Breaking News

PPP Kubu Agus Daftar Hasil Muktamar ke Kemenkum

  • account_circle Nisrina
  • calendar_month Rab, 1 Okt 2025

menalar.id – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Agus Suparmanto resmi mendaftarkan hasil Muktamar X ke Kementerian Hukum, Rabu (1/10/2025). Pendaftaran ini dilakukan sebagai syarat pengesahan kepengurusan baru periode 2025-2030.

Sekjen PPP Taj Yasin Maimoen datang langsung ke kantor Kemenkum bersama Ketua Dewan Pertimbangan PPP Muhammad Romahurmuziy dan sejumlah kader. Mereka mengenakan jas hijau berlogo Ka’bah.

“Kami taat aturan. Setelah muktamar selesai, memang harus menyerahkan hasilnya dan menunggu SK dari Kemenkum,” kata Taj Yasin.

Dalam berkas yang diserahkan, hanya ada dua nama: Agus Suparmanto sebagai ketua umum dan Taj Yasin sebagai sekretaris jenderal. Taj mengatakan Agus dipilih secara aklamasi pada muktamar di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9).

Ada tujuh berkas yang diserahkan, mulai dari AD/ART, daftar hadir, berita acara muktamar, hingga surat dari Mahkamah Partai. “Kami tinggal menunggu koreksi dari Kemenkum. Kalau bisa secepatnya disahkan, itu harapan kami,” ujar Taj.

Kubu Mardiono Juga Klaim Menang

Meski begitu, kubu lain juga mengklaim hasil muktamar. Muhamad Mardiono, yang sebelumnya menjabat Plt Ketua Umum, menyebut dirinya sah terpilih lewat aklamasi yang didukung 1.304 muktamirin.

Namun, muktamar sempat ricuh. Pendukung kedua kubu terlibat adu mulut hingga lempar kursi. Pimpinan sidang Amir Uskara kemudian mempercepat sidang dan mengetuk palu memilih Mardiono sebagai ketua umum.

Kubu Agus menolak hasil itu dan melanjutkan sidang sendiri hingga memilih Agus sebagai ketua umum.

Kemenkum Akan Ikut AD/ART

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan, Kemenkum akan menilai kepengurusan baru PPP berdasarkan AD/ART partai. Ia berharap konflik bisa diselesaikan secara internal.

“Nanti akan kita lihat siapa yang memenuhi AD/ART. Tapi saya berharap bisa selesai di dalam dulu,” kata Supratman.

Pakar Minta Islah

Pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie menilai syarat ketua umum memang harus dari kader PPP sesuai AD/ART. Ia menyebut kubu Mardiono lebih memenuhi ketentuan. Meski begitu, Jimly berharap dua pihak tidak terus berkonflik.

“Tidak usah saling mencari pasal. Duduk bersama lebih baik agar PPP bisa bangkit lagi di Pemilu 2029,” ujarnya.

Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno juga menyarankan adanya muktamar islah. “PPP butuh bersatu kalau mau kembali ke parlemen,” katanya.

  • Penulis: Nisrina

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bill Gates Pilih Indonesia untuk Peluncuran Vaksin TBC Baru

    Bill Gates Pilih Indonesia untuk Peluncuran Vaksin TBC Baru

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Pendiri Microsoft sekaligus tokoh filantropi dunia, Bill Gates, menginjak kaki di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu pagi (7/5/2025). Gates menyampaikan rencananya untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu lokasi uji coba vaksin Tuberkulosis (TBC) yang tengah ia dan yayasannya, Gates Foundation kembangkan. “Kami memiliki dua lokasi uji coba vaksin ini di Indonesia, yang akan […]

  • Polisi Jepang Tangkap 3 WNI Usai Rampok Warga di Hokota

    Polisi Jepang Tangkap 3 WNI Usai Rampok Warga di Hokota

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Polisi Prefektur Ibaraki Jepang menangkap tiga warga negara Indonesia (WNI) karena berusaha merampok rumah warga. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa aksi perampokan itu terjadi pada Januari lalu. Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, menjelaskan bahwa ketiga WNI itu ditangkap pada 30 Juni […]

  • press

    Pers Berduka! Israel Bunuh Lima Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Brutal

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Sebanyak lima jurnalis Al Jazeera dibunuh oleh pasukan Israel dalam serangan brutal di Jalur Gaza, Minggu (10/8) waktu setempat. Menurut media Qatar tersebut, korban terdiri dari seorang koresponden, seorang wartawan on-air, serta tiga operator kamera yang sedang berada di tenda mereka di Gaza. Israel mengakui bahwa serangan tersebut memang menargetkan salah satu jurnalis […]

  • TNI Dilibatkan dalam Tata Kelola Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Demi Disiplin dan Kemandirian

    TNI Dilibatkan dalam Tata Kelola Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Demi Disiplin dan Kemandirian

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan keterlibatan TNI dalam tata kelola asrama Sekolah Rakyat bertujuan untuk memperkuat disiplin para siswa. “Semangat disiplin dari TNI dan Polri bisa menjadi inspirasi bagi siswa Sekolah Rakyat. Jadi ini lebih pada penguatan disiplin,” kata Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (23/10/2025). Menurutnya, para […]

  • menagerie

    Menag: Kekerasan Seksual di Pesantren Sedikit, Media Terlalu Besarkan Isu

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menilai, selama ini media telah membesar-besarkan isu kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren. Ia mengatakan, jumlah kasus tersebut sebenarnya tidak banyak. Namun pemberitaan membuatnya seolah-olah marak terjadi. “Isu pertama belum selesai, adanya kejahatan seksual di Pondok Pesantren yang dibesar-besarkan oleh media, padahal itu hanya sedikit jumlahnya,” kata Nasaruddin […]

  • DPR Siapkan Revisi UU MK, Klaim Tak Berkaitan Pemisahan Pemilu

    Putusan MK Pisahkan Pemilu 2029, KPU Lega, Parpol Waswas

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Mahkamah Konstitusi (MK) resmi memutuskan bahwa pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) nasional dan daerah akan dipisah mulai tahun 2029. Putusan itu tertuang dalam Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang diajukan oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Dengan aturan baru ini, pemilu nasional nantinya hanya akan memilih anggota DPR, DPD, serta presiden dan wakil presiden. Sementara […]

expand_less