Breaking News

Bakornas Fokusmaker Kecam Brutalitas Aparat, Desak Evaluasi Sistem Pengamanan Demo

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Sab, 30 Agu 2025

menalar.id,. – Badan Koordinasi Nasional Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Bakornas Fokusmaker) secara resmi menyatakan sikap mengecam keras tindakan brutalitas aparat kepolisian dalam pengamanan aksi demonstrasi pada (28/8/2025). Pernyataan sikap ini terutama disampaikan menanggapi insiden tragis yang merenggut nyawa seorang pengemudi ojek online setelah dilindas kendaraan taktis Brimob.

Dalam pernyataannya yang diterbitkan pada (29/8/2025), Bakornas Fokusmaker menyoroti bahwa hingga pagi hari ini, aparat masih terlihat aktif menggunakan gas air mata terhadap para peserta aksi yang menyampaikan aspirasi secara damai. Mereka menilai tindakan ini sebagai bentuk kesewenang-wenangan dan melanggar prinsip-prinsip yang diatur dalam UN Human Rights Guidance on Less-Lethal Weapons in Law Enforcement (2020).

“Brutalitas aparat seperti ini bukan merupakan kali pertama yang terjadi. Hal ini membuat kami mempertanyakan, bagaimana sebenarnya standar operasional prosedur dalam melakukan pengamanan aksi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia,” bunyi salah satu kutipan dari pernyataan sikap tersebut.

Melalui Bidang Hukum dan HAM serta Bidang Kajian Strategis, organisasi ini menegaskan bahwa tindakan represif aparat telah mencederai nilai demokrasi dan melanggar Hak Asasi Manusia. Mereka menekankan bahwa tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan penggunaan kekuatan berlebihan (excessive force) terhadap warga sipil.

Bakornas Fokusmaker menyatakan komitmennya untuk berdiri bersama korban dan mendorong proses penyelidikan yang transparan. Mereka mendesak Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri untuk segera melakukan investigasi dan memberikan sanksi hukum yang tegas bagi para pelaku. Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Sebagai tindak lanjut, Bakornas Fokusmaker menyampaikan beberapa poin tuntutan konkret:

1. Meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi secara menyeluruh birokrasi aparat keamanan, khususnya Kapolri dan Polda Metro Jaya.

2. Mengecam segala bentuk represifitas yang dilakukan aparat penegak hukum terhadap warga sipil.

3. Mendesak aparat penegak hukum untuk menjamin keamanan dan kebebasan warga sipil dalam menyuarakan aspirasi.

4. Mendorong Kepolisian Republik Indonesia untuk bertanggung jawab penuh, baik secara moril maupun materil, kepada korban dan keluarga korban.

Pernyataan sikap ini ditutup dengan harapan agar Tuhan melindungi perjuangan rakyat dan para pemimpin dalam mengemban amanat. Dokumen resmi pernyataan sikap ini ditandatangani oleh Ketua Umum Bakornas Fokusmaker periode 2025-2030, Abrory Ben Barka.

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • trump

    Trump Sepakat Tarif 15% Untuk Jepang, Klaim Jadi Perjanjian Terbesar

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengumumkan kesepakatan tarif dengan Jepang yang diklaim sebagai salah satu perjanjian perdagangan terbesar dalam sejarah hubungan kedua negara. Menurut Truth Social, bahwa kedua negara sepakat menerapkan tarif timbal balik sebesar 15% untuk produk-produk asal Jepang yang masuk ke pasar AS, Selasa (22/7/2025) waktu setempat. Sebelum tercapainya kesepakatan, […]

  • Bakornas Fokusmaker Tegaskan Isu Dualisme SOKSI Tidak Relevan, Kepengurusan Sah Dipimpin Mukhamad Misbakhun

    Bakornas Fokusmaker Tegaskan Isu Dualisme SOKSI Tidak Relevan, Kepengurusan Sah Dipimpin Mukhamad Misbakhun

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Ketua Bidang Organisasi Bakornas Fokusmaker, Alvin Esa Priatna, menegaskan bahwa isu dualisme Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) sudah tidak relevan untuk diperdebatkan. Menurutnya, secara faktual dan hukum, SOKSI saat ini hanya ada satu dan dipimpin oleh Mukhamad Misbakhun sebagai Ketua Umum dan Puteri Komarudin sebagai Sekretaris Jenderal. “Isu dualisme SOKSI seharusnya sudah […]

  • DPR Sahkan RKUHAP, Dugaan Perbuatan Sewenang-wenang

    DPR Sahkan RKUHAP, Dugaan Perbuatan Sewenang-wenang

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Azka Al Ath-Har
    • 0Komentar

    menalar.id., – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) menjadi Undang-Undang di ruang paripurna DPR, Selasa (18/11/2025). DPR menyetujui revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHAP. Mengutip CNN Indonesia, Ketua DPR RI Puan Maharani mengambil keputusan tersebut dalam rapat paripurna ke-8 masa sidang II 2025-2026. Anggota DPR menyetujui […]

  • DPR Siapkan Revisi UU MK, Klaim Tak Berkaitan Pemisahan Pemilu

    Putusan MK Pisahkan Pemilu 2029, KPU Lega, Parpol Waswas

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Mahkamah Konstitusi (MK) resmi memutuskan bahwa pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) nasional dan daerah akan dipisah mulai tahun 2029. Putusan itu tertuang dalam Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang diajukan oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Dengan aturan baru ini, pemilu nasional nantinya hanya akan memilih anggota DPR, DPD, serta presiden dan wakil presiden. Sementara […]

  • Gerindra Dikabarkan Siap Umumkan Pengurus Baru

    Gerindra Dikabarkan Siap Umumkan Pengurus Baru

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Partai Gerindra dikabarkan akan segera mengumumkan struktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang baru dalam waktu dekat. Menurut informasi dari internal partai, susunan kepengurusan itu rencananya akan diumumkan pada pekan depan. “Surat (struktur kepengurusan baru) sudah masuk ke Menteri Hukum Supratman Andi Agtas,” ujar salah satu politisi Gerindra, Kamis 31/7/2025. Dari kabar yang beredar, […]

  • Bercanda Soal Fusi Partai, Prabowo: Hampir Saya Sebut Gerindra

    Bercanda Soal Fusi Partai, Prabowo: Hampir Saya Sebut Gerindra

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Presiden Prabowo Subianto sempat berkelakar soal penggabungan partai politik atau fusi partai saat menghadiri Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Jawa Tengah, Minggu 20/7/2025. Namun, ia menarik kembali ucapannya. Momen itu terjadi saat Prabowo menyapa sejumlah tokoh yang hadir. Ia menyebut nama beberapa ketua umum partai, termasuk Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan […]

expand_less