Breaking News

Pemerintah Akan Digitalisasi Bansos Melalui GovTech Akhir 2025

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Ming, 15 Jun 2025

menalar.id,. – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan rencana pemerintah untuk memanfaatkan layanan digital pemerintah (GovTech) dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai akhir 2025. Langkah ini bagian dari upaya disiplin fiskal dengan meningkatkan efisiensi belanja negara sembari mendorong pendapatan produktif.

“Semoga kita bisa mulai mencoba sistem ini pada akhir tahun melalui program bansos,” ujar Luhut dalam International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu menjelaskan, digitalisasi layanan pemerintahan bertujuan memperkuat kinerja fiskal.

“Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan adopsi teknologi ini dengan target peluncuran GovTech Agustus mendatang,” jelasnya.

Mengenal GovTech: Integrasi Layanan Publik Berbasis Digital

Berdasarkan dokumen DPR, GovTech merupakan platform integrasi layanan tujuh kementerian yang dikembangkan Perum Peruri. Sistem ini tidak hanya menyatukan infrastruktur layanan kementerian melalui aplikasi, tapi juga memiliki pusat data berbasis government cloud.

Salah satu terobosannya adalah penerapan Kartu Identitas Digital (KID) sebagai single sign-on (SSO) untuk seluruh layanan publik. GovTech beroperasi sebagai portal web yang memadukan berbagai sistem informasi pemerintah.

Platform ini dirancang multi-perangkat, dapat diakses via komputer, notebook, PDA, maupun smartphone. Secara hukum, GovTech masuk kategori alat telekomunikasi sesuai UU No.36/1999 tentang Telekomunikasi, dengan prinsip utama memberikan kemudahan dan manfaat bagi masyarakat.

INA Digital: Cikal Bakal GovTech Era Jokowi

Sebelumnya, pemerintahan Joko Widodo telah meluncurkan GovTech bernama INA Digital pada 27 Mei 2024. Peluncuran ini berdasarkan Perpres No.82/2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional.

INA Digital dirancang sebagai katalis transformasi digital pemerintah dengan menyediakan layanan publik yang efisien dan terpercaya. Pada fase awal, platform ini berkolaborasi dengan sembilan kementerian/lembaga untuk mengintegrasikan layanan prioritas seperti pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan digital, serta transaksi keuangan pemerintah.

Optimalisasi Layanan Publik di Era Digital

Penerapan GovTech dalam penyaluran bansos diharapkan dapat meminimalisasi kebocoran dan meningkatkan akurasi data penerima. Sistem terpadu ini juga diyakini akan mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah secara satu pintu.

Dengan integrasi KID sebagai identitas tunggal, pemerintah menargetkan efisiensi anggaran sekaligus transparansi penyaluran bansos. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintahan baru untuk mempercepat transformasi digital sektor publik.

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • PN Jaksel Tolak Gugatan Amran ke Tempo, Amran Tidak Puas?

    PN Jaksel Tolak Gugatan Amran ke Tempo, Amran Tidak Puas?

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Azka Al Ath-Har
    • 0Komentar

    menalar.id., – Majelis Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dalam putusan sela pada Senin (17/11/2025). Dalam amar putusannya menyatakan PN Jakarta Selatan tidak berwenang mengadili perkara ini. berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 684/Pdt.G/2025/PN Jkt.Sel. Mengutip Fajar, PN Jakarta Selatan menghukum Amar sebagai Penggugat untuk membayar biaya perkara […]

  • Bangladesh

    Pesawat Tempur F-7 Bangladesh Hantam Sekolah, 27 Orang Tewas

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Pesawat tempur F-7 BGI milik Angkatan Udara Bangladesh (BAF) dilaporkan jatuh dan menghantam bangunan sekolah di kawasan Uttara, Dhaka, Senin (21/7/2025) sore. Setidaknya, sekitar 27 orang tewas dan di antaranya 25 korban merupakan pelajar sekolah. “Total korban meninggal hingga saat ini mencapai 27 orang. Di antaranya, 25 adalah anak-anak dan satu orang pilot,” […]

  • Kejati DIY Tahan 3 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif, Negara Rugi Rp3 M

    Kejati DIY Tahan 3 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif, Negara Rugi Rp3 M

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Azka Al Ath-Har
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menahan tiga tersangka kasus korupsi kredit fiktif salah satu bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pada Kamis (4/12/2025). Ketiga tersangka berinisial PAW sebagai pegawai bank pada 2021–2023, SNSN sebagai pegawai bank pada 2023–2024, dan SAPM sebagai agen mitra Ultra Mikro. Melansir Antara, Kepala Seksi Penerangan Hukum […]

  • Bahlil Lahadalia Mengaku Tak Tahu Ada Aksi Unjuk Rasa di DPR

    Bahlil Lahadalia Mengaku Tak Tahu Ada Aksi Unjuk Rasa di DPR

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengaku tidak tahu ada aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/8/2025). Ia beralasan sibuk rapat seharian. “Rapat seharian. Belum ikuti informasi,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Bahlil menyebut tak sempat membaca berita selama rapat. […]

  • Apa yang terjadi setelah Nicolas Maduro Ditahan AS?

    Apa yang terjadi setelah Nicolas Maduro Ditahan AS?

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,.- AS menahan Presiden  Nicolas Maduro beserta Ibu Negara Cilia Flores, akhir pekan lalu di Ibu Kota Venezuela, Ciracas. Usai AS membawa Nicolas dan istrinya dari Venezuela ke AS, atas perintah Presiden Donald Trump, mereka menahan pasangan suami istri tersebut di penjara Brooklyn. Pada Senin (5/11/2025) lalu, AS melayangkan empat dakwaan kepada Maduro pada sidang […]

  • Sri Mulyani Memohon Maaf Usai Menyerahkan Jabatannya

    Sri Mulyani Memohon Maaf Usai Menyerahkan Jabatannya

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,.- Sri Mulyani memohon maaf kepada masyarakat Indonesia setelah menyerahkan jabatannya. “Tidak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang sempurna. Pasti dalam menjalankan amanah ada kekurangan, ada kekhilafan,” kata Sri Mulyani dalam pidato perpisahannya. Ia menyerahkan jabatannya kepada Menkeu yang baru, Purbaya Yudhi Sadewa, di kantor Kementerian Keuangan di Jakarta, pada Selasa (9/9/2025). “Dan […]

expand_less