Breaking News

Menteri LH cabut Izin Perusahan Terduga Penyebab Banjir Sumatera

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 4 Des 2025

menalar.id,. – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mencabut perizinan lingkungan dari perusahaan yang beroperasi di lokasi banjir dan longsor di Sumatera, pada Rabu (3/12/2025). Menteri LH menetapkan kebijakan tersebut setelah analisis citra satelit menunjukkan aktivitas sejumlah perusahaan ikut memperparah bencana banjir di Sumatera.

Melansir Kompas, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah mencabut seluruh persetujuan lingkungan kepada perusahaan-perusahaan di wilayah terdampak bencana. Ia menegaskan keputusan itu saat rapat bersama Komisi XII DPR di Gedung DPR, Rabu (3/12/2025).

“Saat ini, mulai hari ini kami mencabut semua persetujuan lingkungan yang telah diberikan kepada perusahaan-perusahaan di daerah-daerah bencana,” ujar.

Lebih lanjut, Hanif menjelaskan bahwa pekan depan pihaknya akan memanggil sejumlah perusahaan yang terindikasi memperburuk bencana banjir. Ia menambahkan bahwa langkah itu menjadi bagian dari proses penelusuran tanggung jawab para pihak terkait.

“Kami juga minggu depan sudah mulai memanggil entitas-entitas yang kami indikasikan berkontribusi memperparah bencana banjir ini,” pungkasnya.

Selain itu, ia menyatakan bahwa pemerintah juga akan menjatuhkan sanksi kepada pemerintah daerah yang memberikan izin di kawasan rawan bencana sebagai bentuk upaya menjaga keadilan atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa pengambilan keputusan tersebut bertujuan menimbulkan efek jera dan mendorong kehati-hatian dalam pemberian izin ke depan.

“Untuk kemudian memberikan rasa aspek adil terkait dengan kejadian ini, sekaligus upaya membangun efek jera dan membangun kehati-hatian, kami juga akan memberikan sanksi kepada pemerintah daerah yang memberikan izin di wilayah yang rawan bencana,” tegasnya.

Melansir Antara, Hanif menjelaskan bahwa analisis citra satelit menunjukkan delapan perusahaan diduga ikut memperparah dampak hujan. Ia menambahkan bahwa dirinya telah meminta Deputi Gakkum segera mengambil langkah cepat dan terukur untuk menindaklanjutinya.

“Ada delapan yang berdasarkan analisis citra satelit kami berkontribusi memperparah dampak hujan ini. Kami sedang mendalami dan saya sudah minta Deputi Gakkum melakukan langkah-langkah cepat dan terukur,” jelasnya, pada Senin (1/12/2025).

Mengutip cna, Hanif menyampaikan bahwa delapan perusahaan saat ini masuk dalam proses peninjauan ulang oleh pemerintah. Ia menambahkan bahwa telah menarik dokumen perizinan yang masih berada di daerah ke pusat untuk evaluasi ulang.

“Untuk saat ini ada 8 perusahaan direview, dokumen masih di daerah, ditarik review lagi di pusat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menyoroti bahwa kawasan Batang Toru berada di lereng curam yang mencakup wilayah Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah. Ia menilai adanya berbagai aktivitas di area lereng tersebut meningkatkan kerentanan kawasan itu.

“Batang Toru ini kotanya Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah berada di sisi lereng dan lembah. Kemudian dia curam, sementara di lerengnya ada aktivitas,” ujarnya.

Melansir CNN Indonesia, Ia menegaskan bahwa sejumlah perusahaan memicu kerusakan hutan di kawasan tersebut dan pihaknya membantah klaim Gubernur Sumatra Utara yang menyebut banjir terjadi hanya karena cuaca ekstrem. Ia menyatakan bahwa kerusakan hutan serta alih fungsi lahan dari kawasan hutan ke nonhutan menjadi faktor utama yang memperparah bencana itu.

