Breaking News

Cegah Virus Nipah, Tiga Hewan dari India Ini Bakal Disuntik Mati

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026

menalar.id,. – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Banten memperketat pengawasan lalu lintas hewan dari India yang masuk melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Langkah ini mereka lakukan untuk mencegah potensi masuknya virus Nipah ke Indonesia.

Kepala BKHIT Banten Duma Sari Margaretha Harianja menjelaskan peningkatan kewaspadaan ini sebagai bagian dari mitigasi risiko penyakit dari media pembawa yang berpotensi membawa virus Nipah.

“Dalam rangka mitigasi risiko lalu lintas media pembawa yang berpotensi membawa virus Nipah, kami meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta,” ujat Duma dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

Pengawasan Tiga Jenis Hewan

Balai Karantina memfokuskan pengawasan pada tiga jenis hewan, yakni kelelawar, babi, dan kuda. Menurut Duma, ketiga hewan tersebut berpotensi menjadi media pembawa virus Nipah dari negara yang tengah mengalami wabah, termasuk India.

“Kami melakukan tindakan karantina berupa penolakan dan atau pemusnahan terhadap pemasukan kelelawar, babi, atau kuda yang berasal dari India atau negara tertular virus Nipah,” kata dia.

Duma menambahkan, proses pemusnahan hewan dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kesejahteraan hewan serta mengikuti pedoman yang telah ditetapkan, salah satunya melalui metode eutanasia atau suntik mati.

“Pemusnahan tetap memperhatikan kesejahteraan hewan, dilakukan sesuai prosedur, misalnya melalui eutanasia dan tidak dilakukan secara sembarangan,” jelas dia.

Mengisolasi Produk Hewan dan Tumbuhan dari Luar Negeri

Tak hanya hewan hidup, BKHIT Banten juga memperketat pengawasan terhadap produk hewan dan tumbuhan yang berasal dari negara tertular virus Nipah. Produk-produk tersebut akan dikenakan tindakan karantina berdasarkan hasil analisis risiko.

Selain itu, seluruh produk daging yang dibawa penumpang internasional, baik dalam jumlah kecil maupun besar, langsung dimusnahkan sebagai langkah pencegahan.

“Jadi sekarang, apapun mereka bawa, kecil, besar, yang terkait dengan daging dan produknya, dimusnahkan semuanya,” kata Duma.

Ia menyebut kebijakan tersebut telah diterapkan sejak pekan lalu dan akan terus diperketat. Terutama di Terminal 2 dan Terminal 3 internasional Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut Duma, virus Nipah tergolong penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia maupun sebaliknya. Karena itu, pengawasan ketat di pintu masuk negara menjadi langkah krusial untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.

“Kami yang ada di Bandara Soekarno-Hatta, setiap minggu menyampaikan laporan kepada badan karantina di pusat khususnya yaitu di Deputi Karantina Hewan,” ucap dia.

Sebelumnya, publik dunia dikejutkan dengan lima laporan terkait virus Nipah (NiV) di Distrik Barasat, Benggala Barat, Jumat (23/1/2026). Karena hal itu, sekitar 100 warganya melakukan karantina, termasuk sejumlah tenaga medis.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • NASA

    Trump Pangkas Anggaran NASA, Pegawai Kecam Lewat Voyager Declaration

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Ratusan mantan pegawai dan aktif NASA kecam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memangkas anggaran badan antariksa dalam jumlah besar. Mereka menilai kebijakan tersebut tidak hanya mengancam program luar angkasa AS. Tetapi juga dapat membahayakan keselamatan para astronaut. Kritik ini dituangkan dalam sebuah surat terbuka berjudul Voyager Declaration, yang ditujukan kepada Administrator […]

  • Usulkan PBB Gelar Sidang Darurat

    SBY: “Ada Indikasi Perang Dunia Ketiga”, Usulkan PBB Gelar Sidang Darurat

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan jika ada potensi perang dunia ketiga akibat konflik geopolitik dunia. Ia menilai eskalasi ketegangan antarnegara dapat menyeret dunia ke arah perang berskala besar, termasuk penggunaan senjata nuklir. Karena itu, SBY mengaku cemas dan berharap perang tidak pernah terjadi. “Mungkin bangsa-bangsa sedunia tidak peduli, atau tidak […]

  • Jerome

    Jerome Polin Dapat Tawaran Jadi Buzzer, Bukti Bobroknya Pemerintah?

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Youtuber Edukasi Jerome Polin, tengah menjadi sorotan usai membagikan tangkapan layar pesan yang diduga berasal dari seorang admin buzzer. Dalam pesan tersebut, Jerome ditawari untuk mengunggah konten berisi ajakan perdamaian antara masyarakat dengan Pemerintah, Brimob, dan DPR. Ia membeberkan bahwa pesan tersebut dikirim ke salah satu nomor agensinya, padahal tak memiliki kaitan dengan […]

  • Hasto Dapat Amnesti, KPK: Itu Kewenangan Presiden

    Hasto Dapat Amnesti, KPK: Itu Kewenangan Presiden

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menyoroti soal usulan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan amnesti untuk Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto. Ketua KPK Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa pemberian amnesti merupakan hak Presiden Republik Indonesia. “Itu kewenangan Presiden sesuai Pasal 14 UUD 1945,” ujar Setyo saat dihubungi wartawan, Kamis (31/7/2025) malam. Apabila diketahui, Pasal […]

  • Polisi Jepang Tangkap 3 WNI Usai Rampok Warga di Hokota

    Polisi Jepang Tangkap 3 WNI Usai Rampok Warga di Hokota

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Polisi Prefektur Ibaraki Jepang menangkap tiga warga negara Indonesia (WNI) karena berusaha merampok rumah warga. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa aksi perampokan itu terjadi pada Januari lalu. Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, menjelaskan bahwa ketiga WNI itu ditangkap pada 30 Juni […]

  • Aparat Temukan 48 Tambang Emas Ilegal di Kuantan Tengah

    Aparat Temukan 48 Tambang Emas Ilegal di Kuantan Tengah

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Tim gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP menertibkan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di kebun karet milik Pemkab Kuantan Singingi. Adapun Lokasi penambangan berada di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Provinsi Riau. Kini, petugas memusnahkan 48 rakit PETI di area tersebut. Penindakan ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan emas ilegal. […]

expand_less