Breaking News

DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 28 Nov 2025

menalar.id,. – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) mendesak pemerintah agar menetapkan banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) menjadi status darurat bencana nasional, pada Kamis (27/11/2025). Permintaan tersebut muncul karena besarnya dampak yang terjadi di Aceh dan sekitarnya.

DPR menegaskan bahwa banjir di tiga provinsi itu sudah memenuhi kriteria bencana nasional sebagaimana tercantum dalam UU 24/2007, PP 21/2008, dan Perpres 17/2018. DPR menilai seluruh indikator dalam regulasi tersebut terpenuhi oleh skala kerusakan dan dampak yang muncul.

Kedua aturan tersebut menyebut bahwa pemerintah dapat menetapkan status bencana nasional jika jumlah korban sangat besar, kerugian material mencapai tingkat signifikan, dan wilayah terdampak meluas hingga lintas daerah. Aturan tersebut juga menegaskan bahwa keputusan itu bisa diambil ketika fungsi pelayanan publik dan pemerintahan ikut terganggu.

Mengutip Detik, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menjelaskan bahwa pemerintah sudah membahas isu tersebut dalam rapat nasional, sementara DPR mengusulkan agar statusnya dinaikkan menjadi bencana nasional, bukan lagi bencana kabupaten atau provinsi. Ia menilai bencana tersebut telah mencapai skala yang luar biasa.

“Ya, kemarin sudah ada perbincangan di rapat nasional oleh pemerintah, dan DPR juga mengusulkan ini bencana nasional, tidak lagi bencana kabupaten, tidak bencana provinsi. Cukup luar biasa sebetulnya,” ujarnya, pada Jumat (28/11/2025).

Marwan menyampaikan bahwa ia sedang berada di Medan dan melihat genangan air masih meluas serta banyak warga belum tertolong sepenuhnya, sehingga layak menaikkan banjir itu menjadi status bencana nasional. Ia menambahkan bahwa dalam satu hingga dua hari ke depan, pemerintah perlu mengerahkan seluruh perhatian pada langkah darurat, mulai dari mengevakuasi warga, menolong yang terjebak, hingga menyalurkan kebutuhan pokok.

“Saya kira langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah, penanganan kedaruratan dahulu. Penanganan kedaruratan ini pertama, ya menyelamatkan warga yang masih dalam keadaan mengungsi. Mengungsi, ada yang menyelamatkan diri di bukit-bukit, ada yang terjebak di rumah. Ini penting dilakukan,” sambungnya.

Melansir Kompas, anggota DPR daerah pemilihan (dapil) Aceh Nasir Djamil menyampaikan bahwa banjir tersebut menyebabkan korban jiwa, memicu penyakit kulit, memutus aliran listrik di sejumlah daerah, serta menimbulkan kerugian material dan immaterial yang luas. Ia juga menegaskan bahwa banjir akhir tahun di Aceh merusak banyak barang elektronik dan kendaraan milik warga.

“Banjir besar ini telah menelan korban jiwa, memicu penyakit kulit, memadamkan arus listrik di berbagai wilayah, dan mengakibatkan kerugian material serta immaterial yang tidak terhitung. Di Aceh, banjir akhir tahun ini merusak banyak barang elektronik dan kendaraan bermotor warga,” ujarnya, pada Jumat (28/11/2025).

Melansir DetikSumut, Polisi Daerah (Polda) Sumut melaporkan perkembangan terbaru bahwa jumlah korban tewas akibat banjir dan longsor di berbagai daerah di Sumut telah meningkat menjadi 62 orang. Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Komisaris Besar (Kombes) Ferry menjelaskan bahwa rekapitulasi Polda Sumut mencatat ratusan warga terdampak bencana tersebut, mulai dari korban meninggal, luka berat, luka ringan, hingga yang masih dinyatakan hilang.

“Sebanyak 222 orang menjadi korban dalam bencana ini, 62 orang di antaranya meninggal dunia, luka berat 13 orang, luka ringan 82 orang dan yang masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian sebanyak 65 Orang,” ungkapnya, Jumat (28/11/2025).

Namun, hingga saat ini pemerintah pusat belum menetapkan bencana ini sebagai status bencana nasional. Pemerintah masih menetapkan bencana ini sebagai status bencana daerah.

Melansir ModusAceh, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan tidak melihat adanya hambatan karena setiap daerah sudah menetapkan status darurat bencana. Ia juga menyampaikan bahwa penetapan tersebut membuat penanganan di lapangan bisa berjalan lebih cepat.

