Breaking News

Masjid Syuhada Yogyakarta Protes Aktivitas Street Coffee di Depan Masjid

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Sel, 25 Mar 2025

menalar.id,. – Pengelola Masjid Syuhada, di Kotabaru, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengeluhkan operasional street coffee yang berlokasi di depan rumah ibadahnya. Melalui akun Instagram @masjidsyuhada, pengurus masjid membagikan foto-foto kegiatan street coffee yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

“Kami tidak bermaksud menyamaratakan semua street coffee dengan pergaulan bebas, tapi kami menyoroti khusus yang terjadi di depan Masjid Syuhada saat ini,” tulis pengelola masjid dalam unggahan Instagram pada Minggu (23/3/2025).

Satpol PP Lakukan Penertiban PKL

Menanggapi hal ini, Kabid Penegakan Peraturan Satpol PP Kota Yogyakarta, Dodi Kurnianto, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Masjid Syuhada dan kawasan Kotabaru.

“Kami sudah memberikan peringatan bertahap sejak 7 Februari dan 12 Februari 2025 kepada sekitar 42 PKL. Kami juga memasang banner larangan berjualan di badan jalan pada 16 Februari 2025,” jelas Dodi saat dihubungi Tirto, Senin (24/3/2025).

Menurut Dodi, Satpol PP telah melakukan penertiban baik secara non-yustisi maupun yustisi. Sejauh ini, 42 PKL telah menerima surat peringatan. “Saat ini hanya tersisa 1-3 PKL yang masih mencoba berjualan di jalan,” ujarnya.

Proses Hukum dan Denda

Penertiban telah mencapai tahap sidang tindak pidana ringan (tipiring) dengan total denda mencapai Rp750.000 untuk 4 pelanggar. “Saat ini masih ada 1 pelanggar yang menunggu jadwal sidang,” tambah Dodi.

Operasi penertiban ini melibatkan berbagai instansi terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub), kepolisian, dan TNI. Namun saat ini tindakan baru difokuskan pada PKL, belum pada pembeli.

“Kami menghentikan kegiatan usahanya dan meminta pembeli tidak lagi membeli di lokasi tersebut,” jelas Dodi.

Dishub Turut Memantau

Kepala Dishub Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, mengkonfirmasi bahwa penegakan hukum terhadap PKL street coffee memang menjadi wewenang Satpol PP. Namun Dishub juga turut memantau aktivitas street coffee tersebut.

“Kami beberapa kali melakukan operasi penertiban bersama Satpol PP,” kata Agus.

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Panggil 1.200 Rektor dan Guru Besar, Dana Riset Jadi Rp12 T

    Prabowo Panggil 1.200 Rektor dan Guru Besar, Dana Riset Jadi Rp12 T

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id., – Presiden Prabowo memanggil 1.200 rektor dan guru besar untuk berkumpul di Istana Kepresidenan, pada Kamis (15/1/2026). Prabowo mengatakan akan menambah dana riset untuk perguruan tinggi menjadi Rp12 triliun. Melansir Kompas, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan bahwa Prabowo berharap riset-riset di seluruh perguruan tinggi menjadi lebih kuat. Ia menambahkan bahwa dana riset untuk […]

  • Militer Thailand Serang Kuil Tamone Thom Kamboja Pakai Roket BM-21

    Militer Thailand Serang Kuil Tamone Thom Kamboja Pakai Roket BM-21

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Thailand melancarkan serangan terhadap Kamboja menggunakan jet tempur, pada Senin (8/12/2025). Serangan tersebut terjadi di sepanjang perbatasan sengketa Thailand-Kamboja. Mengutip CNBC Indonesia, juru bicara militer Thailand Winthai Suvaree menyampaikan bahwa tentara menerima laporan mengenai serangan bersenjata terhadap pasukan Thailand. Ia menuturkan bahwa serangan tersebut menewaskan satu tentara dan melukai empat lainnya. “Tentara menerima laporan […]

  • Jurnalis Antara Jadi Korban Kekerasan Polisi Saat Liput Demo di DPR

    Jurnalis Antara Jadi Korban Kekerasan Polisi Saat Liput Demo di DPR

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Seorang jurnalis foto Kantor Berita Antara, Bayu Pratama, jadi korban kekerasan polisi saat meliput demonstrasi di sekitar Gedung DPR, Senin (25/8/2025). Bayu mengaku dipukul beberapa kali dengan tongkat ketika sedang mengambil gambar aparat yang membubarkan massa. “Padahal saya sudah membawa dua kamera dan mengenakan ID Card,” kata Bayu, dikutip dari Antara. Bayu sempat […]

  • kpk

    KPK Sebut Wamenaker Noel Tahu dan Ikut Pemerasan Sertifikasi K3

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan bahwa Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer telah mengetahui praktik pemerasan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang sudah berlangsung sejak 2019. Alih-alih menghentikannya praktik tersebut, Noel justru ikut terlibat. “Dalam pandangan awam saja, kalau masuk (praktik pemerasan) langsung berhenti, berarti kan dia melaksanakan tugasnya. Nah, ini […]

  • eluarga Michael Histon Sitanggang (15) yang meninggal akibat penganiayaan

    Dua Keluarga Korban Aparat TNI Gugat UU Peradilan Militer ke MK

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Dua keluarga yang mendapat penganiayaan oleh anggota TNI mengajukan uji materi Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer ke Mahkamah Konstitusi (MK). Adapun pemohon, yaitu Leni Damanik dan Eva Melani Doru Pasaribu. Leni Damanik merupakan ibu kandung dari Michael Histon Sitanggang (15) yang meninggal setelah anggota TNI Sersan Satu (Sertu) Reza Pahlivi […]

  • Tren Velocity: Efek TikTok atau Konsep Kecepatan dalam Fisika?

    Tren Velocity: Efek TikTok atau Konsep Kecepatan dalam Fisika?

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Beberapa bulan terakhir, media sosial khususnya TikTok tengah ramai dengan sebuah tren bernama velocity. Tidak seperti tren lainnya, velocity memadukan efek suara dan gerakan yang dimainkan dengan tempo cepat maupun lambat sesuai ketukan lagu, sehingga siapapun dapat menyunting video mereka agar lebih sinkron. Untuk mengatur efek velocity, kamu hanya perlu menyesuaikan levelnya. Jika […]

expand_less