Breaking News

Bangun Kepedulian untuk Masyarakat, Sebanyak 20 Karyawan Pupuk Kujang Ikuti Program AKSI 2025 di Banyuwangi

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Rab, 27 Agu 2025

menalar.id,. – Sebanyak 20 Karyawan PT Pupuk Kujang termasuk ke dalam 100 karyawan Pupuk Indonesia Grup mengikuti program community action bertajuk “Ajang Kolaborasi Seluruh Insan (AKSI)” di Desa Sumbersewu, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur. Program yang dibuka oleh Direktur SDM & Umum PT Pupuk Indonesia (Persero), Tina T Kemala Intan, Minggu (17/8/2025) ini menjadi upaya perusahaan membangun empati dan kepedulian karyawan terhadap masyarakat.

Tina menyampaikan bahwa, kegiatan AKSI ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dan melibatkan karyawan Pupuk Indonesia Grup dari lintas unit kerja. Para karyawan terjun langsung melaksanakan kegiatan TJSL di wilayah kerja operasional Pupuk Indonesia Grup.

“Tahun lalu di Dieng, sekarang di Banyuwangi. Kita wajib melaksanakan TJSL untuk menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap sekitar. Insan Pupuk Indonesia Grup jangan fokus mencari untung terus lupa untuk memberi manfaat. Ini sebuah kewajiban bukan hanya perusahaan, tapi juga bagi seluruh karyawan,” ujar Tina.

Lebih lanjut ia berharap AKSI yang merupakan kegiatan tahunan ini dapat menginspirasi Insan Pupuk Indonesia Grup untuk berbuat positif yang berdampak pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Ditegaskan Tina, semakin maju kinerja Pupuk Indonesia Grup, semakin besar pula kontribusi yang diberikan perusahaan untuk masyarakat.

“Mari kita jadikan AKSI sebagai budaya Perusahaan yang mengedepankan kolaborasi khususnya dengan stakeholder di wilayah operasional Pupuk Indonesia Grup untuk mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan,” ujar Tina.

Di tempat yang sama, Direktur Keuangan & Umum PT Pupuk Kujang, Iyan Fajri menambahkan, kegiatan AKSI ini digelar mulai tanggal 16 – 20 Agustus 2025 di Desa Sumbersewu. Ada total 100 karyawan aktif di Pupuk Indonesia Grup menjadi peserta AKSI, peserta ini dipilih melalui seleksi dari banyaknya pendaftar. Pupuk Kujang mengirim sebanyak (20 karyawan) dan menjadi Co-Host kegiatan bersama dengan Petrokimia Gresik.

“Seluruh karyawan ini menginap di rumah warga, bukan di hotel. Mereka akan merasakan bagaimana kehidupan sehari-hari di Desa Sumbersewu dengan potensi-potensi yang ada,” ungkap Iyan.

Dari ratusan karyawan ini dibagi lagi menjadi empat kegiatan aksi besar. Yaitu Pilar Pertanian meliputi sub program SAPA TANI (Sosialisasi Pemupukan Berimbang dan Analisis Uji Tanah), SEMARAK TANI (Semangat Karyawan Kolaboratif Tani), SEHATI (Sayuran Hidroponik Ibu-ibu Terampil dan Inovatif).

Pilar kedua yaitu Pilar Sosial dengan sub program berupa GERMAS SEWU (Gerakan Masyarakat Sehat Desa Sumbersewu), KEMAS BAIK (Kemasan dan Branding UMKM), BAKTI BERSAMA (Bersih Aktif Kampung Tertib Inisiatif Bergerak Satu Rasa Masyarakat), TURNAMEN FUTSAL antar Rukun Warga (RW), dan lomba 17an warga MERDEKA RIA.

Untuk Pilar Pendidikan akan ada sub program ROBOKIDS yang memperkenalkan bagaimana cara merakit dan menggerakkan robot sederhana, PETUALANG TANGGUH berupa simulasi tanggap bencana untuk anak Sekolah Dasar (SD), dan POJOK LITERASI yaitu kelas mendongeng interaktif.

Pilar terakhir fokus pada bidang lingkungan dengan sub program TERAS SAMUDRA (Tata Estetika Ruang Atraktif untuk Sadar Wisata), SAPU SAMUDRA (Sadar Pantai untuk Samudera Bersih), SERATUS CEMARA yang akan menanam 100 pohon Cemara laut. Selain itu juga ada sub program KOHEMAT (Kotoran Hewan Menjadi Media Tanam) dan sub program bertutur (Bersama Rawat Tukik Tuju Rumah).

