Breaking News

Pemerintah Terapkan PPh 22 di Marketplace, Shopee Tunggu Aturan Resmi

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Sel, 1 Jul 2025

menalar.id – Pemerintah mewajibkan marketplace memungut PPh Pasal 22 untuk setiap transaksi perdagangan online. Saat ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan masih menyusun aturan tersebut. Shopee Indonesia pun belum mengambil langkah lebih lanjut karena masih menunggu regulasi resmi oleh para merchant di e-commerce.

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang, menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa mendahului keputusan Kementerian Keuangan selaku regulator. Karena itu, Shopee masih menunggu kebijakan resmi sebelum menerapkan pungutan tersebut.

“Kalau secara publik kita sudah sama-sama baca, tapi secara kebijakan, kami masih menunggu. Kami tidak bisa mendahului keputusan kementerian terkait,” ujar Balques di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (1/7/2025).

Balques menyatakan bahwa Shopee pada prinsipnya akan mematuhi aturan pemerintah. Namun hingga kini, pihaknya masih menunggu skema pajak yang akan diberlakukan oleh otoritas terkait.

“Kami akan mengikuti komunikasi kebijakan yang dibangun pemerintah. Kita lihat bersama seperti apa pelaksanaannya nanti,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Shopee belum bisa memberikan pernyataan lebih jauh karena pembahasan kebijakan masih berlangsung.

“Yang bisa saya katakan, Shopee akan mengikuti dan mematuhi kebijakan yang ditetapkan,” sambungnya.

Penjelasan Pihak Kemenkeu

Sementara itu, Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu, menegaskan bahwa penerapan PPh Pasal 22 bukanlah pajak baru. Melainkan bagian dari reformasi administrasi perpajakan untuk meningkatkan kepatuhan pajak (tax compliance), khususnya di sektor informal.

DJP secara rutin melakukan perbaikan sistem administrasi perpajakan setiap tahun untuk mengejar target penerimaan negara. Ia menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan formal dan materiil wajib pajak.

“Kami terus memperbaiki administrasi setiap tahun untuk mendukung target penerimaan negara,” jelasnya saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Febrio juga menegaskan bahwa UMKM atau pedagang e-commerce dengan pendapatan di bawah Rp 500 juta per tahun tidak dikenakan pajak alias bebas PPh 0,5 persen.

“Seperti tertuang dalam UU HPP, UMKM yang omzetnya di bawah Rp 500 juta tetap tidak dikenakan pajak. Ini bentuk dari PTKP bagi pelaku usaha kecil,” terang Febrio.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dedi Mulyadi Kirim Anak Nakal ke Barak Militer, DPR kritik Program

    Dedi Mulyadi Kirim Anak Nakal ke Barak Militer, DPR kritik Program

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengumumkan rencananya untuk menyerahkan anak-anak yang dianggap “nakal” kepada institusi TNI dan Polri. Ia sampaikan wacana ini saat menghadiri perayaan HUT ke-26 Kota Depok di Jalan Margonda Raya, pada Jumat (25/4/2025). Pemerintah Province (Pemprov) Jawa Barat akan menerapkan program ini mulai 2 Mei 2025. Beberapa daerah dan kepala […]

  • DPR Siap Sahkan RUU KUHAP, Kritik Soal Proses Menguat

    DPR Siap Sahkan RUU KUHAP, Kritik Soal Proses Menguat

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id -, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah akan mengesahkan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dalam rapat paripurna hari ini, Selasa (18/11/2025). Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal memastikan pengesahan itu sudah masuk agenda resmi dan akan diketok pada sidang pagi ini. Agenda paripurna ke-8 yang tertera di situs DPR mencantumkan pengambilan […]

  • harvard menang

    Harvard Menang Lawan Trump, Mahasiswa Asing Akan Belajar Kembali

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Harvard University menang melawan kebijakan Presiden AS, Donald Trump, yang melarang Harvard menerima mahasiswa asing. Pengadilan Federal Boston menetapkan keputusan ini, pada Kamis (29/5/2025). Sebelumnya, pada (22/5), Trump mengeluarkan larangan tersebut yang langsung mengancam status hukum lebih dari 5.000 mahasiswa dan peneliti internasional di Harvard. Karena hal itu, mahasiswa dan para peneliti akan […]

  • baterai ev

    Investasi Rp96 Triliun! Indonesia Resmi Masuki Era Industri Baterai EV

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden RI Prabowo Subianto resmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek ekosistem baterai kendaraan listrik (EV) terbesar di Asia, Karawang, Jawa Barat, pada Minggu (29/6/2025). Proyek ini melibatkan total investasi senilai US$ 5,9 miliar atau sekitar Rp96,04 triliun. Sekiranya kurs Rp16.278 per US$, hal ini mencakup rantai produksi dari hulu hingga hilir. Hasil […]

  • airlangga

    Airlangga Ancam “Pagari Laut” Jika UE Tak Adil soal Tuna Indonesia

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, meminta Uni Eropa memberi perlakuan khusus pada komoditas ikan dari Indonesia. Ia menyampaikan hal itu kepada Komisioner Perdagangan Uni Eropa Maros Sefcovic. Pertemuan tersebut membahas Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA). Kemitraan tersebut membuka peluang pasar Indonesia ke Eropa. Bahkan, ada harapan untuk bebas tarif […]

  • PW IPM Banten: SPMB Banten 2025 Kacau, DISDIKBUD harus Transparan dan Evaluasi Menyeluruh!

    PW IPM Banten: SPMB Banten 2025 Kacau, DISDIKBUD harus Transparan dan Evaluasi Menyeluruh!

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id., — Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Provinsi Banten melalui Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik menyatakan keprihatinan mendalam atas pelaksanaan Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) Provinsi Banten Tahun 2025 yang sarat dengan kekacauan. Sistem yang seharusnya menjadi jalan masuk bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan secara adil dan merata justru diwarnai dengan ketidakpastian, […]

expand_less