Breaking News

Ramai-Ramai Usul Tambahan Anggaran, DPR Bahas RKA 2026

  • account_circle Nisrina
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025

menalar.id- Dalam sepekan terakhir, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) disibukkan dengan rapat kerja bersama sejumlah kementerian dan lembaga negara. Agenda utamanya membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tahun 2026. Salah satu isu hangat dalam pertemuan itu adalah banyaknya usulan tambahan anggaran dari kementerian dan lembaga.

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolhukam) misalnya, mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 728,8 miliar. Menteri Budi Gunawan mengatakan, penambahan itu dibutuhkan untuk menyesuaikan anggaran dengan mandat strategis kementeriannya. “Ini kebutuhan minimal riil agar fungsi koordinasi, sinkronisasi, dan monitoring bisa berjalan efektif,” kata Budi dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR, Senin (7/7/2025).

Permintaan serupa datang dari Polisi Republik Indonesia (Polri). Komjen Wahyu Hadiningrat, selaku Asrena Kapolri, mengusulkan tambahan Rp 173,4 triliun. Anggaran itu akan dialokasikan untuk belanja pegawai, barang, dan modal.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga tak ketinggalan. Ketua KPU Mochamad Afifuddin mengajukan tambahan Rp 986 miliar dari pagu awal sebesar Rp 2,7 triliun. Ia merasa dana itu belum cukup untuk membiayai program kerja lembaganya tahun depan.

Ketua  Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah menjelaskan, pagu indikatif yang diterima kementerian dan lembaga saat ini memang baru alokasi dasar. “Masih pembahasan awal,” jelasnya.

Pengamat dari Nalar Institute Yanuar Nugroho, melihat fenomena ini sebagai hal yang wajar. Menurutnya, ada dua faktor yang mendorong banyaknya permintaan tambahan anggaran. Pertama, karena pagu indikatif APBN 2026 menurun sekitar 4,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Kedua, karena adanya kebijakan efisiensi anggaran dari Presiden Prabowo Subianto.

“Sejumlah instansi merasa alokasi anggaran saat ini belum cukup, terutama untuk kebutuhan esensial seperti alutsista, infrastruktur, atau program nasional,” kata Yanuar, Jumat (11/7/2025).

Namun ia mengingatkan, penambahan anggaran harus disertai alasan yang jelas dan rasional. Evaluasi juga perlu dilakukan, apalagi terhadap instansi dengan belanja dominan untuk operasional, bukan program langsung.

Beberapa kementerian yang dianggap layak mendapat tambahan adalah Kemendikbud, Kemenhub, dan Kementerian PUPR karena perannya dalam pendidikan, transportasi, dan pembangunan. Kementerian Pertahanan dan Polri juga masuk kategori, dengan catatan, bukan untuk program non-militer.

Yanuar juga menyoroti Badan Gizi Nasional, yaitu lembaga baru yang mengelola program Makan Bergizi Gratis. Instansi ini mengusulkan tambahan anggaran Rp 118 triliun. “Harus dipastikan dulu efisiensinya, dan dampaknya ke masyarakat harus jelas,” ujarnya.

Said Abdullah menambahkan, semua usulan anggaran akan dibahas lebih lanjut bersama Kementerian Keuangan dan dimasukkan dalam kerangka kebijakan ekonomi makro serta fiskal 2026. Nantinya, Presiden Prabowo yang akan memutuskan realisasinya.

Ketua MPR Ahmad Muzani menilai proses pengajuan ini penting dilakukan sebelum Presiden menyampaikan Nota Keuangan pada 16 Agustus nanti. “Setiap kementerian sudah punya peta jalan kerjanya untuk 2026,” ucapnya.

 

  • Penulis: Nisrina

Rekomendasi Untuk Anda

  • CNN

    Reporter CNN Indonesia Tak Bisa Lagi Meliput Gegara Bahas MBG

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Seorang reporter asal CNN Indonesia telah dicabut kartu identitas liputan setelah dirinya melontarkan pertanyaan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait program makan bergizi gratis (MBG). Pertanyaan itu diajukan sesaat setelah Presiden kembali dari kunjungan luar negeri, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025) . Menurut sejumlah sumber, Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden […]

  • Gerakan Perempuan Desak Keadilan Reformasi 1998

    Gerakan Perempuan Desak Keadilan Reformasi 1998

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Ratusan orang dari Gerakan Perempuan untuk Keadilan Sejarah berkumpul di Yogyakarta, Jumat (25/7), mereka menyuarakan penolakan terhadap pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyebut pemerkosaan massal pada Mei 1998 hanya sekadar rumor. Para peserta juga menentang proyek penulisan ulang sejarah yang digagas Kementerian Kebudayaan. Menurut mereka, proyek ini tidak berpihak kepada rakyat, kurang […]

  • Setwapres Respons Surat Desakan Pemakzulan Gibran, Pimpinan DPR-MPR Angkat Bicara

    Setwapres Respons Surat Desakan Pemakzulan Gibran, Pimpinan DPR-MPR Angkat Bicara

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Pimpinan DPR dan MPR menanggapi surat yang diberikan Forum Purnawirawan TNI menuntut pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (4/6/2025). Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR mengungkapkan belum membaca surat tersebut. Surat usulan tersebut masih di Sekretariat Jendral DPR sampai sekarang. “Ya ini kan kebetulan reses, saya kan datang, Pak Sekjen-nya enggak ada. Saya mau […]

  • banjir

    Pemprov DKI Bangun Tanggul: Banjir Rob Ancam Jakut

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun tanggul di sejumlah wilayah. Seperti Muara Baru dan Muara Karang untuk mencegah banjir rob di Jakarta Utara. “Jakarta harus membuat tanggul dengan tinggi sampai 2,5 meter di daerah Muara Baru, Muara Karang dan beberapa lokasi lain. Untuk apa? Mengantisipasi rob,” ucap Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno […]

  • Habiburokhman: Revisi KUHAP Bisa Saja Batal

    Habiburokhman: Revisi KUHAP Bisa Saja Batal

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, menyebut revisi Undang-Undang Kitab Hukum Acara Pidana (KUHAP) bisa saja batal disahkan. Menurutnya, proses revisi ini bergantung pada seberapa kuat aspirasi publik yang menolak. “Bisa saja RUU KUHAP tidak jadi disahkan. Hal tersebut bisa terjadi (jika) para penolak KUHAP berhasil meyakinkan para pimpinan partai untuk membatalkan pengesahan KUHAP,” […]

  • KSPI Sampaikan 6 Tuntutan Buruh pada Hari Buruh 2025

    KSPI Sampaikan 6 Tuntutan Buruh pada Hari Buruh 2025

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id – Hari buruh internasional yang diperingati setiap tanggal 1 Mei atau dikenal juga sebagai May Day merupakan momen penting bagi kelas pekerja yang membawa pesan serta tuntutan atas hak-hak yang perlu diperjuangkan untuk disebarluaskan. Hingga pukul 10.00 puluhan ribu peserta telah memadati area acara di Monas, menurut keterangan dari polisi yang mengawal di lapangan. […]

expand_less