Semua kegiatan ini akan dilakukan untuk mendukung pengembangan ekonomi dan ekosistem yang ada di Desa Sumbersewu. Mudah-mudahan apa yang diberikan karyawan Pupuk Indonesia Grup ini menjadi sumbangsih yang bermanfaat buat seluruh masyarakat desa,” tutupnya.

Sementara itu, turut hadir dalam pembukaan AKSI 2025 masing-masing Direksi Anak Perusahaan yang mengirimkan karyawannya menjadi relawan, yaitu Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik; Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kujang; dan perwakilan dari Anak Perusahaan lainnya. Di kesempatan yang sama dilaksanakan pengundian penetapan host dan co-host pelaksanaan program AKSI berikutnya, yaitu terpilih Pupuk Indonesia Niaga sebagai co-host dan Pupuk Kalimantan Timur selaku host (DTL/KODAM).

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • Defisit APBN 2026 Naik Jadi Rp689 Triliun, Kebutuhan Pembiayaan Ikut Membengkak

    Defisit APBN 2026 Bakal Naik, Kebutuhan Pembiayaan Ikut Membengkak

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Pemerintah dan DPR sepakat menaikkan target defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Kesepakatan ini otomatis mendorong kebutuhan pembiayaan anggaran menjadi lebih besar. Dalam Rapat Paripurna DPR ke-5, pada (23/9/2025), DPR bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyetujui kenaikan target defisit APBN 2026 menjadi Rp689,15 triliun atau setara 2,68 % dari […]

  • Polri

    Jadwal Seleksi Penerimaan Terpadu Calon Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polda Kepri 2025: Info Terbaru dan Lengkap

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle Alfa
    • 0Komentar

    menalar.id – Polri membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung melalui seleksi penerimaan terpadu calon Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Tahun Anggaran 2025. Proses rekrutmen ini dilaksanakan secara Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Pendaftaran dibuka mulai 4 Februari hingga 6 Maret 2025 secara online, diikuti dengan tahapan seleksi di tingkat daerah (Panda) dan pusat […]

  • Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Cucun Ahmad Syamsurijal mendapat kritikan usai video pernyataannya tersebar di sosial media.

    Viral Wakil Ketua DPR Sebut “Tak Perlu Ahli Gizi” untuk MBG!

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Cucun Ahmad Syamsurijal mendapat kritikan usai video pernyataannya tersebar di sosial media. Dalam rekaman itu, Cucun mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak membutuhkan tenaga ahli gizi sebagai pengawas. Kronologi Insiden Kontroversi ini muncul ketika Forum Konsolidasi SPPG se-Kabupaten Bandung berlangsung. Dalam forum tersebut, seorang peserta memberikan […]

  • Menteri Fadli Zon Menyangkal Kekerasan Seksual Mei 1998

    Menteri Fadli Zon Menyangkal Kekerasan Seksual Mei 1998

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Pernyataan kontroversial Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyangkal terjadinya kekerasan seksual dalam kerusuhan Mei 1998 memicu kecaman luas dari berbagai kalangan. Dalam debat di kanal YouTube, politikus senior itu menyebut laporan kekerasan terhadap perempuan Tionghoa saat itu sebagai rumor tanpa bukti. Pernyataan itu kontan ditentang oleh para aktivis, Fadli Zon dinilai mengaburkan sejarah […]

  • Banjir Besar Terjang Bali, 18 Orang Meninggal dan Ribuan Warga Terdampak

    Banjir Besar Terjang Bali, 18 Orang Meninggal dan Ribuan Warga Terdampak

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Banjir besar melanda sejumlah wilayah di Bali setelah hujan ekstrem pada Selasa malam (9/9/2025). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Rabu (10/9), sebanyak 202 kepala keluarga atau 620 jiwa terdampak. Banyak warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka masih terendam. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut banjir terjadi […]

  • Putin

    Rusia Dituduh Intensif Gunakan Senjata Kimia Dalam Perang Ukraina

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Belanda dan Jerman menuduh Rusia semakin intensif menggunakan senjata kimia dalam perang di Ukraina. Kedua negara ini memperingatkan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan mengancam stabilitas global. Menurut laporan Newsweek, pada Sabtu (5/7/2025), badan intelijen Belanda dan Jerman memberi kesaksian bahwa Rusia telah meningkatkan penggunaan bahan kimia berbahaya, termasuk kloropikrin dalam konflik […]

expand_less