Breaking News

132 Murid di Manggarai Barat Keracunan MBG, Ini Respons Dinkes

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Sab, 31 Jan 2026

menalar.id,. – Ketua Satuan Petugas (Satgas) Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus Sekretaris Daerah Manggarai Barat Fransiskus Sales Sodo, akhirnya memberikan pernyataan terkait keracunan massal yang menimpa ratusan murid SD hingga SMA setelah mengonsumsi menu MBG. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun spekulasi yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.

Saat ini, Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Manggarai Barat terus bekerja secara intensif guna menelusuri penyebab utama kejadian tersebut.

“Tim sudah berada di lapangan semenjak kejadian terdeteksi, mereka sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti. Mohon semua pihak untuk bersabar dan menunggu informasi resmi,” katanya, Sabtu (31/1/2026).

Fransiskus menyampaikan pihaknya masih memverifikasi mitra penyelenggara MBG yang terlibat. Ia menegaskan belum dapat menyampaikan keterangan lebih lanjut sebelum hasil pemeriksaan laboratorium selesai.

“Kita tunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk kejelasan selanjutnya. Kami juga akan segera mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keamanan program MBG di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat,” jelasnya.

Hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan

Sementara itu, Dinkes Manggarai Barat melaporkan hasil inspeksi kesehatan lingkungan eksternal pada lokasi dapur MBG dengan skor mencapai 94%. Nilai tersebut masuk kategori sangat baik dan telah memenuhi standar kesehatan lingkungan yang Dinkes tetapkan, yakni di atas 70%.

Hasil inspeksi tersebut menunjukkan kondisi sanitasi lingkungan secara umum berada dalam keadaan baik. Selain itu, petugas juga melakukan uji cepat terhadap kualitas air minum dan air bersih yang mereka gunakan dalam proses produksi makanan.

Bahkan, pemeriksaan menunjukkan hasil negatif terhadap bakteri E. coli dan Total Koliform. Sehingga ia mengklaim tidak mungkin air menjadi sumber dugaan keracunan.

Namun, petugas tidak dapat melakukan pemeriksaan sampel makanan karena dapur MBG tidak memiliki food sample bank dari produksi pada hari kejadian.

“Menyikapi temuan tersebut dan untuk mengutamakan prinsip kehati-hatian, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Manggarai Barat telah mengeluarkan perintah untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan produksi dan distribusi makanan dari fasilitas terkait,” ujar Kepala Dinkes Manggarai Barat Adrianus Ojo.

Meski begitu, pemerintah daerah tetap menutup sementara fasilitas tersebut hingga BGN bisa melakukan observasi internal dan seluruh protokol keamanan pangan telah selesai secara menyeluruh.

Ratusan Siswa Bertumbangan

Sebelumnya, sebanyak 132 murid dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami dugaan keracunan setelah makan MBG, pada Jumat (30/1/2026).

Para siswa yang terdampak menjalani perawatan di Puskesmas Golowelu dengan keluhan mual, muntah, dan nyeri perut.

“Jumlah siswa diduga keracunan MBG sebanyak 132 orang,” ungkap Adrianus, Sabtu (31/1/2026).

Adrianus menyebut kasus dugaan keracunan tersebut ada di sejumlah sekolah, yakni:

  1. SMAN 1 Kuwus: 42 murid
  2. SMKN 1 Kuwus: 9 murid
  3. SMPN 2 Kuwus: 31 murid
  4. SDI Golowelu 2: 20 murid, serta
  5. SDI Golo Bombong: 30 murid.

“Gejala mual, muntah, nyeri perut dan diare,” jelasnya.

Adapun Menu MBG murid konsumsi, yakni nasi putih, tempe krispi, telur kukus sambalado, sayur taoge, sayur labu, sayur sawi hijau, serta buah semangka. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di wilayah Kuwus Barat yang menyediakan menu tersebut.

Sementara itu, sebagian besar murid telah pulang setelah mendapatkan perawatan. Namun, dua murid lainnya masih menjalani perawatan lanjutan di Puskesmas Golowelu.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wapres Gibran Tak Bersalaman dengan AHY, Bahlil, dan Cak Imin di Upacara Gelar Militer

    Wapres Gibran Tak Bersalaman dengan AHY, Bahlil, dan Cak Imin di Upacara Gelar Militer

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terlihat tidak menyalami Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono saat menghadiri Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Udara Suparlan, Pusdiklatpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Ahad pagi (10/8/2025). Momen tersebut terekam ketika Wapres Gibran baru saja tiba di lokasi. Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat […]

  • Kota Kapur Bangka Terancam Rusak, Hilangkan Mata Air Warga

    Kota Kapur Bangka Terancam Rusak, Hilangkan Mata Air Warga

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Bupati Bangka Fery Insani mengklaim kawasan Kota Kapur terancam hilang akibat penambangan bijih timah dan perkebunan kelapa sawit. Padahal situs tersebut merupakan cagar budaya yang dilindungi. “Jika ini tidak segera diatasi maka situs Kota Kapur ini hilang dan tinggal cerita saja,” ucap Fery Insani di Pangkalpinang, Selasa (2/12/2025) melansir Antara. Fery menuturkan pemerintah […]

  • Dua warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Chinatown, Singapura, pada Jumat (6/2/2026).

    Liburan Berujung Duka, Bocah WNI Tewas Ditabrak Mobil di Singapura

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Dua warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Chinatown, Singapura, pada Jumat (6/2/2026). Seorang warga negara India menabrak keduanyan saat mereka berjalan di area wisata tersebut. Adapun kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.50 waktu setempat di South Bridge Road. Daerah tersebut dekat Buddha Tooth Relic Temple yang menjadi salah satu destinasi […]

  • Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid merespons pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke kepolisian oleh sejumlah pihak.

    Kasus Mens Rea, PKS: “Kritik Lewat Komedi Itu Vitamin Demokrasi”

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid merespons pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke kepolisian oleh sejumlah pihak. Ia menilai kritik yang Pandji sampaikan melalui pertunjukan Mens Rea berbalut komedi merupakan bagian wajar dari praktik demokrasi di ruang publik. Karena itu, Kholid meminta pihak pelapor menyikapi persoalan tersebut secara jernih dan proporsional. Ia […]

  • puan

    Puan Minta Maaf ke Rakyat soal Kinerja DPR, Janji Transformasi untuk Rakyat

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Ketua DPR RI Puan Maharan, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia atas kinerja anggota DPR yang belum sepenuhnya sempurna. Permintaan maaf itu ia sampaikan dalam Rapat Paripurna Khusus terkait Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024–2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10). “Dengan penuh kerendahan hati, atas nama seluruh Anggota dan Pimpinan […]

  • Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melaporkan sebanyak 1.776 permohonan terkait Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) sepanjang 2025.

    Child Grooming Merajalela, LPSK Catat 1.776 Korban Sepanjang 2025

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melaporkan sebanyak 1.776 permohonan terkait Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, mayoritas pemohon merupakan korban anak, yakni sebanyak 1.464 orang. Wakil Ketua LPSK Sri Nurherwati pun menyampaikan data tersebut untuk menyoroti kerentanan anak yang kerap terjerat relasi dengan orang dewasa tanpa menyadari jika […]

expand_less