Breaking News

DPR Siapkan Revisi UU MK, Klaim Tak Berkaitan Pemisahan Pemilu

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Sel, 8 Jul 2025

menalar.id,. – DPR saat ini sedang mempersiapkan naskah akademik untuk merevisi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi. Rancangan perubahan ini telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Jangka Menengah 2024-2029.

Anggota Komisi Hukum DPR Nasir Djamil menegaskan bahwa revisi ini bertujuan untuk memperbaiki, bukan mengurangi kewenangan MK.

“Tidak ada kaitan dengan putusan pemisahan pemilu,” jelas Nasir melalui pesan WhatsApp, Selasa (8/7/2025).

Menurut politikus PKS ini, waktu pengajuan revisi yang berdekatan dengan putusan MK tentang pemisahan pemilu hanyalah kebetulan.

“Kalau ada pro kontra itu kan hal yang lumrah. Tetapi, saya pribadi mengatakan tidak ada upaya untuk mengamputasi kewenangan MK,” tegasnya.

Putusan MK yang dimaksud adalah perkara nomor 135/PUU-XXII/2024 yang diajukan Perludem. MK memutuskan pemilu nasional dan daerah harus diselenggarakan terpisah, dengan jarak waktu minimal 2 tahun. Pertimbangan MK menyebutkan penyelenggaraan serentak selama ini membuat isu daerah tenggelam oleh isu nasional.

Anggota Komisi Pemerintahan DPR Muhammad Khozin mengkritik putusan ini, menyatakan MK telah melampaui kewenangannya.

“(Apa mungkin akan dihidupkan revisi Undang-Undang MK?) Mungkin saja untuk membahas kewenangan,” ujar Khozin.

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Andalas Feri Amsari menilai revisi UU MK sarat kepentingan politik.

“Karena tidak sesuai dengan keinginan, kemudian dilakukan revisi UU MK. Tentu ini adalah suatu yang merusak konstitusi,” kritik Feri.

Charles Simabura, sesama dosen Universitas Andalas, menyarankan DPR fokus pada revisi UU Pemilu untuk menindaklanjuti putusan MK.

“Jangan hanya berfokus apa harus diperpanjang masa jabatan DPRD. Masih ada persoalan lain dalam kepemiluan ini yang mesti diperbaiki,” pungkasnya.

Sebelumnya, usulan revisi UU MK pernah digulirkan DPR pada September 2022 dengan empat poin utama, termasuk evaluasi hakim konstitusi dan penghapusan ketentuan peralihan masa jabatan pimpinan MK.

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekor Dolar AS Naik Hingga Rp16,860, BI Beri Penjelasan

    Rekor Dolar AS Naik Hingga Rp16,860, BI Beri Penjelasan

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id., – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin melemah hingga mencetak rekor mencapai Rp16.872, pada Senin (12/1/2026). Turunnya nilai rupiah menjadi nilai terendah sepanjang sejarah Indonesia. Melansir Detikfinance, Bank Indonesia (BI) mengungkap faktor penyebab melemahnya nilai tukar rupiah. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea menjelaskan bahwa meningkatnya tekanan di pasar […]

  • perang

    Ukraina Serang Rusia! Api Lahap Kilang Minyak Volgograd

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Ukraina luncurkan puluhan drone ke wilayah Rusia, pada Rabu (13/8/2025) malam hingga Kamis (14/8) dini hari. Akibatnya, tiga orang terluka dan memicu kebakaran di dua wilayah selatan, termasuk sebuah kilang minyak. Rekaman video yang beredar di media sosial Rusia memperlihatkan ledakan besar dan kobaran api di kilang minyak kota Volgograd, sekitar 470 kilometer […]

  • Presiden Prabowo Subianto meresmikan kembali 166 Sekolah Rakyat di 34 provins, Banjarbaru, Senin (12/1/2026).

    Prabowo Kembali Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Presiden Prabowo Subianto meresmikan kembali 166 Sekolah Rakyat di 34 provins, Banjarbaru, Senin (12/1/2026). Ia menjelaskan alasan utama kabinetnya bersikeras mendirikan sekolah rakyat. Hal ini upaya negara untuk memutus rantai kemiskinan yang terjadi oleh kebanyakan anak-anak Indonesia. Prabowo menganggap masyarakat miskin merupakan tanggung jawab negara. Ia menilai, Indonesia tijdvak menganut paham negara neoliberal […]

  • purbaya

    Purbaya: Importir Pakaian Bekas Akan Didenda

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Menteri Keuangan Purbaya berencana berlakukan hukuman baru berupa denda bagi para importir pakaian bekas. Selama ini, sanksi yang ada hanya sebatas pemusnahan barang bukti dan pidana penjara, tanpa memberikan keuntungan apa pun bagi negara. Menurut Purbaya, kebijakan tersebut tidak memberikan pemasukan bagi pemerintah, bahkan justru menimbulkan kerugian. “Impor barang-barang baju bekas seperti apa, […]

  • Dua warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Chinatown, Singapura, pada Jumat (6/2/2026).

    Liburan Berujung Duka, Bocah WNI Tewas Ditabrak Mobil di Singapura

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Dua warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Chinatown, Singapura, pada Jumat (6/2/2026). Seorang warga negara India menabrak keduanyan saat mereka berjalan di area wisata tersebut. Adapun kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.50 waktu setempat di South Bridge Road. Daerah tersebut dekat Buddha Tooth Relic Temple yang menjadi salah satu destinasi […]

  • Bus ALS Tabrak Truk BBM, Berikut Kronologinya

    Bus ALS Tabrak Truk BBM, Berikut Kronologinya

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id., – Bus Antar Lintas Sumatra (ALS) mengalami tabrakan dengan truk tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) di jalan lintas Sumatra Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel) pada Rabu (6/5/2026). Insiden tersebut menewaskan sopir bus dan belasan penumpang. Mengutip CNN Indonesia, Kapolres Muratara Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rendy Surya Aditama mengatakan terdapat 14 korban […]

expand_less