Breaking News

Prabowo: Cita-Cita Kita Masih Jauh, 29 Juta Rakyat Belum Punya Rumah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 21 Des 2025

menalar.id,. – Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa sebanyak 29 juta warga Indonesia belum memiliki rumah, pada Sabtu (20/12/2025). Hal tersebut menandakan banyaknya tunggakan tugas pemerintah pusat dalam sektor perumahan.

Prabowo menyatakan data tersebut saat menghadiri akad massal 50.030 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Melansir Tirto, ia mengungkapkan kegembiraan sekaligus kesadarannya terhadap cita-cita bangsa masih jauh.

“Hari ini saya merasa gembira walaupun saya sadar perjalanan masih jauh, cita-cita kita masih jauh. 29 juta rakyat kita masih belum punya rumah,” ungkapnya.

Prabowo menilai pemerintah perlu menyelesaikan persoalan perumahan secara menyeluruh dan tidak bisa dalam waktu cepat. Ia meminta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait untuk mencari solusi atas masalah tersebut.

“Jadi, Pak Ara, kerja keras ya, semua menteri, kita kompak. Kita cari jalannya. Kalau ada kehendak pasti ada jalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyoroti Indonesia yang memiliki potensi besar dalam sumber daya alam. Ia menyebut negara belum mengelola kekayaan tersebut secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

“Negara kita kaya, tapi kita kadang-kadang harus koreksi diri, kadang-kadang kita kurang pandai mengelola kekayaan kita. Sekarang harus kita kelola dengan baik,” pungkasnya.

Prabowo menekankan bahwa negara perlu menjalankan penegakan hukum secara tegas dan membangun pemerintahan yang bersih. Ia menyebut langkah tersebut menjadi fondasi utama pembangunan, termasuk di sektor perumahan.

“Kita harus tegakkan hukum, tegakkan peraturan. Negara harus hadir tapi negara juga harus bersih. Pemerintah harus bersih, pemerintah tidak bisa mengizinkan institusi-institusinya korupsi,” ucapnya.

Mengutip Detik, Prabowo menegaskan komitmennya untuk menertibkan aparat yang melakukan penyelewengan. Ia memastikan bahwa kekayaan Indonesia akan memberi manfaat nyata bagi rakyat.

“Saya bertekad berusaha untuk membersihkan aparat, karena aparat adalah yang akan meneruskan dan memberi pelayanan kepada rakyat, kalau yang memberi pelayanan tidak baik dan tidak jujur, saya kita kekayaan terus akan tidak sampai ke rakyat,” tegasnya.

Mengutip Kompas, Prabowo menegaskan bahwa para menteri tidak perlu menunjukkan kesetiaan kepadanya secara pribadi. Ia menekankan agar mereka mengutamakan kesetiaan kepada Republik dan rakyat.

“Saya minta ke mereka (para menteri), jangan setia kepada Prabowo. Prabowo datang, Prabowo bisa pergi. Prabowo manusia. Setia kepada Republik, setia kepada rakyat!” tegasnya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tongkonan Ka’pun Usia 300 Tahun Dibongkar, Eksekusi Picu Bentrok Warga-Aparat

    Tongkonan Ka’pun Usia 300 Tahun Dibongkar, Eksekusi Picu Bentrok Warga-Aparat

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Tongkonan Ka’pun yang telah berdiri sekitar tiga ratus tahun bersama enam lumbung, dua rumah adat Toraja, dan satu rumah semi permanen di Kelurahan Rante Kurra, Kecamatan Kurra, Kabupaten Tana Toraja kini rata dengan tanah. Eksekusi dilakukan pada Jumat (5/12/2025) berdasarkan surat Pengadilan Negeri Makale Nomor W22-U10/1080/HPDT/12/2025 yang ditandatangani Ketua PN Makale Medi Rapi […]

  • minyak

    Iran Serang AS Hingga Sebabkan Harga Minyak Turun 6%

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Iran meluncurkan serangan rudal ke pangkalan militer AS Al Udeid di Qatar. Serangan itu sebagai respons kuat terhadap serangan Amerika Serikat pada akhir pekan lalu terhadap fasilitas nuklir Iran. Hal ini menyebabkan harga minyak anjlok lebih dari enam persen, Senin (23/6/2025). Menjelang pukul 18.15 GMT, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate turun […]

  • Di Balik Kebijakan PPATK Blokir Rekening Dorman

    Di Balik Kebijakan PPATK Blokir Rekening Dorman

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengumumkan pemblokiran sementara rekening dorman atau rekening pasif yang tidak menunjukkan aktivitas transaksi selama 3 hingga 12 bulan. Langkah ini bertujuan meminimalkan penyalahgunaan rekening oleh pihak tidak bertanggung jawab. Berdasarkan analisis selama lima tahun terakhir, PPATK menemukan banyak kasus rekening dorman dimanfaatkan untuk kejahatan tanpa sepengetahuan pemiliknya. […]

  • Maxim Indonesia Desak Kemenhub Tinjau Ulang Rencana Kenaikan Tarif Ojol

    Maxim Indonesia Desak Kemenhub Tinjau Ulang Rencana Kenaikan Tarif Ojol

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Maxim Indonesia mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengkaji kembali rencana penyesuaian tarif berbasis zonasi untuk layanan ojek dan taksi online. Perusahaan ride-hailing ini menilai kebijakan tersebut berpotensi mengganggu ekosistem transportasi daring dan memberatkan berbagai pihak terkait. Government Relation Specialist Maxim Indonesia  Muhammad Rafi Assagaf menyatakan masyarakat sebagai pengguna jasa akan menjadi pihak yang […]

  • Bill Gates Pilih Indonesia untuk Peluncuran Vaksin TBC Baru

    Bill Gates Pilih Indonesia untuk Peluncuran Vaksin TBC Baru

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Pendiri Microsoft sekaligus tokoh filantropi dunia, Bill Gates, menginjak kaki di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu pagi (7/5/2025). Gates menyampaikan rencananya untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu lokasi uji coba vaksin Tuberkulosis (TBC) yang tengah ia dan yayasannya, Gates Foundation kembangkan. “Kami memiliki dua lokasi uji coba vaksin ini di Indonesia, yang akan […]

  • Haedar Nashir: Peringatan Hari Lahir Pancasila Harus Jadi Komitmen Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

    Haedar Nashir: Peringatan Hari Lahir Pancasila Harus Jadi Komitmen Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen nilai dan moral kebangsaan, bukan sekadar acara seremonial belaka. Pernyataan ini ia sampaikan dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (1/6/2025). “Jadikan momentum kelahiran Pancasila sebagai komitmen nilai dan moral kebangsaan untuk merefleksikan […]

expand_less