Breaking News

Efisiensi Anggaran Hanya Isapan Jempol? DPR Pilih Fairmont untuk Rapat RUU TNI

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Sel, 18 Mar 2025

menalar.id,. – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengadakan rapat panitia kerja (panja) untuk mempercepat pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI atau RUU TNI di Hotel Fairmont Jakarta, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (14/3/2025) dan Sabtu (15/3/2025). Rapat tersebut berlangsung tertutup dan berlanjut hingga malam bahkan dini hari, sehingga para anggota dewan harus menginap di hotel bintang lima tersebut.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR, Indra Iskandar, menjelaskan bahwa Tata Tertib (Tatib) DPR Pasal 254 ayat 3 memperbolehkan rapat di luar gedung DPR.

“Pembahasan RUU TNI sedang dalam proses intensif. Waktunya belum tentu selesai malam, kadang hingga dini hari jam 2 atau 3 pagi. Paginya rapat dilanjutkan lagi,” ujarnya saat dihubungi Tirto, Senin (17/3/2025).

Indra menambahkan bahwa DPR tidak memiliki fasilitas tempat tidur untuk anggota dewan yang kelelahan.

“Jadi, harus ada tempat untuk istirahat agar besok paginya bisa kembali tepat waktu membahas RUU TNI,” katanya.

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menjelaskan bahwa rapat panja di Hotel Fairmont merupakan rapat konsinyering untuk mengelompokkan daftar inventarisasi masalah (DIM). Ia menegaskan bahwa rapat konsinyering di hotel atau di luar Gedung Parlemen sudah menjadi hal biasa.

“Contohnya, pembahasan UU Kejaksaan di Hotel Sheraton dan UU Perlindungan Data Pribadi di Hotel Intercon,” ujarnya kepada awak media saat kembali memasuki Ruang Ruby 1 dan 2, tempat rapat di Fairmont Jakarta, Sabtu (15/3/2025).

Indra Iskandar juga menjelaskan bahwa sebelum memutuskan mengadakan rapat di Fairmont, DPR telah mempertimbangkan 5-6 hotel lain di Jakarta Pusat. Namun, Fairmont dipilih karena biayanya sesuai dengan Standar Biaya Masukan (SBM) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

“Kami memiliki kerja sama dengan Fairmont, sehingga tarifnya lebih murah. Rapat ini juga telah mendapat persetujuan pimpinan DPR,” katanya.

Rapat di Hotel Mewah Saat Pemerintah Gencar Efisiensi

Rapat di hotel mewah ini menarik perhatian publik, terutama karena digelar saat pemerintah sedang gencar melakukan efisiensi anggaran. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan efisiensi anggaran melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025 senilai Rp306,69 triliun, dan berencana menambah efisiensi hingga mencapai Rp750 triliun.

Hotel Fairmont, yang dipilih untuk rapat panja RUU TNI, dikenal sebagai hotel bintang lima yang mewah. Rapat hari pertama berlangsung di Ballroom Ground Floor mulai pukul 13.30 WIB, sedangkan hari kedua di Ruang Rapat Ruby dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Hotel Fairmont memiliki tujuh ruang rapat, dengan perkiraan biaya sewa mulai dari Rp84,7 juta per hari, belum termasuk akomodasi seperti makan dan minum.

Untuk kamar, harga di Fairmont Jakarta bervariasi. Misalnya, Fairmont King berkisar Rp2,49-Rp2,86 juta per malam, sedangkan Fairmont Gold Suite King mencapai Rp6,51-Rp6,84 juta per malam. Total anggota panja RUU TNI berjumlah 34 orang, terdiri dari 18 anggota DPR dan 16 perwakilan pemerintah.

Jika semua anggota menginap di kamar termurah (Fairmont King), biaya menginap mencapai Rp169,32 juta untuk dua malam. Ditambah biaya sewa ruang rapat, total biaya rapat dan menginap diperkirakan mencapai Rp338,72 juta.

Indra Iskandar menegaskan bahwa anggaran tersebut berasal dari kantong DPR sendiri.

“Kami sedang melakukan penghematan seperti kementerian/lembaga lainnya. Anggaran operasional DPR dan Komisi I masih tersedia,” jelasnya.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa rapat yang awalnya direncanakan selama 4 hari dipersingkat menjadi 2 hari untuk menghemat anggaran.

“Sisa pembahasan akan dilanjutkan di Gedung DPR/MPR RI,” ujarnya di Komplek Parlemen, Senin (17/3/2025).

Kritik Terhadap Inkonsistensi Efisiensi

Analis Senior Indonesia Strategic and Economics Action Institution, Ronny P. Sasmita, mengkritik rapat konsinyering RUU TNI di Fairmont sebagai kontradiksi terhadap kebijakan efisiensi.

