Breaking News

KPK Usut Dugaan Korupsi Haji, Penyidik Tiba di Arab Saudi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 2 Des 2025

menalar.id,. – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Tim penyidik KPK tiba di Arab Saudi untuk melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi kuota haji, pada Senin (1/12/2025).

Pasal 64 ayat 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 mengatur bahwa pembagian kuota haji seharusnya terdiri atas 92 persen untuk jemaah reguler dan 8 persen untuk jemaah haji khusus. Pemerintah Arab Saudi menambahkan kuota haji untuk Indonesia menjadi 2.000 kuota haji.

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menetapkan melalui Kepmen Agama RI Nomor 130 Tahun 2024 bahwa tambahan 20.000 kuota haji, kemudian membagi 10.000 untuk jemaah reguler dan 10.000 untuk jemaah khusus. Keputusan tersebut membuat pembagiannya menjadi 50 persen untuk reguler dan 50 persen untuk khusus.

Melansir Detik, Juru Bicara (Jubir) KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penyidik menemukan sejumlah Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang menjalankan layanan haji khusus meskipun tidak memiliki izin resmi. Ia menambahkan bahwa praktik tersebut terungkap saat KPK menelusuri penyelenggaraan ibadah haji.

“Jadi terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji ini, dan juga fakta-fakta yang ditemukan oleh penyidik, ada sejumlah PIHK yang belum mempunyai izin untuk bisa menyelenggarakan ibadah haji khusus, tapi kemudian dalam praktiknya menyelenggarakan,” jelasnya di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/11/2025).

KPK menyelidiki dugaan korupsi dalam pembagian tambahan 20 ribu kuota haji tahun 2024 yang muncul pada masa jabatan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pemerintahan Presiden Joko Widodo. Pemerintah kemudian membagi tambahan kuota itu secara rata untuk jemaah reguler dan jemaah haji khusus, sehingga pembagian tersebut melanggar ketentuan persentase dalam Undang-Undang (UU) Haji.

KPK menyatakan bahwa kebijakan tersebut membuat 8.400 jemaah reguler yang sudah mengantre lebih dari 14 tahun batal berangkat meski ada penambahan kuota. KPK juga mengungkapkan dugaan kerugian negara Rp1 triliun dan menyita rumah, mobil, serta uang dolar terkait penyidikan kasus ini.

Melansir CNN Indonesia, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa penyidik telah berangkat dan kini berada di Arab Saudi. Ia menambahkan bahwa tim terlebih dahulu mengunjungi KBRI sebelum melanjutkan koordinasi ke Kementerian Haji Arab Saudi.

“Penyidik sudah berangkat, sudah berada di sana. Pertama yang dikunjungi itu adalah KBRI, kemudian ke Kementerian Haji Arab Saudi,” ujarnya, pada Senin (1/12/2025).

Mengutip Tirto, Asep mengatakan penyidik KPK akan berada di Arab Saudi selama sepekan untuk melakukan penyidikan. Para penyidik telah memberikan informasi terkait penyidikan kasus korupsi tersebut.

“Masih akan ada di sana mungkin satu Minggu lebihan. Beberapa informasi sudah kami terima, foto-foto sudah disampaikan ke kami,” pungkasnya.

KPK menyatakan bahwa mereka telah membuka penyidikan atas dugaan korupsi dalam pemanfaatan kuota haji. Lembaga tersebut juga mencegah sejumlah pihak bepergian ke luar negeri, termasuk Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz atau Gus Alex, serta pemilik biro Maktour, Fuad Hasan Masyhur, pada Sabtu (9/8/2025).

KPK mengungkap dugaan keterlibatan 13 asosiasi dan 400 biro perjalanan haji dalam perkara ini. Panji Khusus (Pansus) Angket Haji Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sebelumnya menemukan kejanggalan pada pelayanan haji 2024 karena menganggap pemanfaatan kuota tambahan tidak sejalan dengan Pasal 64 UU Nomor 8 Tahun 2019, pada Kamis (18/9/2025).

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kaji Revisi Garis Kemiskinan Nasional yang Tak Berubah

    Pemerintah Kaji Revisi Standar Garis Kemiskinan Nasional yang Tak Berubah

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Anggota Dewan Ekonomi Nasional Arief Anshory Yusuf mengungkapkan pemerintah sedang mempercepat proses revisi garis kemiskinan nasional yang masih menggunakan metode penghitungan sama sejak 1998. Ia menyatakan tim dari Bappenas, Bank Dunia, dan BPS telah mengkaji metodologi baru selama enam bulan terakhir. “Enam bulan terakhir saya kerja sama dengan teman-teman di Badan Perencanaan Pembangunan […]

  • Golkar Buka Peluang Setya Novanto Kembali ke Struktur Partai

    Golkar Buka Peluang Setya Novanto Kembali ke Struktur Partai

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Nama mantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov), kembali ramai diperbincangkan. Wacana kembalinya Setnov ke jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar mencuat setelah pernyataan Wakil Ketua Umum Golkar, Ahmad Doli Kurnia. Doli menegaskan, secara status Setnov hingga kini masih tercatat sebagai kader Golkar. “Pak Novanto itu tidak pernah menyatakan keluar dari […]

  • Polri Akui Penyalahgunaan Sirine Masih Marak di Jalan

    Polri Akui Penyalahgunaan Sirine Masih Marak di Jalan

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Korlantas Polri akhirnya memberi tanggapan terkait maraknya gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk. Hal ini lantaran warga ramai memprotes di ruang publik maupun media sosial. Gerakan tersebut lahir sebagai bentuk kejenuhan masyarakat atas praktik penggunaan sirene, strobo, dan rotator di jalan raya yang kerap dipakai tidak sesuai aturan. Termasuk oleh kendaraan pejabat yang […]

  • ISIS

    AS Bunuh Petinggi ISIS dan 2 Putranya Saat Operasi Darat di Suriah

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Militer Amerika Serikat (AS) lancarkan operasi darat di Suriah yang menewaskan seorang tokoh senior ISIS bersama dua putranya, pada Jumat (25/7). Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut korban bernama Dhiya’ Zawba Muslih al-Hardani, serta dua anaknya Abdallah Dhiya al-Hardani dan Abd al-Rahman Dhiya Zawba al-Hardani. CENTCOM menegaskan bahwa ketiganya merupakan ancaman langsung bagi pasukan […]

  • Newin Nugroho Ditahan 20 Hari, KPK Perluas Penyidikan Kasus LPEI

    Newin Nugroho Ditahan 20 Hari, KPK Perluas Penyidikan Kasus LPEI

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur Utama PT Petro Energy (PT PE), Newin Nugroho, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pemberian fasilitas kredit oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). KPK melakukan penahanan setelah memeriksa Newin di Gedung Merah Putih KPK, pada Kamis (13/3/2025). “Ditahan di Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Jakarta Timur, […]

  • Hafiz Juliansyah Terpilih Sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan Periode 2025–2029

    Hafiz Juliansyah Terpilih Sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan Periode 2025–2029

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Menalar.id — Pemuda Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) ke-V di Kampus ITB Ahmad Dahlan dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan Pemuda Muhammadiyah di tingkat daerah. Musyda V yang mengusung tema “Pemuda Unggul dan Berkemajuan Sebagai Pondasi Membangun Kota Tangerang Selatan” […]

expand_less