Breaking News

Bukan Kasus Pertama, Ini Sejarah Munculnya Virus Nipah

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Sel, 27 Jan 2026

menalar.id,. – Pemerintah India menggemparkan dunia setelah melaporkan lima kasus virus Nipah (NiV) di Distrik Barasat, Benggala Barat, Jumat (23/1/2026). Karena hal itu, sekitar 100 warganya melakukan karantina, termasuk sejumlah tenaga medis, melansir India Express.

Meski mengejutkan, kasus ini bukan kali pertamanya terjadi di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas kesehatan global terus memantau virus ini secara ketat karena tingkat kematiannya tinggi.

Apabila mengacu pada data historis, tingkat fatalitas kasus (Case Fatality Rate/CFR) virus Nipah berada di kisaran 40 hingga 75%. Angka tersebut juga sangat bergantung pada kualitas penanganan medis di suatu wilayah serta jenis varian virus yang beredar.

Selain tingkat kematian yang tinggi, kemampuan virus Nipah untuk menular antarmanusia menjadi peringatan serius bagi dunia. Namun sebenarnya apa itu virus Nipah?

Apa Itu Virus Nipah?

Virus Nipah (NiV) merupakan penyakit zoonosis, yaitu infeksi yang dapat menular dari hewan ke manusia. Virus ini berasal dari famili Paramyxoviridae dan termasuk dalam genus Henipavirus.

Di alam, reservoir atau inang alami pada virus Nipah merupakan kelelawar buah dari famili Pteropodidae, yang dikenal juga sebagai kalong. Virus ini pertama kali teridentifikasi pada 1998–1999.

Saat itu, sebuah wabah penyakit misterius menyerang peternak babi dan warga di Kampung Sungai Nipah, Malaysia, serta menyebar hingga Singapura. Maka, virus tersebut berama Nipah, sesuai lokasi wabah.

Berbeda dengan virus pernapasan pada umumnya, Nipah memiliki karakteristik yang khas. Penularannya relatif lambat, namun dampak klinisnya bisa sangat berat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan memasukkan virus Nipah ke dalam daftar patogen prioritas karena potensi wabah besar serta ketiadaan vaksin dan pengobatan standar yang tersedia secara luas.

Gejala Virus Nipah pada Manusia

Sementara itu, gejala yang terjadi pada manusia sangat beragam. Sebagian penderita tidak menunjukkan gejala apa pun.

Sementara yang lain dapat mengalami gangguan pernapasan akut hingga peradangan otak yang mematikan. Masa inkubasi virus ini umumnya berkisar antara 4 hingga 14 hari.

Namun, dalam kasus tertentu, gejala baru dapat muncul hingga 45 hari setelah paparan.

Gejala yang umum muncul meliputi:

  1. Demam dan sakit kepala, sering kali menjadi tanda awal dan mirip flu.
  2. Nyeri otot (mialgia) yang menyebabkan rasa pegal di tubuh.
  3. Sakit tenggorokan dan muntah, terutama pada fase awal infeksi.
  4. Gangguan pernapasan, seperti batuk, sesak napas, hingga pneumonia atipikal.
  5. Gangguan saraf, termasuk pusing, mengantuk berlebihan, kebingungan, dan penurunan kesadaran.

Cara Penularan Virus Nipah

Selain itu, virus Nipah tidak menyebar bebas melalui udara seperti virus flu, melainkan membutuhkan kontak tertentu. Beberapa jalur penularan yang telah diidentifikasi antara lain:

  1. Kontak langsung dengan hewan terinfeksi, terutama melalui cairan tubuh seperti air liur, urin, atau kotoran kelelawar buah dan babi.
  2. Konsumsi makanan yang terkontaminasi, seperti buah atau nira kurma mentah yang tercemar air liur atau urin kelelawar.
  3. Penularan antarmanusia, yang terjadi melalui kontak erat dengan cairan tubuh pasien, terutama di lingkungan keluarga atau fasilitas kesehatan.

Langkah Pencegahan yang Disarankan

Meskipun risiko penularan luas di Indonesia masih rendah, langkah pencegahan tetap penting sebagai bagian dari edukasi kesehatan masyarakat. Beberapa upaya yang dianjurkan antara lain:

  1. Menghindari kontak langsung dengan kelelawar atau babi yang tampak sakit.
  2. Mencuci dan mengupas buah sebelum dikonsumsi.
  3. Tidak mengonsumsi nira kurma atau aren mentah dari wadah terbuka.
  4. Menjaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan.
  5. Menggunakan masker dan sarung tangan saat merawat orang sakit.
  6. Memasak daging, khususnya daging babi, hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi.

