Breaking News

Pulau Rote Jadi Sentra Industri Garam Nasional, Tekan Impor hingga 600 rb ton

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Kam, 12 Jun 2025

menalar.id – Pemerintah ingin membangun kawasan sentra industri garam nasional seluas 10.764 hektare (ha) di Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembangunan kawasan ini mencakup 13 desa di tiga kecamatan, yaitu Landu Lenko, Pantai Baru, dan Rote Timur, serta wilayah perairan Teluk Pantai Baru.

Nantinya, kawasan ini diharapkan sebagai langkah strategis menuju swasembada garam. Pemerintah menargetkan penurunan impor garam industri hingga 600 ribu ton per tahun. Dalam jangka panjang, proyek ini diharapkan bisa menutupi kekurangan garam nasional yang masih signifikan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ahmad Koswara, menyatakan bahwa pembangunan kawasan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional. Perpres tersebut melarang impor garam jenis tertentu untuk mempercepat pencapaian swasembada.

“Setelah terbitnya Perpres 17/2025, kami harus segera memenuhi kebutuhan garam nasional dalam waktu terbatas. Maka, kami memilih membangun kawasan industri garam di Rote sebagai strategi utama,” jelasnya dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2025).

Pemerintah memilih Rote Ndao

Koswara menegaskan bahwa pemerintah memilih Rote Ndao setelah melalui kajian panjang. Ada dua strategi utama. Pertama, membuka lahan baru (ekstensifikasi). Kedua, meningkatkan produksi tambak garam rakyat (intensifikasi).

KKP menetapkan sekitar 10 ribu ha luas lahan yang akan diselesaikan tahun 2025. Pembangunan pun dibagi menjadi 10 zona.

Pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp750 miliar dari APBN untuk mendanai pembangunan zona pertama serta infrastruktur dasar di seluruh kawasan. Fasilitas yang akan dibangun meliputi jalan, dermaga, sistem pengambilan air laut, listrik, dan berbagai utilitas penunjang lainnya.

Pemerintah menunjuk PT Garam sebagai operator utama kawasan, sementara investor swasta akan berperan dalam pengembangan zona-zona berikutnya.

Koswara menjelaskan bahwa kebutuhan garam industri nasional tahun 2025 diperkirakan mencapai 4,9 juta ton, sedangkan produksi dalam negeri baru mencapai sekitar 2 juta ton. Melalui kawasan industri garam Rote, pemerintah menargetkan tambahan pasokan sebesar 2,6 juta ton, bahkan bisa mencapai 3 juta ton.

“Petambak rakyat umumnya menghasilkan garam konsumsi yang sudah swasembada. Namun, untuk kebutuhan industri, kita masih bergantung pada impor—sekitar 77,7 persen,” ucap Koswara.

Pemerintah akan fokus memproduksi garam industri berkualitas tinggi di kawasan Rote, dengan konsistensi kandungan natrium klorida (NaCl).  Sesuai kebutuhan industri sendiri.

Menargetkan Swasembada 2027

Koswara menyebut bahwa perbedaan kualitas dan standar antara garam rakyat dan garam industri menjadi alasan utama pembangunan berbasis teknologi industri. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Sumber Daya Kelautan DJPK KKP Frista Yorhanita, menegaskan bahwa pembangunan kawasan garam Rote merupakan bagian dari roadmap swasembada garam nasional 2027.

Ia menjelaskan bahwa Perpres 17/2025 menargetkan Indonesia tidak lagi mengimpor garam aneka pangan dan farmasi mulai tahun 2025, serta mencapai swasembada garam untuk kebutuhan CAP (chlor alkali plant) pada 2027.

“Pemerintah berkewajiban menyetop impor garam untuk pangan dan farmasi pada 2025, dan harus mencapai swasembada garam CAP pada 2027,” tegas Frista.

Frista menambahkan bahwa pemerintah akan mengintegrasikan proses produksi dari hulu ke hilir di kawasan ini—dari produksi, pascapanen, hingga distribusi. Pemerintah juga akan menerapkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas garam industri.

Ia memproyeksikan kebutuhan nasional garam pada 2027 akan mencapai 5,1 juta ton, sedangkan produksi dalam negeri baru sekitar 3 juta ton. Untuk itu, pemerintah perlu meningkatkan volume dan mutu produksi agar garam dalam negeri bisa memenuhi standar industri.

Pemerintah mengadopsi model produksi garam Australia sebagai inspirasi pengembangan kawasan Rote. Menurut Frista, Australia berhasil memproduksi garam berkualitas tinggi karena didukung iklim kering dan penggunaan danau sebagai sumber air baku.

Frista menilai Rote Ndao memiliki iklim dan karakter geografis yang serupa dengan Australia, termasuk musim kering 6–7 bulan dan air laut berkualitas baik. Oleh karena itu, pemerintah yakin kawasan ini cocok untuk produksi garam industri skala besar.

