerugian negara hingga Rp200 miliar.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemlu Pulangkan 400 WNI Korban TPPO dari Myawaddy, Myanmar

    Kemlu Pulangkan 400 WNI Korban TPPO dari Myawaddy, Myanmar

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Kemlu berhasil membawa pulang 400 WNI yang menjadi korban penipuan online di Kota Myawaddy, Myanmar. Para korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tersebut dibawa keluar dari wilayah konflik itu pada Senin (17/3). Dikutip dari keterangan pers KBRI Bangkok, 400 WNI tersebut terdiri dari 313 laki-laki dan 87 perempuan, enam di antaranya dalam kondisi […]

  • swiss

    PM Swedia Desak UE Bekukan Perdagangan dengan Israel

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson, menyerukan Uni Eropa untuk menghentikan kerja sama dagang dengan Israel. Langkah ini diambil sebagai respons atas serangan brutal yang terus dilakukan Israel di Jalur Gaza, Palestina. Kristersson menilai kondisi kemanusiaan di Gaza sangat memprihatinkan. Ia menegaskan bahwa Israel telah gagal memenuhi kewajiban dasar, termasuk perjanjian terkait penyaluran bantuan […]

  • Nadiem Makarim Tantang Kejaksaaan Agung

    Nadiem Makarim Tantang Kejaksaaan Agung

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,.- Nadiem Makarim menantang Kejaksaan Agung untuk mengadakan pembuktian terbalik pada perkara dugaan korupsi pengadaan chromebook. Usai Nadiem menantang Kejaksaan Agung, akhirnya Kejaksaan Agung menanggapi tantangan yang Nadiem berikan. Anang Supriatna, Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung, menyatakan bahwa pihaknya siap menuruti semua proses hukum di persidangan dan menghargai hak yang Nadiem miliki sebagai seorang terdakwa. “Ya, […]

  • Publik kembali dihebohkan dengan unggahan video kerusuhan dan aksi saling pukul antara sekelompok warga Aceh dan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kota Lhokseumawe, Aceh, Kamis (25/12/2025).

    Kronologi TNI Pukul Warga Aceh Usai Kibarkan Bendera Bintang Bulan

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Publik kembali dihebohkan dengan unggahan video kerusuhan dan aksi saling pukul antara sekelompok warga Aceh dan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kota Lhokseumawe, Aceh, Kamis (25/12/2025). Insiden ini terjadi saat warga menggelar konvoi untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh Tamiang. Seorang warga Aceh Tsani menjelaskan […]

  • Polres Cianjur Tidak Sarankan Jalur Puncak II Saat Libur Nataru 2025

    Polres Cianjur Tidak Sarankan Jalur Puncak II Saat Libur Nataru 2025

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Polisi Reses (Polres) Cianjur tidak menganjurkan pengendara melewati jalur Puncak II ketika libur Natal dan Tahun Baru 2025. Jalur tersebut termasuk daerah rawan bencana, jalan yang berlubang, dan minim penerangan jalan. Melansir Tempo, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Cianjur Ajun Komisaris Hardian Andrianto menyampaikan bahwa tim masih menjumpai banyak titik rawan longsor. Ia […]

  • Puan: Putusan MK Bermasalah, DPR dan Parpol Siap Koordinasi

    Puan: Putusan MK Bermasalah, DPR dan Parpol Siap Koordinasi

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Ketua DPR RI Puan Maharani mengonfirmasi partai politik dan fraksi di DPR akan menggelar rapat koordinasi menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemisahan Pemilu nasional dan Pilkada mulai 2029, Kamis (3/7/2025). Rapat koordinasi digelar menyusul putusan MK yang berpotensi melanggar konstitusi. “Sebagai partai politik, kami nanti akan melakukan rapat koordinasi,” terang Puan, di Kompleks […]

expand_less