“Jadi tidak ada masalah sejauh ini karena masing-masing daerah sudah menyatakan ini kondisi darurat bencana,” ucapnya di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Kamis, (27/11/2025).

Ia menambahkan bahwa pengambilan keputusan tersebut bertujuan untuk mempermudah penanganan, pengerahan bantuan, dan perbaikan infrastruktur. Ia mengatakan bahwa pemerintah perlu memastikan agar bantuan tidak mengalami masalah administratif.

Mengutip ANTARA, Anggota DPR Nasir Djamil sebelumnya mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menetapkan banjir di beberapa provinsi sebagai bencana nasional. Ia menilai keterlambatan penetapan status tersebut dapat menghambat berbagai langkah penanganan di lapangan.

“Jika tidak segera ditetapkan sebagai bencana nasional, saya khawatir jumlah korban akan terus bertambah. Dengan kerendahan hati, saya meminta dan mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk menetapkan status tersebut,” ujarnya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Lantik Rektor IPB Arif Satria Sebagai Kepala BRIN

    Prabowo Lantik Rektor IPB Arif Satria Sebagai Kepala BRIN

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id., – Presiden Prabowo Subianto melantik Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025). Arif Satria sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) melaksanakan pelantikan bersama Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN. Pelantikan tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 123/P Tahun 2025 tentang […]

  • china

    China Masters 2025: Jojo Gugur di Babak 16 Besar, Takluk atas Taiwan

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie, harus angkat koper di babak 16 besar China Open 2025 usai kalah atas wakil Taiwan Lin Chun Yi. Adapun skor akhir, yaitu 5-21, 20-22 di Shenzhen Arena, Kamis (18/9/2025). Sejak awal gim pertama, Jonatan atau akrab disapa Jojo tertinggal 2-6 dan kesulitan keluar dari tekanan lawan. […]

  • Opsi Perpanjangan Masa Jabatan DPRD Pasca Putusan MK

    Opsi Perpanjangan Masa Jabatan DPRD Pasca Putusan MK

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Ketua Komisi II DPR Rifqinizami Karsayuda membuka opsi perpanjangan masa jabatan DPRD buntut putusan MK soal pemisahan pemilu. Menurut Rifqi, jika pemilu daerah dan nasional dipisah pada 2029, satu-satunya opsi adalah memperpanjang masa jabatan DPRD. Ia menjelaskan, tak seperti kepala daerah, DPRD tak bisa diganti oleh pejabat sementara Kamis (26/6/2025). “Kalau bagi pejabat gubernur, […]

  • Ledakan Pemusnahan Amunisi TNI Tewaskan 13 Orang di Garut

    Ledakan Pemusnahan Amunisi TNI Tewaskan 13 Orang di Garut

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Polda Jawa Barat mengungkap identitas 13 korban tewas dalam ledakan saat pemusnahan amunisi tidak layak pakai oleh TNI di Desa Sagara, Garut. Korban terdiri dari personel TNI dan warga sipil. Kronologi Insiden Proses pemusnahan munisi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat berubah menjadi tragedi pada Senin (12/5/2025) pagi. Meski prosedur awal […]

  • Konflik Kian Panas, Apa Penyebab Perang yang Terjadi di Sudan?

    Konflik Kian Panas, Apa Penyebab Perang yang Terjadi di Sudan?

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,.- Perang saudara di Sudan yang dimulai pada 15 April 2023 berubah menjadi krisis kemanusiaan besar. Mengutip Tempo, Pertempuran pertama terjadi di Khartoum ketika Sudanese Armed Forces (SAF) bentrok dengan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF). Konflik itu kemudian meluas ke Darfur, Kordofan, dan Gezira. Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) mencatat bahwa pertempuran memaksa […]

  • Demo 28 Agustus, KRL Tanah Abang-Palmerah Berpotensi Ditutup Sementara

    Demo 28 Agustus, KRL Tanah Abang-Palmerah Berpotensi Ditutup Sementara

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – KAI Commuter menambah pengamanan di sejumlah stasiun yang dekat dengan lokasi demo buruh di Jakarta pada Kamis (28/8/2025). Ada 154 petugas yang disiagakan, gabungan dari internal KAI Commuter, TNI, dan Polri. Dari jumlah itu, 50 orang ditempatkan di Stasiun Tanah Abang, 53 orang di Palmerah, 24 orang di Kebayoran, dan 27 orang di […]

expand_less