Pemerintah membagi kawasan ini menjadi 10 zona dan akan mengembangkan secara bertahap. Selain membangun infrastruktur dasar, pemerintah juga membuka peluang insentif fiskal jika kawasan ini ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Dalam pengelolaan kawasan, pemerintah menggandeng PT Garam serta melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat lokal. Proyek ini diperkirakan menyerap hingga 26 ribu tenaga kerja dari sektor hulu hingga hilir.

Frista menargetkan produksi garam industri di Rote mencapai 200 ton per hektare per siklus. Dengan luas lahan yang tersedia, kawasan ini diharapkan mampu menutupi sebagian besar kekurangan pasokan garam industri nasional.

“Harapan kami, kawasan ini akan menjadi pusat produksi garam industri yang terintegrasi dari hulu hingga hilir—mulai dari panen hingga distribusi ke berbagai pasar di Indonesia,” tutup Frista.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • PM Thailand Minta Maaf, Akui Gagal Tangani Banjir di Thailand

    PM Thailand Minta Maaf, Akui Gagal Tangani Banjir di Thailand

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,.- Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul meminta maaf atas kegagalan pemerintahannya dalam melindungi masyarakat yang terdampak banjir. Ia berjanji akan melakukan perbaikan. Anutin mengaku banjir yang telah merenggut 176 nyawa warganya merupakan kesalahannya. Permintaan maaf itu Anutin sampaikan saat mengunjungi wilayah Hat Yai di selatan. Hat Yai adalah kawasan yang paling terdampak banjir besar akibat […]

  • Bulog Kembali Salurkan Beras SPHP Sebanyak 1,5 Ton di 2026

    Bulog Kembali Salurkan Beras SPHP Sebanyak 1,5 Ton di 2026

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id., – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) kembali menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1,5 ton pada 2026. Penyaluran tersebut akan berlangsung di sepanjang tahun 2026 untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Mengutip Tempo, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa penyaluran beras SPHP akan dilakukan secara berkelanjutan tanpa […]

  • Iran hadapi krisis usai Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei tewas dalam serangan yang Israel bersama Amerika Serikat (AS) lakukan, pada Sabtu (28/2/2026) dini hari.

    Iran Alami Krisis Usai Diserang, Siapa Pengganti Ali Khamenei?

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Iran hadapi krisis usai Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei tewas dalam serangan yang Israel bersama Amerika Serikat (AS) lakukan, pada Sabtu (28/2/2026) dini hari. Karena hal itu, Presiden Iran, ketua pengadilan, dan anggota Dewan Wali Iran sementara mengambil alih tugas Pemimpin Tertinggi selama masa transisi. “Presiden, ketua pengadilan, dan seorang anggota Dewan Wali akan […]

  • Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Gubernur Sumut Bobby Nasution akan menemui Mensesneg Prasetyo Hadi dan Mendagri Tito Karnavian di Jakarta.

    Muzakir dan Bobby Temui Mendagri Bahas Sengketa Empat Pulau

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Hari ini, Selasa (17/6/2025), Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Gubernur Sumut Bobby Nasution akan menemui Mensesneg Prasetyo Hadi dan Mendagri Tito Karnavian di Jakarta. Mereka akan membahas persoalan klaim empat pulau yang belakangan menjadi rebutan antara Aceh dan Sumut. “Pertemuan bersama Mendagri dan Mensesneg,” ucapnya dalam keterangan resmi. Bima Arya belum menjelaskan secara […]

  • Dualisme PPP Resmi Berakhir, Mardiono Jadi Ketum dan Agus Suparmanto Wakil Ketum

    Dualisme PPP Resmi Berakhir, Mardiono Jadi Ketum dan Agus Suparmanto Wakil Ketum

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Dualisme di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi berakhir. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengumumkan susunan kepengurusan baru partai berlambang Ka’bah itu pada Senin (6/10/2025). Dalam kepengurusan terbaru, Muhamad Mardiono ditetapkan sebagai Ketua Umum, sementara rivalnya di Muktamar X Ancol, Agus Suparmanto, diberi posisi sebagai Wakil Ketua Umum. “Beliau (Mardiono) mengirimkan surat kepada Kementerian […]

  • Lokakarya Pedoman Advokasi untuk Menangani Bullying dan Kekerasan Seksual di Kalangan Pelajar

    Lokakarya Pedoman Advokasi, Langkah PP IPM Menangani Bullying dan Kekerasan Seksual

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) menyelenggarakan Lokakarya Buku Panduan Harmoni Perubahan: Pedoman Advokasi untuk Bullying dan Kekerasan Seksual bagi Pelajar, pada Jumat–Sabtu, (9-10/1/2026) di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta Pusat. Lokakarya ini menjadi bagian dari komitmen PP IPM dalam memperkuat perlindungan pelajar serta mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, ramah, dan bebas […]

expand_less