Breaking News

PDIP Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Mundurkan Demokrasi

  • account_circle Nisrina
  • calendar_month Sab, 17 Jan 2026

menalar.id – Politisi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth menyatakan penolakan tegas terhadap wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Menurutnya, gagasan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai reformasi, prinsip demokrasi, serta kedaulatan rakyat yang dijamin oleh konstitusi.

Kenneth menilai pemilihan kepala daerah secara langsung merupakan capaian penting hasil perjuangan panjang masyarakat dalam merebut kembali hak politiknya.

Ia menegaskan, mekanisme tersebut bukan sekadar prosedur elektoral, melainkan wujud nyata pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam sistem demokrasi.

“Pemilihan melalui DPRD justru menggeser kekuasaan dari rakyat ke segelintir elite politik. Ini sama saja menghilangkan hak dasar rakyat untuk menentukan pemimpinnya sendiri,” ujar Kenneth dalam keterangannya, Kamis (15/1/2026).

Pilkada Langsung sebagai Prinsip Demokrasi

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu menekankan bahwa demokrasi menempatkan rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi.

Oleh karena itu, setiap upaya yang berpotensi mengurangi partisipasi rakyat dalam menentukan pemimpin daerah patut ditolak.

Ia juga menilai alasan efisiensi, stabilitas, atau penghematan biaya tidak dapat dijadikan pembenaran untuk mengubah mekanisme Pilkada.

Menurutnya, pembenahan seharusnya difokuskan pada tata kelola dan integritas pemilu, bukan dengan mencabut hak pilih masyarakat.

Kenneth menambahkan, Pilkada melalui DPRD berisiko membuka ruang politik transaksional, oligarki, dan konflik kepentingan yang semakin menjauhkan rakyat dari proses pengambilan keputusan publik.

Sikap Resmi PDIP

Penolakan tersebut sejalan dengan sikap resmi PDI Perjuangan. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan partainya tetap konsisten mendukung Pilkada langsung setelah mendengar aspirasi masyarakat dan membahasnya dalam Rapat Kerja Nasional.

Hasto menyebut Rakernas PDIP merekomendasikan pemilihan kepala daerah secara langsung sebagai sikap politik partai.

Menurutnya, mekanisme tersebut sesuai dengan amanat reformasi karena memberikan jaminan kepastian masa jabatan kepala daerah selama lima tahun dan mencegah intervensi politik parlemen.

“Dengan dipilih langsung oleh rakyat, kepala daerah memiliki tanggung jawab moral untuk menepati janji kampanyenya,” ujar Hasto di Surabaya, Sabtu (17/1/2026).

Wacana Pilkada DPRD Kembali Mencuat

Wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD kembali mengemuka setelah disampaikan Presiden Prabowo Subianto dan diusulkan oleh Partai Golkar.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan agar Pilkada mendatang dilakukan melalui DPRD dengan alasan efektivitas dan efisiensi.

Usulan tersebut memicu pro dan kontra di ruang publik, termasuk dari PDI Perjuangan yang menilai langkah itu sebagai kemunduran demokrasi.

PDIP pun menyatakan akan membuka dialog dengan partai-partai lain untuk mempertahankan Pilkada langsung sebagai perwujudan kedaulatan rakyat.

  • Penulis: Nisrina

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Best Image Optimization Plugins for WordPress in 2025 (Tested on Real Images)

    5 Best Image Optimization Plugins for WordPress in 2025 (Tested on Real Images)

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Looking for the best image optimization plugin for WordPress? To help you choose, we went hands-on with five popular options and ran our own tests. See the results of these tests here.

  • Catatan Akhir Tahun 2025: DPR di Tengah Gelombang Kritik

    Catatan Akhir Tahun 2025: DPR di Tengah Gelombang Kritik

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Sepanjang 2025, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) beberapa kali menjadi sorotan publik akibat kebijakan dan sikap para anggotanya. Sejumlah keputusan DPR memicu kritik luas dan berujung pada aksi demonstrasi di berbagai daerah. Kekecewaan masyarakat muncul karena DPR membahas dan mengesahkan sejumlah rancangan undang-undang dengan keterlibatan publik yang terbatas. Selain itu, pernyataan serta tindakan […]

  • Walkot Palembang Nyamar Jadi Ojol, Sidak Parkir Liar di Minimarket

    Walkot Palembang Nyamar Jadi Ojol, Sidak Parkir Liar di Minimarket

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Ratu Dewa, Wali Kota Palembang, berpura-pura menjadi ojek online (1/6/2025).Pada postingan Instagramnya, Ratu Dewa mengenakan jaket ojek online dan menutupi wajahnya dengan helm dan masker, ia juga mengendarai motor. Ia, mengunjungi beberapa minimarket, untuk melihat keadaan langsung parkir liar yang mengganggu warga. Juru parkir liar meminta uang kepada Ratu Dewa, meskipun minimarket tersebut ada […]

  • Riyan Hidayat Resmi Kembalikan Formulir dan Berkas Pencalonan Ketua Umum BM PAN 2026–2031

    Riyan Hidayat Resmi Kembalikan Formulir dan Berkas Pencalonan Ketua Umum BM PAN 2026–2031

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Kader muda Partai Amanat Nasional Riyan Hidayat resmi mengembalikan formulir serta berkas persyaratan pencalonan Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) periode 2026–2031. Pengembalian formulir tersebut menjadi penanda keseriusan Riyan Hidayat untuk maju membawa gagasan pembaruan dan penguatan peran strategis BM PAN sebagai organisasi kepemudaan partai. Dalam kesempatan tersebut, Riyan Hidayat […]

  • Prabowo Janji Rebut Aset Rakyat dari Swasta: Gue Akan Tarik Kembali Milik Rakyat

    Prabowo Janji Rebut Aset Rakyat dari Swasta: Gue Akan Tarik Kembali Milik Rakyat

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pengambilalihan aset-aset negara yang saat ini dikelola swasta. Ia menekankan bahwa aset negara merupakan kekayaan rakyat yang harus dikembalikan ke pangkuan negara, sesuai amanat UUD 1945. Dalam pidatonya di peringatan May Day 2025 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Prabowo menggunakan gaya bahasa khas Betawi untuk menyampaikan komitmennya. “Gue […]

  • GAM ACEH

    GAM Gelar Aksi Damai di Kantor Gubernur Aceh Tuntut Empat Pulau

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Ratusan anggota Gerakan Aceh Melawan (GAM) menggelar unjuk rasa damai di halaman Kantor Gubernur Aceh, meminta Pemerintah Pusat untuk mencabut Keputusan Mendagri yang mengalihkan empat pulau ke Sumatera Utara (Sumut), Banda Aceh, Senin (16/6/2025). Melansir dari CNNIndonesia.com, dalam aksi tersebut, para peserta juga mengibarkan bendera Bulan Bintang yang masih menjadi kontroversi. Sekitar lima […]

expand_less