Breaking News

IPM Lanjutkan Gerakan #Happytanpabully di Advoasik Camp Batch Gowa

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Sab, 18 Okt 2025

menalar.id,. – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) membuka kegiatan Advoasik Camp #Happytanpabully Batch Gowa di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPPMPV) Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi, dan Komunikasi, pada Jumat (17/10/2024). Advoasik Camp Batch Gowa merupakan titik keenam dari tujuh titik dari rangkaian kegiatan ini.

Pembukaan Advoasik Camp #Happytanpabully Batch Gowa turut hadir Fajar Riza ul Haq (Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah), Muhammad Hasbi (Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah), Sitti Husniah Talenrang (Bupati Kabupaten Gowa), Zul Jalali Wal Ikram (Ketua Umum PW IPM Sulawesi Selatan). Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta dari pelajar dan guru se-Gowa.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza ul Haq turut menekankan pentingnya memperhatikan aspek psikologis peserta didik sebagai bagian dari cita-cita pendidikan nasional. Ia mengingatkan bahwa kekerasan psikologis yang sering terjadi di lingkungan sekolah dapat berdampak jangka panjang pada perkembangan anak.

“Kekerasan psikologis yang rutin dilakukan terus menerus adalah bully, bertentangan dengan cita-cita pendidikan. Bully ini bukan masalah sepele tetapi tantangan yang besar di dunia pendidikan. Jangan soal pembelajaran, guru, tetapi juga harus memerhatikan kesejahteraan psikologis,” ujarnya.

Fajar menambahkan, peran guru bimbingan konseling (BK) perlu diperkuat karena mereka memiliki tanggung jawab besar dalam menyejahterakan kondisi mental peserta didik.

“Kita ingin mengangkat derajat guru BK karena peran guru BK menyejahterakan psikologis anak. Pendidikan hari ini tidak bisa mengabaikan sosial dan emosional. Ini akan menjadi bom waktu jika tidak mengatasi kesehatan mental,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Gowa Sitti Husniah Talenrang menyoroti pentingnya membangun karakter anak sejak dini melalui kebiasaan positif di sekolah. Ia mencontohkan program “Gowa Carade” yang mengharuskan siswa SD, SMP, dan SMK membaca Al-Qur’an setiap hari sebelum memulai kegiatan belajar.

“Tujuh kebiasaan anak hebat di Indonesia di Gowa ada Gowa Carade yaitu mewajibkan anak SD, SMP, SMA untuk membaca Al-Qur’an tiap hari di sekolah agar tumbuh spiritualitas sejak dini. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kualitas masyarakat Gowa yang berkualitas,” tutur Sitti.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PP IPM, Riandy Prawita, menyampaikan capaian penting yang telah diraih organisasi dalam pengembangan program pendidikan advokasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter pelajar anti perundungan, tetapi juga melahirkan ribuan fasilitator muda yang siap menggerakkan perubahan di sekolah masing-masing.

“Kita sudah membuat 1000 fasilitator dari Advoasik Camp. IPM pertama kalinya memiliki buku panduan advokasi, IPM pertama kali melakukan pendidikan gamifikasi, dan IPM satu-satunya organisasi kepemudaan yang menerapkan pendidikan gamifikasi bekerja sama dengan Kemendikdasmen,” ujarnya dengan bangga.

Riandy menegaskan bahwa langkah tersebut menjadi tonggak baru dalam sejarah IPM sebagai organisasi pelajar yang adaptif terhadap perubahan zaman. Pendidikan gamifikasi yang diterapkan efektif untuk menarik minat pelajar sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya advokasi di lingkungan sekolah.

Advoasik Camp Batch Gowa menjadi bentuk nyata sinergi pendidikan dan spiritualitas, yang diharapkan dapat melahirkan generasi muda berkarakter kuat serta berakhlak mulia. Melalui kegiatan ini, PP IPM menegaskan komitmennya untuk menciptakan ruang pendidikan yang ramah, aman, dan membebaskan pelajar dari praktik perundungan, sekaligus mendorong terciptanya generasi pelajar revolusioner yang berdaya dan berempati.

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaksa Tolak Eksepsi Tom Lembong dalam Kasus Impor Gula

    Jaksa Tolak Eksepsi Tom Lembong dalam Kasus Impor Gula

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Agung meminta majelis hakim menolak seluruh argumen yang Tom Lembong ajukan dalam nota keberatan (eksepsi). Permintaan ini tersampaikan dalam sidang lanjutan kasus impor gula di lingkungan Kementerian Perdagangan, yang terlaksana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (11/3/2025). Agenda sidang kali ini adalah jaksa membacakan jawaban terhadap eksepsi […]

  • Prabowo Tegaskan Kabinet Aman, Tak Ada Reshuffle

    Prabowo Tegaskan Kabinet Aman, Tak Ada Reshuffle

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan belum merencanakan perombakan Kabinet Merah Putih, ia merasa puas dengan kinerja menterinya. “Saya tidak ada rencana mau reshuffle, sementara saya menilai tim saya bekerja dengan baik,” jelas Prabowo, Jakarta, Kamis (12/6/2025). Menurut Prabowo, kinerja menterinya sejauh ini produktif dan menganggap kritik serta masukkan sebagai hal yang wajar dalam demokrasi. […]

  • DKBN

    Prabowo Segera Resmikan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional Dua Pekan Lagi

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan segera mengumumkan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN). Secara sederhana, DKBN merupakan nomenklatur atau lembaga baru yang setara dengan kementerian. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, menyampaikan saat pertemuan dengan sejumlah organisasi serikat buruh, Prabowo turut membahas rencana membentukan Satgas Pencegahan PHK. “Menunggu Bapak Presiden […]

  • Persidangan Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (16/12/2025).

    Update Kasus Chromebook! Jaksa Beberkan Peran Nadiem Makarim

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Persidangan Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (16/12/2025). Saat persidangan, jaksa mengungkapkan peran Nadiem Anwar Makarim dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Adapun isi surat dakwaan, yaitu kebijakan awal penggunaan Chromebook, pembentukan komunikasi internal sebelum […]

  • Pengampunan untuk Dua Tokoh Lawan Politik, Akankah Oposisi Tetap Bertahan?

    Pengampunan untuk Dua Tokoh Lawan Politik, Akankah Oposisi Tetap Bertahan?

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Langkah Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan abolisi kepada Tom Lembong memunculkan banyak tafsir politik. Salah satunya datang dari Ubedilah Badrun, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta. Menurutnya, manuver ini bisa dilihat sebagai upaya merangkul dua blok politik sekaligus: Megawati Soekarnoputri dan Anies Baswedan. “Prabowo terbaca akan […]

  • Argentina Armenia Azerbaijan Bahrain Belarus Mesir Hungaria Indonesia Yordania Kazakhstan Kosovo Maroko Pakistan Qatar Arab Saudi Turki Uni Emirat Arab Uzbekistan Vietnam Sementara itu, negara-negara yang menolak bergabung untuk saat ini adalah: Prancis Norwegia Slovenia Swedia Adapun negara dan entitas yang telah diundang namun belum menyatakan komitmen antara lain: Inggris China Kroasia Jerman Italia Komisi Eksekutif Uni Eropa Paraguay Rusia Singapura Ukraina

    Trump Minta Rp16,7 Triliun untuk BoP, Menkeu: “Kemungkinan dari APBN”

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kemungkinan negara akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk iuran ke Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Adapun jumlah dana yang akan diberikan mencapai US$ 1 miliar atau sekitar Rp16,7 triliun. Meski demikian, hingga kini Presiden Prabowo Subianto belum memberikan arahan resmi terkait […]

expand_less