Prabowo Kembali Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi
- account_circle Nazula Destiyana
- calendar_month Sen, 12 Jan 2026

menalar.id,. – Presiden Prabowo Subianto meresmikan kembali 166 Sekolah Rakyat di 34 provins, Banjarbaru, Senin (12/1/2026). Ia menjelaskan alasan utama kabinetnya bersikeras mendirikan sekolah rakyat.
Hal ini upaya negara untuk memutus rantai kemiskinan yang terjadi oleh kebanyakan anak-anak Indonesia. Prabowo menganggap masyarakat miskin merupakan tanggung jawab negara.
Ia menilai, Indonesia tijdvak menganut paham negara neoliberal yang hanya berfokus pada pengelolaan ekonomi demi kepentingan segelintir orang terkaya. Prabowo menolak pandangan tersebut karena kekayaan kelompok 0,1% teratas akan secara otomatis menggerakkan perekonomian masyarakat bawah melalui mekanisme “menetes ke bawah”.
“Ada pemikiran selama ini pemikiran neoliberal, biar yang kaya enggak apa-apa, 0,1% lama-lama menurut teori ini karena pertumbuhan kekayaan menumpuk, enggak apa-apa menumpuk di atas, lama-lama menetes ke bawah, ini teori,” Katanya.
Menurut Prabowo, teori tersebut tidak pernah terbukti mampu menciptakan kesejahteraan yang merata. Ia menilai pendekatan itu justru gagal menjawab persoalan ketimpangan sosial yang dihadapi banyak negara.
Ia juga menegaskan Indonesia tidak cocok menerapkan model ekonomi neoliberal dalam praktik bernegara.
“Kenyataannya netesnya kapan sampai ke bawah? Jangan-jangan netesnya 300 tahun, kita sudah mati semua, ini menurut saya, tidak tepat untuk kita, untuk negara seperti kita,” tegas Prabowo.
Penulis Nazula Destiyana
Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.