Sayangnya hingga saat ini, pakar kesehatan masih belum menemukan obat maupun vaksi untuk menyembuhkan virus ini. Perawatan yang kini pasien terima masih  bersifat suportif, dengan fokus menjaga kondisi tubuh dan fungsi organ vital.

Penanganan meliputi pemberian cairan, bantuan pernapasan, serta pengelolaan gejala neurologis seperti kejang. Di sisi lain, penelitian terus berjalan. Beberapa vaksin tengah diuji, termasuk vaksin ChAdOx1 NipahB yang Universitas Oxford kembangkan dan diuji di Bangladesh.

Selain itu, antibodi monoklonal m102.4 pernah tenaga medis gunakan secara terbatas dalam situasi darurat, meski ketersediaannya masih sangat terbatas.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong

    Prabowo Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Dorong Two State Solution

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Presiden Prabowo Subianto menghadiri sesi peluncuran Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza, Kamis (22/1/2026). Dewan tersebut pertama kali dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dalam agenda tersebut, Prabowo turut menandatangani piagam Dewan Perdamaian bersama sejumlah pemimpin dunia. Donald Trump memimpin langsung pengenalan Dewan Perdamaian itu di sela annual meeting World […]

  • Santri Pondok Pesantren di Depok Diduga Keracunan, 32 Masih Dirawat di RS

    Santri Pondok Pesantren di Depok Diduga Keracunan, 32 Masih Dirawat di RS

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Sebanyak 135 santri dari Pondok Pesantren Baitul Qur’an di Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok, diduga mengalami keracunan makanan pada Senin (1/9/2025). Para santri langsung dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, membenarkan kejadian ini. “Sudah ditangani baik di rumah sakit maupun oleh puskesmas,” kata […]

  • anas

    Anas Siswa MAN IC Serpong Raih Skor 1.000 di Penalaran Matematika UTBK! Intip Kiat Suksesnya

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Muhammad Anas Fathurrahman, siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Serpong, berhasil mencetak prestasi gemilang dengan meraih skor sempurna 1.000 pada subtes Penalaran Matematika dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025. Sebelumnya, Anas telah mendapat Letter of Acceptance (LoA) dari The University of Queensland, Australia. Namun ia belum […]

  • Sengketa Kepemilikan Pulau Aceh-Sumut, DPR Percaya Prabowo

    Sengketa Kepemilikan Pulau Aceh-Sumut, DPR Percaya Prabowo

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id-Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meyakini Presiden Prabowo Subianto akan menangani penyelesaian sengketa kepemilikan empat pulau antara Provinsi Aceh dan Sumatra Utara (Sumut). Sufmi mengonfirmasi bahwa timnya sudah menghubungi Presiden Prabowo Subianto mengenai sengketa kepemilikan pulau antara Aceh dengan Sumatra utara. “Hasil komunikasi DPR RI dengan Presiden RI bahwa presiden mengambil alih persoalan batas pulau […]

  • JK Sebut Tarif Impor AS Hanya Tekanan Politik, Dampak Nyata Minim

    JK Sebut Tarif Impor AS Hanya Tekanan Politik, Dampak Nyata Minim

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id – Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) menyatakan kebijakan tarif impor Amerika Serikat sebesar 32% tidak akan memberikan dampak besar bagi Indonesia. Menurutnya, kebijakan ini hanya bentuk tekanan politik dari Presiden Donald Trump. Hanya Isu Politik “Itu isu politik saja. Dampaknya bagi Indonesia tidak besar. Jangan berlebihan khawatir seakan dunia mau kiamat,” ujar JK di […]

  • Kemnaker Naikkan Upah Minimum, KSPI dan Buruh Menolak Keras

    Kemnaker Naikkan Upah Minimum, KSPI dan Buruh Menolak Keras

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh akan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (24/11/2025). KSPI dan Partai Buruh menolak kenaikan upah minimum 2026 hanya sebesar Rp90 ribu per bulan. KSPI dan Partai Buruh menolak kenaikan upah minimum tersebut yang hanya Rp90 ribu. Pemerintah mengeluarkan angka tersebut melalui […]

expand_less