Breaking News

Bahlil Hentikan Impor Solar, RDMP Balikpapan Perkuat Pasokan BBM

  • account_circle Nisrina
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026

menalar.id,. – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menghentikan impor bahan bakar minyak jenis solar sejak awal tahun ini. Ia menyatakan Kementerian ESDM tidak lagi menerbitkan izin impor solar seiring beroperasinya RDMP Kilang Balikpapan.

Bahlil menyampaikan kebijakan tersebut saat berada di Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). Ia menilai peningkatan kapasitas kilang membuat pasokan solar nasional bisa terpenuhi dari produksi dalam negeri.

“Mulai tahun ini saya tidak lagi mengeluarkan izin impor solar,” ujar Bahlil.

Ia menjelaskan kemungkinan masih ada solar impor yang masuk dalam waktu dekat. Menurutnya, pengiriman tersebut berasal dari sisa izin impor tahun sebelumnya.

“Kalau ada yang masuk bulan ini atau bulan depan, itu sisa impor 2025,” katanya.

Bahlil menegaskan pemerintah menghentikan impor solar jenis CN 48 secara penuh. Sementara itu, pemerintah masih memberi ruang impor solar CN 51 hingga paruh pertama tahun ini.

 “CN 48 sudah setop impor. CN 51 semester dua tidak kita impor lagi,” ujarnya.

Kebijakan tersebut membuka jalan bagi PT Pertamina untuk memproduksi seluruh jenis solar mulai pertengahan 2026. Bahlil menyebut perusahaan swasta nantinya hanya bisa memperoleh pasokan solar dari Pertamina.

RDMP Jadi Kilang Utama

RDMP Kilang Balikpapan menjadi penopang utama kebijakan ini. Proyek bernilai US$7,4 miliar tersebut meningkatkan kapasitas kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari.

Bahlil memaparkan kebutuhan solar nasional mencapai hampir 40 juta kiloliter per tahun. Program B40 menyumbang sebagian pasokan sehingga kebutuhan solar murni bisa tertutup oleh produksi nasional yang kini mencapai lebih dari 26 juta kiloliter per tahun.

Pemerintah menargetkan penghentian impor solar CN 51 secara penuh mulai 2026. Menurut Bahlil, keseimbangan antara produksi dan kebutuhan menjadi kunci kebijakan tersebut.

Selain solar, pemerintah juga menekan impor bensin melalui optimalisasi RDMP Balikpapan.

“Lewat E10 dan pengembangan kilang, kita bisa mengurangi bahkan menghentikan impor bensin ke depan,” ujar Bahlil.

Ia menegaskan penguatan kilang menjadi bagian dari amanat konstitusi untuk menjamin pasokan energi nasional

  • Penulis: Nisrina

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi RSUD Terima 3,7 Miliar

    3 Tersangka Baru Kasus Korupsi RSUD Terima 3,7 Miliar

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki kasus korupsi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. KPK memeriksa tiga tersangka baru kasus korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (24/11/2025). Tersangka tersebut terdiri dari dua orang pegawai negeri sipil berinisial YSN dan HP serta seorang arsitek berinisial AGF. Kasus tersebut melibatkan Hendrik […]

  • DPR Susun UU Penyadapan, KUHAP Tak Lagi Atur Soal Itu

    DPR Susun UU Penyadapan, KUHAP Tak Lagi Atur Soal Itu

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, mengungkapkan bahwa DPR sedang menyiapkan undang-undang khusus untuk mengatur penyadapan. Rencana ini sejalan dengan keputusan panitia kerja revisi KUHAP yang menyepakati penghapusan aturan soal penyadapan dari rancangan undang-undang tersebut. “Bahkan, kami sudah melakukan beberapa kunjungan kerja, artinya sudah ada biaya negara yang dikeluarkan untuk membahas penyadapan ini,” kata Habiburokhman […]

  • air india

    Kecelakaan Boeing 787 Air India: Bertambah Menjadi 279 Korban Jiwa

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Kepolisian India melaporkan korban dari kecelakaan Air India meningkat menjadi 279 orang, Sabtu (14/6/2025). Menurut AFP, sumber yang enggan disebutkan namanya itu menyebut jumlah korban naik dari laporan sebelumnya, yakni 265 orang. Kenaikan angka korban menjadikan insiden ini sebagai kecelakaan pesawat paling mematikan di abad ke-21. Pesawat Air India jatuh di wilayah Meghaninagar, […]

  • Maxim Indonesia Desak Kemenhub Tinjau Ulang Rencana Kenaikan Tarif Ojol

    Maxim Indonesia Desak Kemenhub Tinjau Ulang Rencana Kenaikan Tarif Ojol

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Maxim Indonesia mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengkaji kembali rencana penyesuaian tarif berbasis zonasi untuk layanan ojek dan taksi online. Perusahaan ride-hailing ini menilai kebijakan tersebut berpotensi mengganggu ekosistem transportasi daring dan memberatkan berbagai pihak terkait. Government Relation Specialist Maxim Indonesia  Muhammad Rafi Assagaf menyatakan masyarakat sebagai pengguna jasa akan menjadi pihak yang […]

  • PM Thailand Minta Maaf, Akui Gagal Tangani Banjir di Thailand

    PM Thailand Minta Maaf, Akui Gagal Tangani Banjir di Thailand

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,.- Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul meminta maaf atas kegagalan pemerintahannya dalam melindungi masyarakat yang terdampak banjir. Ia berjanji akan melakukan perbaikan. Anutin mengaku banjir yang telah merenggut 176 nyawa warganya merupakan kesalahannya. Permintaan maaf itu Anutin sampaikan saat mengunjungi wilayah Hat Yai di selatan. Hat Yai adalah kawasan yang paling terdampak banjir besar akibat […]

  • Danantara Larang BUMN Lakukan Perombakan Direksi hingga Evaluasi Selesai

    Danantara Larang BUMN Lakukan Perombakan Direksi hingga Evaluasi Selesai

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) secara resmi melarang seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beserta anak dan cucu perusahaan melakukan perubahan susunan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Larangan ini berlaku hingga Danantara atau PT Danantara Asset Management (Persero) menyelesaikan evaluasi menyeluruh. Surat bernomor S-049/DI-BP/VI/2025 tertanggal 23 Juni 2025 […]

expand_less