Breaking News

Yaqut Disoraki Massa Pati Usai Keluar dari Gedung KPK

  • account_circle Nisrina
  • calendar_month Sel, 2 Sep 2025

menalar.id – Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025) sore. Pemeriksaan berlangsung hampir tujuh jam, dimulai pukul 09.22 WIB hingga 16.19 WIB.

Usai pemeriksaan, Yaqut mendapat sorakan dari ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Mereka tengah menggelar aksi menuntut KPK segera menetapkan Bupati Pati, Sudewo, sebagai tersangka dalam dugaan kasus suap proyek jalur kereta api di DJKA Kemenhub.

Massa meneriakkan berbagai seruan, termasuk menyebut Yaqut dengan kata-kata makian seperti “maling” dan “bajingan,” menilai dugaan korupsi yang menyeret Yaqut sama dengan kasus Sudewo.

Dalam kesempatan tersebut, Yaqut mengatakan pemeriksaan yang dijalani merupakan pendalaman dari keterangan yang telah ia sampaikan pada tahap penyelidikan sebelumnya terkait dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 di Kementerian Agama.

“Ya, memperdalam keterangan yang saya sampaikan sebelumnya di tahap penyelidikan,” ujar Yaqut.

Ia mengaku mendapat sekitar 18 pertanyaan dari penyidik KPK, namun enggan menjawab soal dugaan praktik jual beli kuota haji antara pejabat Kemenag dan biro travel.

“Materi pemeriksaan, tolong tanyakan langsung ke penyidik,” katanya singkat.

Yaqut juga diam saat ditanya soal kabar surat perintah penyidikan (sprindik) yang menyebut dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan penjelasan.

Sebelumnya, Yaqut juga pernah diperiksa pada Kamis (7/8) saat kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Saat itu, ia mengaku memberikan klarifikasi terkait pembagian kuota tambahan haji 2024.

Kasus dugaan korupsi kuota haji ini naik ke tahap penyidikan sejak Jum’at  (8/8). KPK telah mengeluarkan sprindik umum, namun belum menetapkan tersangka. Nilai kerugian negara yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Kuota tambahan haji sebanyak 20.000 jamaah diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia setelah pertemuan Presiden Joko Widodo dengan otoritas Saudi pada 2023. Berdasarkan SK Menteri Agama tertanggal 15 Januari 2024, kuota tersebut dibagi rata antara haji reguler dan haji khusus.

Kuota haji khusus yang mencapai 10.000 dialokasikan 9.222 untuk jamaah dan 778 untuk petugas, dengan pengelolaan diserahkan kepada biro travel swasta. Namun, KPK menemukan adanya praktik jual beli kuota haji khusus yang melibatkan oknum Kemenag dan sejumlah biro travel.

Setoran yang diberikan perusahaan travel kepada pejabat Kemenag berkisar antara 2.600 hingga 7.000 dolar AS per kuota, atau sekitar Rp41,9 juta hingga Rp113 juta per kuota dengan kurs Rp16.144,45.

Sementara itu, 10.000 kuota haji reguler didistribusikan ke 34 provinsi, dengan Jawa Timur mendapatkan porsi terbesar. Pemberangkatan jamaah reguler dikelola langsung oleh Kemenag.

Dugaan penyimpangan ini dinilai melanggar Pasal 64 UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah yang mengatur proporsi 92 persen kuota reguler dan 8 persen kuota khusus. Perubahan komposisi ini diduga menyebabkan sebagian dana haji yang seharusnya masuk kas negara dialihkan ke travel swasta.

  • Penulis: Nisrina

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Evaluasi Tambahan Anggaran MBG

    Pemerintah Evaluasi Tambahan Anggaran MBG

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Kementerian Keuangan,Sri Mulyani mencatat realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga akhir Juni 2025, baru menyentuh angka Rp5 triliun. Itu artinya, baru sekitar 7 persen dari total anggaran yang disiapkan pemerintah, yaitu Rp71 triliun, Jakarta, Selasa (1/7/2025). “Untuk makan bergizi gratis sampai dengan Juni, yaitu bulan ke-6 dari sisi realisasi anggaran adalah Rp […]

  • mereshuffle

    Reshuffle Lagi, Erick Thohir Hingga Djamari Chaniago Dilantik Prabowo Hari Ini

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden Prabowo Subianto telah melantik sejumlah menteri baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, pada Rabu (17/9/2025) siang pukul 14.00 WIB ini. Sekitar dua kementerian yang mendapat menteri baru. Prabowo resmi melantik Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) serta Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Prabowo memimpin […]

  • Kamisan Ke-887 Soal RKUHAP, Negara Jadi Alat Penguasa?

    Aksi Kamisan Ke-887 Soal RKUHAP, Negara Jadi Alat Penguasa?

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Azka Al Ath-Har
    • 0Komentar

    menalar.id., – Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) kembali menggelar aksi kamisan di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025). Aksi kamisan ke-887 lebih mengedepankan tentang penolakan Revisi Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) yang kini telah sah menjadi Undang-Undang. Aksi kamisan tetap konsisten meminta pertanggungjawaban kepada pemerintah atas pelanggaran HAM yang terjadi pada tahun 1998. […]

  • Polemik Munas, BEM UGM – Undip Keluar dari BEM SI

    Polemik Munas, BEM UGM – Undip Keluar dari BEM SI

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM) dan BEM Universitas Diponegoro (Undip) memutuskan mundur dari aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI). Keputusan itu muncul setelah mereka menyatakan kekecewaan terhadap pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII BEM SI Kerakyatan di Padang, Sumatera Barat. Munas yang berlangsung pada 13/7 hingga 19/7/2025 di Universitas Dharma […]

  • Kasus Perundungan PPDS Unsri, Mendikti dan Kemenkes Siapkan Sanksi

    Kasus Perundungan PPDS Unsri, Mendikti dan Kemenkes Siapkan Sanksi

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan telah berkoordinasi dengan Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) terkait kasus dugaan perundungan terhadap mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Mata berinisial OA. Kasus tersebut mencuat setelah korban nyaris mengakhiri hidup akibat tekanan dari seniornya. Brian memastikan kampus akan menindak setiap pelanggaran yang terjadi […]

  • Dewan Pers Tanggapi Program Rumah Subsidi untuk Wartawan: Apakah Mekanisme yang Tepat?

    Dewan Pers Tanggapi Program Rumah Subsidi untuk Wartawan, Apakah Mekanisme yang Tepat?

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Dewan Pers menyambut positif inisiatif pemerintah menyediakan rumah subsidi bagi wartawan, namun mempertanyakan mekanisme pelaksanaannya. Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan wartawan, tetapi menegaskan bahwa seharusnya pemerintah menggunakan skema normal pengadaan perumahan untuk seluruh masyarakat. Ninik menjelaskan alternatif yang lebih tepat dengan memberikan diskon terjangkau terhadap warga. “Misalnya, dengan […]

expand_less