“Perusakan hutan di sana dipicu oleh beberapa perusahaan. Kita menyangkal pernyataan Gubernur Sumatera Utara bahwa banjir tersebut karena cuaca ekstrem. Pemicu utamanya adalah kerusakan hutan dan alih fungsi lahan dari hutan menjadi non-hutan,” tegasnya, pada Senin (1/12/2025).

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan memanggil seluruh perusahaan untuk menjelaskan aktivitas operasional mereka di kawasan daerah aliran sungai (DAS) sebagai terduga penyebab banjir bandang makin parah. Pemerintah juga berencana menilai ulang dokumen persetujuan lingkungan perusahaan yang beroperasi di wilayah Sumatera.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balikpapan Krisis Pertamax, Pertamina Cuma Bisa Minta Maaf

    Balikpapan Krisis Pertamax, Pertamina Cuma Bisa Minta Maaf

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Pertamina menjelaskan bahwa kelangkaan BBM Pertamax di Balikpapan terjadi akibat peningkatan permintaan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Perusahaan BUMN ini menilai kondisi ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan BBM berkualitas. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan dan memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” jelas Edi Mangun, […]

  • Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung tidak efektif.

    Cak Imin: Pilkada Langsung Sudah Tak Efektif, PKB Siap Evaluasi

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung tidak efektif. Hal ini ia sampaikan saat pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Jawa Timur di Surabaya, Jumat (19/12/2025). Maka, Cak Imin bersama pihaknya akan mengevaluasi penyelenggaraan pilkada langsung yang telah berjalan sejak 2005. “Pilkada langsung […]

  • Maxim Indonesia Desak Kemenhub Tinjau Ulang Rencana Kenaikan Tarif Ojol

    Maxim Indonesia Desak Kemenhub Tinjau Ulang Rencana Kenaikan Tarif Ojol

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Maxim Indonesia mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengkaji kembali rencana penyesuaian tarif berbasis zonasi untuk layanan ojek dan taksi online. Perusahaan ride-hailing ini menilai kebijakan tersebut berpotensi mengganggu ekosistem transportasi daring dan memberatkan berbagai pihak terkait. Government Relation Specialist Maxim Indonesia  Muhammad Rafi Assagaf menyatakan masyarakat sebagai pengguna jasa akan menjadi pihak yang […]

  • Situasi Terkini! Massa Kembali Padati Jalan Pejompongan Raya

    Situasi Terkini! Massa Kembali Padati Jalan Pejompongan Raya

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Guyuran hujan tidak langsung membuat massa kelompok pelajar membubarkan diri meski sempat dipukul mundur petugas dari gedung MPR/DPR. Massa kembali muncul dan mendekati barisan keamanan yang bersiaga di Jalan Pejompongan Raya, Senin (25/8). Pantauan di lokasi, massa sempat beranjak meninggalkan titik aksi sekitar pukul 17.35 WIB setelah hujan turun, namun tak lama kemudian […]

  • Bahlil Ajak Kerja Sama Migas Rusia, Apakah Jerat Ketergantungan Baru?

    Bahlil Ajak Kerja Sama Migas Rusia, Apakah Jerat Ketergantungan Baru?

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengundang investor Rusia untuk menggarap lapangan minyak dan gas (migas) baru serta cadangan gas lepas pantai di Indonesia. Tawaran ini disampaikan saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Saint Petersburg, Rusia, Kamis (19/6/2025). “Kami mengundang mitra-mitra strategis Rusia untuk terlibat dalam eksplorasi lapangan […]

  • baterai ev

    Investasi Rp96 Triliun! Indonesia Resmi Masuki Era Industri Baterai EV

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden RI Prabowo Subianto resmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek ekosistem baterai kendaraan listrik (EV) terbesar di Asia, Karawang, Jawa Barat, pada Minggu (29/6/2025). Proyek ini melibatkan total investasi senilai US$ 5,9 miliar atau sekitar Rp96,04 triliun. Sekiranya kurs Rp16.278 per US$, hal ini mencakup rantai produksi dari hulu hingga hilir. Hasil […]

expand_less