“Di tengah program efisiensi, hal ini terlihat kontradiktif. Untuk kepentingan kekuasaan, efisiensi tidak berlaku,” ujarnya kepada Tirto, Senin (17/3/2025).

Ronny menambahkan bahwa fenomena ini juga terjadi di negara lain, seperti Amerika Serikat, di mana belanja besar tetap dilakukan untuk kepentingan politik.

“Efisiensi seharusnya tidak ada pengecualian. Ini menunjukkan bahwa ada pengecualian berdasarkan kepentingan politik,” tegasnya.

Peneliti Center of Economic on Reform (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, juga menyoroti inkonsistensi ini.

“Rapat di hotel akan menimbulkan kebingungan di kalangan kementerian/lembaga yang telah berusaha menghemat anggaran. Contoh buruk dari pusat dapat menggeser prioritas yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Yusuf menambahkan bahwa kebijakan efisiensi seharusnya konsisten dan tidak tebang pilih.

“Ini bisa memengaruhi eksekusi kebijakan efisiensi di tingkat kementerian/lembaga,” tandasnya.

 

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Itu Red Notice Interpol? Memahami Kasus Riza Chalid

    Apa Itu Red Notice Interpol? Memahami Kasus Riza Chalid

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Divisi Hubungan Internasional Polri baru saja mengumumkan Riza Chalid masuk ke dalam Red Notice Interpol. Hal ini menandakan Riza Chalid sebagai buronan internasional. Penetapan ini merupakan upaya penyelesaian atas kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kerja Sama […]

  • Lemparan Botol hingga Petasan Warnai Aksi Mahasiswa di DPR/MPR

    Lemparan Botol hingga Petasan Warnai Aksi Mahasiswa di DPR/MPR

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (28/8/2025), berujung ricuh. Massa aksi yang didominasi mahasiswa dari berbagai kampus mulai melempar botol ke arah kompleks parlemen sekitar pukul 14.00 WIB. Pantauan di lokasi, bukan hanya botol yang dilempar. Ada juga petasan, bambu, hingga teriakan bernada makian. Suasana makin panas ketika sejumlah massa membakar ban […]

  • Perjanjian Helsinki Kembali Disorot di Tengah Sengketa Empat Pulau

    Perjanjian Helsinki Kembali Disorot di Tengah Sengketa Empat Pulau

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Publik kembali menyoroti  Perjanjian Helsinki akibat sengketa kepemilikan empat pulau antara Aceh dan Sumatera Utara. Jusuf Kalla, Wapres ke-10 dan ke-12 RI, mengungkit Perjanjian Helsinki di tengah sengketa empat pulau antara Aceh dan Sumatera Utara. Jusuf Kalla menyampaikan bahwa batas wilayah Aceh yang tercantum dalam dokumen Perjanjian Helsinki merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 […]

  • Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Patroli ke Titik Banjir

    Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Patroli ke Titik Banjir

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya melakukan patroli ke sejumlah titik banjir di wilayah Jabodetabek akibat hujan deras. Patroli ini menjadi bagian dari upaya pemantauan sekaligus bantuan kepada warga terdampak. “Melaksanakan patroli wilayah dalam rangka pemantauan wilayah terdampak banjir akibat hujan deras di sekitar Jabodetabek,” berdasarkan keterangan Joko Sadono, Selasa (8/7/2025). AKP Hamdanallah bertugas […]

  • Ketum Iluni UI Bantah Isu Penyalahgunaan Data dan Intervensi Politik di Pemilihan

    Ketum Iluni UI Bantah Isu Penyalahgunaan Data dan Intervensi Politik di Pemilihan

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Ketua Umum Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Didit A. Ratam membantah tuduhan penyalahgunaan data dan pendaftaran tanpa izin dalam pemilihan langsung ketua umum Iluni UI periode 2025-2028. Ia menegaskan proses penyelenggaraan pemilihan berlangsung transparan. “Kami berkomitmen penuh menjaga marwah demokrasi kampus dalam proses pemilihan ini,” kata Didit dalam keterangan tertulis, Senin (11/8/2025). Menurut […]

  • Presiden Prabowo Hapus Kuota Impor untuk Permudah Akses Komoditas Pokok

    Prabowo Hapus Kuota Impor untuk Permudah Akses Komoditas Pokok

    • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Presiden Prabowo Subianto secara tegas memerintahkan jajaran menterinya untuk menghapus kebijakan kuota impor, khususnya untuk komoditas vital yang menyangkut hajat hidup rakyat. Instruksi ini telah disampaikan langsung kepada Menko, Menkeu Sri Mulyani, Gubernur BI Perry Warjiyo, hingga Ketua DEN Luhut Pandjaitan. Kebebasan Impor Daging Sapi Salah satu komoditas yang langsung terkena dampak kebijakan ini […]

expand_less