Breaking News

Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp7,49

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026

menalar.id., – Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) meminta tambahan anggaran menjadi Rp7,49 triliun untuk tahun anggaran 2026. Kejagung mengajukan anggaran tersebut kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Mengutip Detiknews, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengajukan penambahan anggaran untuk kebutuhan penegakan hukum dan manajemen. Burhanudin menyampaikan ajuan tersebut dalam rapat kerja dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

“Untuk mencegah terhentinya fungsi kelembagaan dengan penegakan hukum Kejaksaan mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 7,49 triliun yang terdiri dari Rp 1,85 triliun untuk penegakan hukum dan Rp 5,65 triliun untuk dukungan manajemen,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

Melansir CNBC Indonesia, Burhanuddin menilai alokasi anggaran tahun 2026 belum memadai untuk mendukung kinerja Kejaksaan Agung, baik dalam penegakan dan pelayanan hukum maupun pelaksanaan rencana strategis 2024–2029. Kejaksaan Agung memperoleh pagu anggaran Rp20 triliun yang dialokasikan sebesar Rp8,58 triliun untuk program penegakan hukum dan Rp11,42 triliun untuk dukungan manajemen.

“Meski mendapatkan pagu anggaran Rp 20 triliun, Kejaksaan menilai bahwa alokasi belum mencukupi untuk kebutuhan pelaksanaan tugas dan fungsi,” ucapnya.

Burhanudin membandingkan adanya penurunan alokasi anggaran tersebut pada tahun 2025 yang mencapai Rp 24,2 triliun, meskipun sebelumnya mengalami efisiensi menjadi Rp 18,84 triliun. Ia menyebut penurunan signifikan terjadi pada rupiah murni untuk program penegakan hukum, pelayanan hukum, dan rencana strategis 2026, termasuk program prioritas, target kinerja, serta indikator evaluasi kinerja.

“Terjadi penurunan signifikan pada Rupiah murni pada program penegakan hukum, pelayanan hukum, dan rencana strategis 2026, termasuk program prioritas, target kinerja serta indikator yang digunakan sebagai tolok ukur evaluasi kinerja,” ungkapnya.

Burhanudin mengatakan penurunan anggaran menyebabkan penanganan perkara di tingkat pusat turun hingga 55%, sementara di daerah berkurang sekitar 75%. Dampak pemangkasan anggaran juga mengakibatkan fungsi intelijen yang hanya mampu membiayai satu kegiatan.

Ia juga mengatakan anggaran bidang tindak pidana umum untuk tahap prapenuntutan dan eksekusi menyusut 75%. Anggaran bidang pidana khusus, perdata dan tata usaha negara (TUN), serta militer yang juga mengalami penurunan sebesar 75%.

Ia menjelaskan kekurangan anggaran tersebut berpotensi membahayakan penegakan hukum dalam tindak pidana umum dan tindak pidana khusus. Kejagung mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp7,49 triliun, yang mencakup Rp1,85 triliun untuk penegakan hukum dan Rp5,65 triliun untuk program dukungan manajemen.

“Kekurangan ini langsung membahayakan penegakan hukum, karena anggaran sidang untuk perkara pada pidana khusus hanya cukup satu perkara dan anggaran perkara pidana umum diperkirakan habis di semester pertama,” jelasnya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safe House Jadi Markas

    ‘Safe House’ Jadi Markas Pejabat Bea Cukai, KPK Bocorkan Pelaku

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan para pelaku dugaan suap kasus importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kerap menyewa “safe house” untuk menyimpan uang hasil kejahatan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan hal itu saat menanggapi temuan uang Rp5 miliar di dalam lima koper di sebuah safe house di Ciputat, Tangerang Selatan. […]

  • Tesla

    Tesla Pasok Baterai dari RI Ternyata, Ini Kata Bahlil!

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla ternyata memperoleh salah satu komponen baterai kendaraan listrik (EV) dari Indonesia. Informasi ini diungkapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Menurut Bahlil, pasokan bahan baku baterai itu berasal dari perusahaan asal Tiongkok Huayou, yang beroperasi di Indonesia. Perusahaan tersebut mengekspor prekursor baterai […]

  • swasta

    MK Rencanakan Tahun Depan Sekolah Swasta Bebas Biaya

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Mahkamah Konstitusi (MK) pertimbangkan sekolah swasta gratis masuk ke dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). “Keputusan MK untuk gratis pendidikan dasar, terutama SD-SMP, itu adalah keputusan yang sudah final dan mengikat. Maka segera harus kita atur di dalam RUU Sisdiknas maupun juga kita atur di dalam regulasi yang lain dan […]

  • Bukan Kasus Pertama, Ini Sejarah Lahirnya Virus Nipah

    Bukan Kasus Pertama, Ini Sejarah Munculnya Virus Nipah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Pemerintah India menggemparkan dunia setelah melaporkan lima kasus virus Nipah (NiV) di Distrik Barasat, Benggala Barat, Jumat (23/1/2026). Karena hal itu, sekitar 100 warganya melakukan karantina, termasuk sejumlah tenaga medis, melansir India Express. Meski mengejutkan, kasus ini bukan kali pertamanya terjadi di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas kesehatan global terus memantau virus […]

  • nadiem

    Tok! Kejagung Tetapkan Nadiem Jadi Tersangka Korupsi Laptop

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) tetapkan Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim sebagai tersangka atas kasus korupsi Program Digitalisasi Pendidikan di Kemendikbudristek periode 2019-2022. “Dari hasil pendalaman dan alat bukti yang ada, pada sore ini telah menetapkan tersangka baru dengan inisial NAM (Nadiem Anwar Makarim),” ungkap Kapuspen Kejagung Anang Supriatna dalam […]

  • BEM SI Pastikan Gelar Aksi “Indonesia Cemas 2025” pada 29 Agustus

    BEM SI Pastikan Gelar Aksi “Indonesia Cemas 2025” pada 29 Agustus

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memastikan aksi unjuk rasa akan digelar pada Jumat (29/8/2025). Hal itu disampaikan Koordinator Forum Perempuan BEM SI Jabodetabek dan Banten, Fatin Humairo. Fatin menegaskan, jadwal tersebut berbeda dengan aksi kelompok buruh dan mahasiswa lain yang sudah memilih 28 Agustus “Kemungkinan besar kami tetap melaksanakan di hari […]

expand_less