803 Siswa di Gerobogan Keracunan MBG, Satgas Jateng Evaluasi SPPG
- account_circle Azka Al Ath-Har
- calendar_month Kam, 15 Jan 2026

menalar.id., – Sebanyak 803 siswa di Gerobogan mengalami keracunan massal akibat Makan Bergizi Gratis (MBG), Jawa Tengah, pada Selasa (12/1/2026). Akibatnya, Tim Satuan Tugas (Satgas) percepatan MBG Jawa Tengah melakukan evaluasi secara inklusif terhadap pelaksanaan program MBG.
Melansir Kompas, Sekretaris Tim Satgas Percepatan MBG Jawa Tengah Hanung Triyono memberi perhatian lebih terhadap kasus keracunan yang mengakibatkan jumlah korban yang banyak. Ia mengatakan bahwa dinas kesehatan akan melakukan evaluasi dan uji lab sebelum menentukan penyebab keracunan tersebur.
“Iya, kemarin Grobogan yang agak besar ya. Teman-teman dari Dinas Kesehatan juga sudah melakukan evaluasi dan uji lab. Dugaan sementara kemarin masih karena masakan telur,” ujarnya, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026).
Hanung mengatakan bahwa jumlah siswa menjalani rawat inap akibat keracunan MBG terus berkurang. Ia menambahkan akan memberhentikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk sementara waktu.
“Kemarin kita evaluasi juga. Sementara harus kita buat SOP. Sampai berapa hari, berapa bulan penutupan itu harus kita lakukan. Sepertinya kita menunggu hasil lab,” ucapnya.
Hanung menyatakan hasil uji laboratorium akan menentukan lamanya penghentian operasional serta bahan evaluasi terhadap SPPG penyedia MBG. Ia menegaskan bahwa meskipun SPPG tersebut telah bersertifikat, penyedia MBG yang menyebabkan keracunan akan tetap menjalani evaluasi lanjutan.
“Sudah (memiliki SLHS). Ya, ada evaluasi, dari tim SPPG ada evaluasi. Dan tentu ada penghentian sementara. Kalau bisa perbaikan ya segera perbaikan,” katanya.
Mengutip beritajateng.tv, Hanung menyatakan bahwa operasional SPPG akan berjalan setelah seluruh perbaikan dan evaluasi telah memenuhi ketentuan. Ia juga menambahkan bahwa kebutuhan atas penyelenggara layanan MBG di daerah masih cukup tinggi.
“Kalau kami segera, karena akan dibutuhkan kan itu,” ujarnya.
Selain itu, Hanung menjelaskan satgas akan memetakan berbagai pola dari insiden keracunan yang muncul selama pelaksanaan MBG di Jawa Tengah. Satgas juga akan mewaspadai aspek-aspek penentu terjadinya keracunan akibat MBG dan memetakan jenis kejadian yang paling sering terjadi.
“Nanti kita akan coba dari berbagai kasus keracunan ini kita plotting. Kejadian apa yang paling sering. Apakah dari olahan ayam, dari olahan telur. Itu yang perlu diwaspadai saat ini,” jelasnya.
Penulis Azka Al Ath-Har
Tumbuh di antara kegelisahan dan rasa ingin tahu, belajar melihat dunia lewat detail kecil yang sering luput dari perhatian. Tertarik pada isu sosial, budaya, dan kemanusiaan.
