Breaking News

Uji Coba MBG di SMK Muhammadiyah 1 Tangsel, Pelajar Hemat

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Kam, 17 Apr 2025

menalar.id,. – Sorak semangat menggema saat para guru membagikan 338 kotak makan siang kepada murid SMK Muhammadiyah 1 Tangerang Selatan (Tangsel) kepada redaksi menalar.id, Selasa (15/4/2025). Pembagian ini merupakan bagian dari uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar selama sepekan, yang dimulai (14/4/2025). Para murid meyambut dengan antusias. 

 

Sejak peluncuran program MBG secara nasional pada (6/1/2025), pemerintah terus mengupayakan pemerataan di berbagai sekolah. Lewat program ini, pemerintah memiliki tujuan untuk memperbaiki gizi pelajar agar menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Hinga kini, Sekitar 733 ribu murid dari berbagai daerah Indonesia telah menerima MBG.  

 

Aderista, salah satu siswi kelas 11 SMK Muhammadiyah 1 Tangsel turut memberikan tanggapannya. “Keren, sih. Karena sebelumnya belum ada dan lumayan senang dengan MBG ini,” ucap Adenista lewat wawancara yang dilakukan menalar.

 

Aderista juga menyampaikan bahwa sebelum adanya program MBG, para murid terbiasa membawa bekal atau membeli jajanan seperti cilor, nasi uduk, hingga batagor. Kini, berkat MBG ia dapat menabung.

 

Mengenai kualitas makanan, sekolah turut andil memastikan isi kotak makan tetap layak konsumsi dengan memeriksa satu per satu sebelum guru membagikannya kepada murid.

 

“Hari ini kami dapat menu ikan, tempe, dan jamur krispi. Untuk buahnya semangka dan nggak dapat susu,” katanya. Meski tidak mendapatkan susu sebagai asupan tambahan, sebagian besar murid tetap menikmati makanan yang mereka terima. 

 

Akibat keterbatasan jumlah kotak makan dari pemerintah, SMK Muhammadiyah 1 Tangsel menerapkan sistem pembagian secara bergilir setiap harinya berdasarkan jenjang kelas oleh guru. 

 

Sebagai contoh, hari ini kelas 11 akan mendapatkan MBG dan esok harinya yang dapat kelas 12. Walaupun belum mencakup seluruh murid dalam satu waktu, sekolah merancang sistem ini agar pemerataan berlangsung  secara bertahap. 

 

Aderista menilai meskipun ia pribadi tidak banyak merasakan perbedaan signifikan dari program MBG di SMK Muhammadiyah 1 Tangsel, ia tetap merasa program ini membantu.

 

Menurutnya, masih banyak program lain seperti pendidikan yang jauh lebih penting daripada MBG. Apabila program MBG terus berlanjut, harapannya seluruh peserta didik dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

 

 



Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • prabowo

    Prabowo Lawatan Kilat ke China Saat Tanah Air Sedang Ricuh

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden Prabowo Subianto telah kembali ke Indonesia setelah berkunjung ke China yang berlangsung selama delapan jam. Lawatan ke Beijing ini dilakukan dalam rangka menghadiri parade militer peringatan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat China. Awalnya, rencana keberangkatan sempat batal karena memanasnya sosial-politik di dalam negeri. Gejolak ini mulai pada (25/8/2025) sampai (28/8), namun […]

  • Tren Rojali di Korsel, Warganet: Kursi Kafe Diambil Alih!

    Tren Rojali di Korsel, Warganet: Kursi Kafe Diambil Alih!

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Fenomena “cagongjok” sedang ramai dibicarakan di Korea Selatan. Istilah ini berasal dari gabungan kata cafe, gongbu (belajar), dan jok (kelompok), yakni merujuk pada orang-orang yang menjadikan kafe sebagai tempat belajar atau bekerja dalam waktu lama. Menurut laporan The Korea Herald, tren ini semakin terlihat jelas baik di Seoul maupun kota-kota lainnya. Banyak kafe […]

  • gibran

    Gibran Terancam di Makzulkan! DPR Terima Surat dari Purnawiran TNI

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Wakil Ketua Komisi XIII DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Andreas Hugo Pareira mengungkapkan bahwa Forum Purnawirawan Prajurit TNI telah mengiris surat kepada DPR. Surat tersebut berisi permintaan untuk membacakan usulan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam surat paripurna. Mengacu pada Pasal 7A Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Andreas menjelaskan bahwa […]

  • Sejumlah murid SMAN 72 Jakarta bersaksi bahwa pelaku dari peledakkan tidak pernah dirundung.

    Update Kasus SMAN 72 Jakarta: Siswa Bantah Rumor Hingga Temuan Polisi

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Sejumlah murid SMAN 72 Jakarta membantah isu yang menyebut pelaku peledakan di sekolah mereka menjadi korban perundungan, Kamis (13/11/2025). Mereka meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita yang beredar terkait isu tersebut. Salah satu siswa, sebut saja MAR mengimbau publik agar menunggu informasi resmi dari pihak berwenang. Ia menilai, rumor tersebut hanya […]

  • Trump Murka! Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York

    Trump Murka! Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Zohran Mamdani berhasil memenangkan pemilihan wali kota New York City, Selasa (4/11) waktu setempat. Atas kemenangannya, ia menjadi wali kota Muslim pertama di kota metropolitas Amerika Serikat (AS). Ia melawan mantan Gubernur Partai Demokrat Andrew Cuomo. Mamdani meraih sekitar 44% suara, unggul beberapa poin dari Cuomo. Sementara itu, calon dari Partai Republik Curtis […]

  • swasta

    MK Rencanakan Tahun Depan Sekolah Swasta Bebas Biaya

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Mahkamah Konstitusi (MK) pertimbangkan sekolah swasta gratis masuk ke dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). “Keputusan MK untuk gratis pendidikan dasar, terutama SD-SMP, itu adalah keputusan yang sudah final dan mengikat. Maka segera harus kita atur di dalam RUU Sisdiknas maupun juga kita atur di dalam regulasi yang lain dan […]

expand_less