Breaking News

Pedagang Pasar Barito Mulai Direlokasi Agustus 2025

  • account_circle Nisrina
  • calendar_month Ming, 20 Jul 2025

menalar.id-  Pemerintah Provinsi Jakarta memastikan pedagang hewan peliharaan di Pasar Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan akan direlokasi. Pasalnya, lahan tempat mereka berdagang akan digunakan untuk pembangunan taman baru.

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno mengatakan relokasi perlu dilakukan agar rencana pembangunan taman bisa berjalan. Menurut dia, kios-kios yang ada saat ini bisa mengganggu pemandangan taman.

“Pasar Barito itu harus direlokasi. Karena kami mau bikin taman di sana. Nggak ada gunanya kami bikin taman kalau pandangannya tertutup kan,” kata Rano di Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7/2025).

Rano menyebut ada 118 pedagang yang akan dipindahkan. Pemerintah Kota Jakarta Selatan sudah mulai mendekati para pedagang agar mereka bersedia pindah.

Para pedagang nantinya akan mendapat tempat baru, tapi mereka harus pindah lebih dulu karena pembangunan taman akan segera dimulai.

“Nanti kami akan pindahkan mereka juga. Tapi sekarang kami mau bangun dulu nih. Ya kalau mau bangun berarti mesti pindah dulu kan,” lanjut Rano.

Ia juga berharap para pedagang bisa memahami situasi ini dan bersedia berkorban sementara waktu.

“Jadi memang ya, sementara barangkali satu tahun kita berkorban dulu untuk mencapai hasil yang lebih bagus,” ujar mantan Gubernur Banten itu.

Rencana pemindahan ini juga dijelaskan oleh Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho. Ia menyampaikan bahwa para pedagang akan dipindahkan ke Jalan Raya Lenteng Agung Timur, RT 07/07, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada awal Agustus 2025.

“Harapannya lokasi ini nantinya menjadi tempat ikoniknya Jakarta Selatan, sebab di lokasi ini akan terpusat seluruh pedagang hewan,” kata Ali lewat keterangan tertulis, Jumat (18/7/2025).

Ali menambahkan, tempat lama sudah tidak bisa digunakan karena akan terdampak proyek pembangunan Taman ASEAN.

“Relokasi dilakukan karena tempat mereka berdagang yang lama akan terdampak dari pembangunan Taman ASEAN,” ujarnya.

Pasar Barito sudah lama jadi tempat berdagang hewan peliharaan di Jakarta Selatan. Saat ini ada 137 kios di sana, terdiri dari 85 kios hewan, 18 kios buah, dan 34 kios kuliner. Pasar ini sempat direnovasi dan dibuka kembali pada 2022.

Pemprov Jakarta menyatakan relokasi dilakukan demi menghubungkan tiga taman di kawasan itu, Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser. Ketiga taman tersebut akan direnovasi dan dijadikan ruang publik yang lebih nyaman.

“Tempat-tempat ini pasti akan kita renovasi, supaya bisa menjadi jogging track, tempatnya naik turun yang bagus dan sebagainya,” ujar Gubernur Pramono saat meninjau taman-taman itu pada 11/4/2025.

(Sumber: TEMPO)

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Nisrina

Rekomendasi Untuk Anda

  • Qatar Peringatkan Risiko Gagalnya Gencatan Senjata Gaza

    Qatar Peringatkan Risiko Gagalnya Gencatan Senjata Gaza

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,.- Perdana Menteri Qatar menyatakan bahwa upaya gencatan senjata  Gaza berisiko tidak berhasil jika pasukan Israel tidak sepenuhnya ditarik dari wilayah tersebut. Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani menyebutkan bahwa upaya mewujudkan perdamaian permanen di Gaza berisiko menemui jalan buntu apabila tidak segera diambil langkah nyata oleh pihak-pihak yang terlibat. […]

  • Muncul KKP, Polda Papua Soroti Ancaman Baru

    Muncul KKP, Polda Papua Soroti Ancaman Baru

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Polda Papua mengungkap kemunculan kelompok baru yang disebut Kelompok Kriminal Politik (KKP). Kelompok ini dinilai menyebarkan paham separatisme melalui pendekatan ideologis, dan disebut berpotensi lebih berbahaya dibanding Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). “Kalau ini tidak ditangani dengan serius, bisa menumbuhkan simpati baru dan itu jauh lebih berbahaya,” ujar Wakapolda Papua Brigjen Faizal Ramadhani dalam keterangannya, […]

  • Pelaku Tabrak Lari Mahasiswa UGM Diduga Ganti Plat Mobil Saat Penahanan

    Pelaku Tabrak Lari Mahasiswa UGM Diduga Ganti Plat Mobil Saat Penahanan

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Polresta Sleman mengungkap upaya pengaburan barang bukti dalam kasus tabrak lari yang melibatkan Christiano Pangarepenta Pengidahen Tarigan, tersangka penabrak mahasiswa FH UGM. Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setianto Erning Wibowo menjelaskan bahwa seseorang diam-diam mengganti plat mobil BMW milik Christiano dari F 1206 menjadi B 1442 NAC saat kendaraan tersebut diamankan di Polsek […]

  • Pagar Laut Tangerang Kini Semakin Berdiri Kokoh

    Pagar Laut Tangerang Kini Semakin Berdiri Kokoh

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id – Pagar laut di perairan Utara tepatnya Desa Kohod, Pakuhaji Kabupaten Tangerang masih berdiri kokoh. Berdasarkan keterangan warga sekitar, kini di sekitar konstruksi cerucuk bambu tersebut diduga ada kegiatan penyedotan pasir laut. “Ini untuk pondasi. Apa ya, istilahnya tahap awal reklamasi,” kata S, warga nelayan kepada wartawan, Minggu (16/3/2025). Menurut kesaksian warga nelayan Kampung Alar […]

  • indonesia open 2025

    Jadwal 16 Besar Indonesia Open 2025: Siapa Bertahan, Siapa Tersingkir?

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Kini, Indonesia telah mengamankan satu tempat di perempat final sektor ganda putri Indonesia Open 2025. Kepastian itu muncul setelah dua wakil Merah Putih dijadwalkan saling bentrok pada babak 16 besar, di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (5/6/2025). Laga sesama pasangan Indonesia ini mempertemukan unggulan kedelapan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi dengan […]

  • BRIN Minta Maaf Usai Kontroversi Poster Burung Garuda

    BRIN Minta Maaf Usai Kontroversi Poster Burung Garuda

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengucapkan permohonan maaf usai poster peringatan Hari Lahir Pancasila yang diunggah terbukti hasil kecerdasan buatan (AI). Pasalnya, desain AI tersebut keliru menampilkam burung garuda, seperti jumlah bulu ekor burung garuda yang pada awalnya 8 helai menjadi 7 helai. “BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam […]

expand_less