Breaking News

India dan Korsel Wajibkan Pemeriksaan Sakelar Boeing Usai Air Jatuh

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Sel, 15 Jul 2025

menalar.id – Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB) menemukan adanya kegagalan pada sakelar pemutus bahan bakar dalam insiden jatuhnya pesawat Air India. Sakelar tersebut tiba-tiba tidak aktif dan memutus pasokan bahan bakar ke mesin pesawat.

Sebagai tindak lanjut, regulator penerbangan India telah menginstruksikan seluruh maskapai untuk melakukan pemeriksaan pada sakelar bahan bakar di pesawat Boeing. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara India menjelaskan bahwa perintah itu dikeluarkan setelah sejumlah maskapai domestik maupun internasional mulai melakukan inspeksi independen terhadap sistem penguncian sakelar.

Korea Selatan Ikut Perintahkan Maskapai

Sebelum India, Korea Selatan juga telah lebih dulu mengeluarkan perintah serupa bagi maskapai yang mengoperasikan pesawat Boeing untuk memeriksa komponen tersebut. Laporan awal mengungkap bahwa kedua mesin pada Boeing 787 Dreamliner yang jatuh dan menyebabkan 260 orang meninggal dunia mengalami kekurangan bahan bakar.

Hal ini mendorong tim investigasi untuk memusatkan perhatian pada fungsi sakelar bahan bakar di dalam kokpit. Beberapa spekulasi pun muncul mengenai penyebab kecelakaan ini.

Ada yang menduga kesalahan pilot atau kemungkinan sabotase, sementara yang lain menyoroti kerusakan pada sakelar bahan bakar. Air India menegaskan bahwa penyelidikan masih dalam tahap awal dan belum ada rekomendasi resmi terhadap Boeing.

Dalam laporan AAIB yang mengutip rekaman suara dari dek penerbangan, terdengar salah satu pilot bertanya kepada rekannya.

“Mengapa kamu mematikan sakelarnya?”

Kemudian dijawab dengan rekan lainnya

“tidak melakukannya.”

Selain itu, laporan tersebut juga menyebutkan adanya buletin yang dirilis oleh Badan Penerbangan Federal AS (FAA) pada 2018. Buletin tersebut memberikan rekomendasi agar sistem pengunci sakelar bahan bakar diperiksa di beberapa jenis pesawat Boeing, termasuk 787.

Hal ini menyusul laporan bahwa pada sejumlah model 737, fitur penguncian sakelar tidak diaktifkan. Namun, buletin itu bersifat imbauan dan tidak mewajibkan inspeksi. Serta dirilis pada 2018, yang berarti sudah lama dan kemungkinan besar kendala tersebut sudah diketahui di armada yang masih beroperasi.

Steve Giordano, mantan pilot maskapai yang berpengalaman menerbangkan beberapa tipe Boeing termasuk 787, menyatakan bahwa ia tidak yakin masalah ini murni disebabkan oleh kerusakan mesin maupun faktor teknis pesawat.

“Tapi saya tidak yakin itu bunuh diri atau disengaja. Saya hanya yakin sakelar-sakelar itu digerakkan oleh tangan manusia,” tulisnya di X seperti dilansir dari theguardian, Selasa (15/7/2025).

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangladesh

    Pesawat Tempur F-7 Bangladesh Hantam Sekolah, 27 Orang Tewas

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Pesawat tempur F-7 BGI milik Angkatan Udara Bangladesh (BAF) dilaporkan jatuh dan menghantam bangunan sekolah di kawasan Uttara, Dhaka, Senin (21/7/2025) sore. Setidaknya, sekitar 27 orang tewas dan di antaranya 25 korban merupakan pelajar sekolah. “Total korban meninggal hingga saat ini mencapai 27 orang. Di antaranya, 25 adalah anak-anak dan satu orang pilot,” […]

  • Arab Saudi-UEA Perang, Bagimana Hubungan Diplomatiknya?

    Arab Saudi-UEA Perang, Bagimana Nasib Hubungan Diplomatiknya?

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) berseru terang kembali usai media Saudi melancarkan kampanye agresif yang menyasar Abu Dhabi. Perseteruan ini menjasi salah satu konflik paling serius di kawasan Teluk dalam beberapa tahun terakhir. Respons Pakar Berbagai pakar memperingati dampak lanjutan yang timbul terhadap stabilitas pusat keuangan Timur Tengah. Konflik terjadi bermula […]

  • Wamenlu Malaysia Tegaskan Berhenti Lindungi Riza Chalid

    Wamenlu Malaysia Tegaskan Berhenti Lindungi Riza Chalid

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,.- Pengusaha Riza Chalid turut menjadi sorotan di Negeri Jiran. Buronan dugaaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tata kelola minyak mentah itu diduga melakukan persembunyian di Malaysia. Wamenlu Malaysia Datuk Mohamad Alamin menyatakan bahwa pemerintahannya tidak akan kembali memberikan perlindungan terhadap Riza Chalid. Ia juga menegaskan bahwa persoalan perbatasan blok ambalat antara Malaysia […]

  • 60 Ribu Warga Mengungsi Akibat Konflik Intan Jaya-Puncak

    60 Ribu Warga Mengungsi Akibat Konflik Intan Jaya dan Puncak Jaya

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengadakan pertemuan darurat dengan Gubernur Papua Tengah beserta jajarannya untuk menangani eskalasi konflik di Kabupaten Intan Jaya dan Puncak. Pigai mengungkapkan, sebanyak 60 ribu warga dari kedua wilayah tersebut terpaksa mengungsi akibat kekerasan bersenjata yang terus terjadi. Menurut Pigai, para pengungsi kini menyebar ke daerah-daerah yang lebih aman […]

  • Habiburokhman Menjadi Penjamin Mahasiswi ITB Terkait Kasus Meme Prabowo-Jokowi

    Habiburokhman Menjadi Penjamin Mahasiswi ITB Terkait Kasus Meme Prabowo-Jokowi

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Ketua Komisi III DPR Habiburokhman secara resmi mengajukan diri sebagai penjamin untuk mahasiswi ITB yang ditahan terkait pembuatan meme kontroversial menampilkan Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto. Politikus Partai Gerindra ini menyatakan kesiapannya menjadi penjamin saat dikonfirmasi media pada Minggu (11/5). “Benar, saya menjamin beliau,” tegas Habiburokhman dilansir Kompas.com. Dalam pernyataannya, politikus yang juga […]

  • UU TNI Jadi Dalih? Polisi dan Aparat Jadi Ujung Tombak Pembungkaman Jurnalis

    UU TNI Jadi Dalih? Polisi dan Aparat Jadi Ujung Tombak Pembungkaman Jurnalis

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengecam keras tren peningkatan kekerasan dan intimidasi terhadap perusahaan media dan jurnalis di Indonesia dalam dua pekan terakhir. AMSI mengkhawatirkan kebebasan berekspresi dan demokrasi akan semakin terancam jika pemerintah tidak segera mengungkap pelaku intimidasi terhadap pers. AMSI meyakini serangkaian intimidasi, termasuk serangan digital dan kekerasan terhadap jurnalis, telah mencapai […]

expand_less