Breaking News

Iran Alami Krisis Usai Diserang, Siapa Pengganti Ali Khamenei?

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month 2 jam yang lalu

menalar.id,. – Iran hadapi krisis usai Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei tewas dalam serangan yang Israel bersama Amerika Serikat (AS) lakukan, pada Sabtu (28/2/2026) dini hari. Karena hal itu, Presiden Iran, ketua pengadilan, dan anggota Dewan Wali Iran sementara mengambil alih tugas Pemimpin Tertinggi selama masa transisi.

“Presiden, ketua pengadilan, dan seorang anggota Dewan Wali akan menjalankan tugas Pemimpin Tertinggi di masa kekosongan jabatan,” ungkap kantor berita IRNA, dilansir dari Antara.

Apabila mengikuti konstitusi Iran, Majelis Pakar yang beranggotakan 88 orang memiliki kewenangan untuk memilih sekaligus mengawasi Pemimpin Tertinggi. Struktur ini membedakan secara tegas posisi Pemimpin Tertinggi dengan Presiden.

Pemimpin Tertinggi Iran memegang otoritas politik dan keagamaan tertinggi di Republik Islam Iran. Sementara itu, Presiden Iran menjalankan fungsi kepala eksekutif dan memperoleh mandat melalui pemilihan langsung oleh rakyat.

Khamenei Siapkan Empat Nama

Ternyata, sebelum Khamenei afat, ia telah menyiapkan empat nama calon penerusnya. Meski begitu, 88 anggota Majelis Pakar tetap akan berkumpul dan membahas kandidat yang layak mengisi posisi Pemimpin Tertinggi Iran.

Namun, jika tidak mengikuti skenario milik Khamenei, pemerintah Iran akan membentuk dewan beranggotakan empat orang yang menjalankan roda pemerintahan selama masa transisi hingga pemimpin baru terpilih.

Konstitusi Iran mengatur bahwa Majelis Pakar memiliki kewenangan penuh untuk memilih dan mengawasi Pemimpin Tertinggi. Namun, proses seleksi ini tidak sepenuhnya terbuka.

Dewan Penjaga terlebih dahulu memverifikasi kandidat Majelis Pakar, sementara anggota Dewan Penjaga sendiri diangkat secara langsung maupun tidak langsung oleh Pemimpin Tertinggi. Mekanisme ini membuat proses berjalan ketat dan terkonsolidasi dalam lingkaran elite rezim.

Nama Calon Pemimpin Iran

Dewan Hubungan Luar Negeri yang berbasis di AS mengidentifikasi sejumlah ulama sebagai kandidat potensial pengganti Khamenei. Berikut beberapa nama yang berpeluang menggantikannya:

1. Alireza Arafi

ia merupakan  tokoh agama senior yang memimpin sistem seminari nasional Iran. Ia duduk di Dewan Penjaga dan juga menjadi anggota Majelis Pakar. Arafi dikenal memiliki kemampuan teknologi serta fasih berbahasa Arab dan Inggris.

Ia telah menerbitkan 24 buku dan artikel. CNN melaporkan bahwa rekam jejaknya di lembaga pemerintahan menjadikannya salah satu figur yang dipercaya Khamenei. Meski demikian, Arafi tidak dikenal sebagai figur politik yang dominan dan tidak memiliki kedekatan kuat dengan lembaga keamanan.

2. Hojjat ol Eslam Mohsen Qomi

Mohsen Qomi menjabat sebagai penasihat utama di kantor Khamenei. Ia dikenal sebagai orang dalam yang dipercaya dan memiliki hubungan dekat dengan sang pemimpin.

Nama lain yang kerap dikaitkan adalah Ayatollah Mohsen Araki, anggota lama Majelis Pakar. Ia memiliki pengalaman kelembagaan yang sering dianggap sebagai prasyarat penting untuk menduduki jabatan Pemimpin Tertinggi.

3. Ayatollah Gholam Hossein Mohseni Ejei

Mohseni Ejei saat ini menjabat sebagai kepala kehakiman Iran. Ia dikenal luas karena latar belakangnya di bidang keamanan nasional serta kiprahnya di berbagai posisi strategis pemerintahan.

Pengalamannya dalam administrasi negara membuat sebagian kalangan melihatnya sebagai figur yang mampu menjaga stabilitas di tengah transisi politik yang berpotensi bergejolak.

