Breaking News

Ojol Versi Pemerintah, Benarkah Pengemudi dan Penumpang Lebih Untung?

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Ming, 14 Sep 2025

menalar.id – Pemerintah memiliki wacana untuk ciptakan aplikasi transportasi online seperti ojek daring. Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno.

Djoko menilai langkah ini dapat menghadirkan banyak keuntungan, baik bagi pengemudi maupun masyarakat. Menurutnya, aplikasi milik pemerintah lebih memungkinkan menekankan aspek sosial dibanding sekadar mencari keuntungan.

“Jika kesejahteraan pengemudi dan kemudahan bagi masyarakat bisa diwujudkan, maka tujuan sosial lebih tercapai,” ujar Djoko, Sabtu (13/9/2025), dikutip dari Antara.

Ia menilai, DKI Jakarta bisa menjadi daerah percontohan karena memiliki anggaran besar dan jumlah komunitas driver terbanyak, mencapai sekitar tujuh juta orang.

Wacan Prosedur Aplikasi

Djoko menyebut, keuntungan utama dari aplikasi pemerintah yaitu potongan biaya atau komisi yang lebih adil. Selama ini, pengemudi kerap terbebani dengan potongan lebih dari 20%.

Apabila pemerintah terlibat, maka potongan bisa ditekan hingga maksimal 10%. Sehingga kesejahteraan pengemudi dapat meningkat.

Kemudian, pemerintah akan mengutamakan kejelasan data. Selama ini, jumlah pasti pengemudi transportasi daring tidak pernah jelas.

Sehingga menyulitkan pemerintah dalam menarik pajak maupun merancang kebijakan. Dengan aplikasi resmi, pemerintah akan memiliki basis data valid terkait jumlah pengemudi yang dapat dijadikan dasar penyusunan kebijakan mobilitas dan keseimbangan pasar.

Selain itu, aplikasi ini nanti dapat memantau pola perjalanan masyarakat sehingga kebijakan transportasi bisa lebih akurat. Pemerintah juga bisa membatasi jumlah pengemudi sesuai kebutuhan pasar, agar mereka lebih mudah mendapatkan penghasilan layak.

Pembinaan dan Keselamatan Jalan

Djoko menambahkan, pemerintah berpeluang memberikan pembinaan rutin, mulai dari tata cara mengangkut barang, etika melayani penumpang, hingga pelatihan tertib lalu lintas. Dengan begitu, kualitas layanan dan keselamatan di jalan bisa lebih terjamin.

Ia menegaskan, gagasan ini bukan sekadar soal bisnis, tetapi menyangkut kepentingan publik yang lebih luas. Mulai dari perlindungan kesejahteraan pengemudi, keadilan tarif, perbaikan tata kelola data, hingga peningkatan kualitas transportasi. Meski begitu, wacana ini tetap membutuhkan kajian teknis, regulasi, serta kesiapan pemerintah dalam mengelola ekosistem transportasi digital.

 

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Online casino $10 deposit online casino Canada Gamble Real cash Video game

    Online casino $10 deposit online casino Canada Gamble Real cash Video game

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    Posts Ontario iGaming AGCO Managed | $10 deposit online casino Always check minimal deposit and you may wagering requirements prior to claiming $10 deposit online casino . Here’s an instant review of typically the most popular and rewarding bonus models you’ll find at the better Canadian casinos on the internet. So it visibility is vital […]

  • How to Refresh Old Blog Posts for SEO (A Workflow That Works)

    How to Refresh Old Blog Posts for SEO (A Workflow That Works)

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Old posts losing traffic? Learn a simple workflow to refresh old blog posts for SEO, plus a free tool that tells you exactly what to fix first.

  • Prabowo: Cita-Cita Kita Masih Jauh, 29 Juta Rakyat Belum Punya Rumah

    Prabowo: Cita-Cita Kita Masih Jauh, 29 Juta Rakyat Belum Punya Rumah

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa sebanyak 29 juta warga Indonesia belum memiliki rumah, pada Sabtu (20/12/2025). Hal tersebut menandakan banyaknya tunggakan tugas pemerintah pusat dalam sektor perumahan. Prabowo menyatakan data tersebut saat menghadiri akad massal 50.030 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Melansir Tirto, ia mengungkapkan kegembiraan sekaligus kesadarannya terhadap cita-cita […]

  • palestina

    3.000 Pohon Zaitun Palestina Dicabut Israel di Tepi Barat

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Sebanyak 3.000 pohon zaitun milik warga Palestina digusur pasukan militer Israel di dekat Ramallah, Tepi Barat. Dewan desa setempat pun melaporkan pasukan Israel mengeluarkan perintah pencabutan pohon di lahan selas 0,27 km persegi yang berada di Al Mughayyir. Desa tersebut ditempati oleh sekitar 4 ribu jiwa di timur laut Ramallah. Militer Israel berdalih […]

  • Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Banten memperketat pengawasan lalu lintas hewan dari India yang masuk melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

    Cegah Virus Nipah, Tiga Hewan dari India Ini Bakal Disuntik Mati

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Banten memperketat pengawasan lalu lintas hewan dari India yang masuk melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Langkah ini mereka lakukan untuk mencegah potensi masuknya virus Nipah ke Indonesia. Kepala BKHIT Banten Duma Sari Margaretha Harianja menjelaskan peningkatan kewaspadaan ini sebagai bagian dari mitigasi risiko penyakit dari media pembawa […]

  • DPR Sahkan Renstra 2025–2029, Buka Peluang Revisi UU Pemilu

    DPR Sahkan Renstra 2025–2029, Buka Peluang Revisi UU Pemilu

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029 dalam rapat paripurna ke-23 masa sidang IV tahun 2024–2025, Selasa (8/7). Renstra ini membuka peluang revisi UU Pemilu dengan cara omnibus law lewat RUU Politik, Jakarta. Wakil Ketua DPR Adies Kadir yang memimpin rapat, meminta persetujuan dari fraksi-fraksi soal hasil pembahasan rancangan […]

expand_less