4. Ayatollah Hashem Hosseini Bushehri

Hashem Hosseini Bushehri memimpin salat Jumat di Qom dan menjadi anggota Majelis Pakar. Ia termasuk ulama senior yang sering disebut sebagai kandidat kuat. Bahkan, Khamenei dan Bushehri memiliki kedekatan. Sehingga ia berpeluang terpilih lebih besar.

Selain empat nama tersebut, sejumlah figur lain seperti Hassan Khomeini, Mohammad Mehdi Mirbagheri, dan Mojtaba Khamenei juga masuk dalam perbincangan para analis sebagai kandidat potensial. Kendati, sebagian besar kandidat berusia pertengahan hingga akhir 60-an dan belum memiliki konsolidasi kekuasaan selama puluhan tahun seperti yang dimiliki Khamenei.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Frustasi Tak Ditanggapi Polisi, Korban KDRT di Bekasi Lari ke Damkar

    Frustasi Tak Ditanggapi Polisi, Korban KDRT di Bekasi Lari ke Damkar

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Seorang ibu rumah tangga berinisial D (26) di Bekasi Selatan terpaksa melapor ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) setelah laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diajukannya ke kepolisian tidak kunjung mendapat tindak lanjut. Perempuan itu bahkan mengaku sempat berniat bunuh diri akibat frustasi menghadapi proses hukum yang berlarut-larut. D menceritakan bahwa dia telah […]

  • Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2025: Penurunan Harga di Seluruh SPBU

    Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2025: Penurunan Harga di Seluruh SPBU

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id-Pertamina resmi mengumumkan daftar lengkap harga terbaru seluruh jenis BBM mulai 1 Juni 2025. Harga BBM non-subsidi di SPBU Pertamina untuk seluruh Indonesia mengalami penurunan serentak pada hari ini. Seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina dijual dengan harga lebih rendah dibanding bulan Mei 2025 (1/6/2025). Pengumuman harga BBM setiap bulan berdasarkan […]

  • 15 Massa Aksi Diamankan dalam Demo 25 Agustus di DPR

    15 Massa Aksi Diamankan dalam Demo 25 Agustus di DPR

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id.,- Polisi mengamankan 15 massa aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (25/8/2025). Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan penangkapan massa aksi mereka lakukan ketika terjadi bentrokan antara massa aksi demonstran dan aparat di pintu utama kompleks parlemen. “Total 15 orang diamankan, terdiri dari empat pelajar […]

  • banjir

    BNPB: Banjir Bali Sudah Surut, Selanjutnya Rehabilitas Wilayah

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, meyakinkan bahwa banjir di Bali yang sempat meluas kini telah sepenuhnya surut, pada Sabtu (13/9/2025). Tahap penanganan bencana pun resmi beralih ke fase rehabilitasi dan rekonstruksi. Menurut Suharyanto, banjir yang mencuat sejak (10/9) telah dinyatakan selesai, lantaran tidak ada lagi genangan air di seluruh […]

  • Menteri HAM Usul DPR Sediakan Pusat Demokrasi di Halaman Gedung

    Menteri HAM Usul DPR Sediakan Pusat Demokrasi di Halaman Gedung

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengusulkan agar perkantoran pemerintah yang memiliki halaman luas, seperti gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, dijadikan pusat demokrasi. Fasilitas itu bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tanpa harus menggelar demonstrasi di jalanan. “Kantor besar seperti DPR RI, halaman luas jangan sampai masyarakat demonstrasi di pinggir jalan, […]

  • Pemerintah Tetapkan 10 Pahlawan Nasional 2025, Soeharto dan Marsinah Jadi Sorotan

    Pemerintah Tetapkan 10 Pahlawan Nasional 2025, Soeharto dan Marsinah Jadi Sorotan

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Azka Al Ath-Har
    • 0Komentar

    menalar.id., – Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan sepuluh tokoh penerima gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Penetapan itu sekaligus menjadi rangkaian Peringatan Hari Pahlawan, perdebatan muncul ketika Prabowo menyertakan Soeharto sebagai pahlawan nasional. Pemerintah mengumumkan nama-nama terdebut setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani Keputusan Presiden di Istana Negara. Mengutip Detik, Menteri Sekretaris Negara […]

expand_less