Breaking News

Komnas Perempuan: Lembaga Rujukan Utama dengan Pengaruh yang Terus Meningkat

  • account_circle Alfa
  • calendar_month Sen, 24 Mar 2025

menalar.id – Selama lima tahun terakhir, Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) terus berkembang sebagai lembaga rujukan utama dalam isu penghapusan kekerasan dan perlindungan hak-hak perempuan. Pengaruh lembaga ini juga semakin kuat, terutama dalam advokasi kebijakan terkait kekerasan seksual dan penghapusan aturan diskriminatif.

Dalam laporan pertanggungjawaban publik periode 2020-2025, Andy memaparkan tiga indikator utama yang menunjukkan pertumbuhan Komnas Perempuan sebagai lembaga andalan dalam isu ini. Salah satu fokus utama mereka adalah isu femisida, yaitu pembunuhan berbasis jender. Sejak 2017, Komnas Perempuan mulai menyoroti femisida sebagai isu khusus, meskipun sebelumnya kasus semacam ini telah menjadi perhatian sejak awal berdirinya lembaga tersebut.

Andy mencontohkan kasus pembunuhan Ita Martadinata yang berkaitan dengan Tragedi Mei 1998. Saat itu, kasus ini lebih dikaitkan dengan perlindungan saksi dan korban dalam konteks hak asasi manusia (HAM), tanpa menggunakan istilah femisida. Sejak lima tahun terakhir, Komnas Perempuan rutin merilis kajian tahunan tentang femisida meskipun data yang tersedia masih terbatas pada pemantauan media. Upaya ini berhasil meningkatkan kesadaran publik mengenai istilah dan urgensi penanganan femisida.

Selain itu, salah satu pencapaian utama Komnas Perempuan dalam lima tahun terakhir adalah pengesahan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Pengaruh lembaga ini semakin kuat, khususnya dalam dua isu utama: kekerasan seksual dan kebijakan diskriminatif. Dari 170 rekomendasi kebijakan yang dikeluarkan Komnas Perempuan, setidaknya 62 telah ditindaklanjuti oleh pemerintah dan pihak terkait.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas, Anak, Perempuan, dan Pemuda di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Woro Srihastuti Sulistyaningrum, mengapresiasi dedikasi Komnas Perempuan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan serta menghapus kekerasan dan diskriminasi berbasis gender. Ia menekankan bahwa laporan pertanggungjawaban ini mencerminkan komitmen kuat dan kerja keras lembaga tersebut dalam lima tahun terakhir.

Menurut Woro, forum pertanggungjawaban ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi tetapi juga sebagai pengingat bahwa perjuangan masih panjang. Perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi menghadirkan tantangan baru dalam memastikan perlindungan hak-hak perempuan. Oleh karena itu, laporan ini menjadi pijakan untuk memperkuat strategi ke depan.

Ketua Komisi XIII DPR, Willy Aditya, juga memberikan apresiasi terhadap transparansi dan akuntabilitas Komnas Perempuan dalam menggunakan dana publik. Menurutnya, laporan pertanggungjawaban ini menjadi contoh praktik baik bagi lembaga lain dalam menjaga demokrasi yang berlandaskan transparansi.

Meski telah mencapai banyak kemajuan, tantangan dalam melindungi hak-hak perempuan di Indonesia masih besar. Oleh karena itu, sinergi antar pemangku kepentingan perlu diperkuat agar perjuangan dalam menghapus kekerasan terhadap perempuan terus berlanjut.

  • Penulis: Alfa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejati Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi ZIS BAZNAS, Negara Rugi Rp16,6 Miliar

    Kejati Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi ZIS, Negara Rugi Rp16,6 Miliar

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Azka Al Ath-Har
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Kejaksaan Tinggi (Kejati) menetapkan tersangka baru dengan inisial SL (40) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang periode 2021 hingga 2024. sebelumnya, kejati menetapkan empat pimpinan BAZNAS sebagai tersangka. Melansir CNN Indonesia, Kepala Kejati Sulawesi Selatan (Sulsel) Didik Farkhan Alisyahdi menjelaskan bahwa SL […]

  • Setwapres Tanggapi Akun Judol yang Difollow Gibran

    Setwapres Tanggapi Akun Judol yang Difollow Gibran

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Sekretariat Wakil Presiden memberikan klarifikasi mengenai akun Instagram Wapres RI Gibran Rakabuming Raka mengikuti akun judi online (judol). Menurut Setwapres berdasarkan data digital, akun tersebut dibuat sejak November 2022 dan mengubah nama akun sebanyak tujuh kali, Jakarta (4/6/2025). Setwapres memaparkan bahwa perubahan akun media sosial bukanlah sesuatu yang baru. Menurutnya akun dengan sejumlah pengikut […]

  • Jerome

    Jerome Polin Dapat Tawaran Jadi Buzzer, Bukti Bobroknya Pemerintah?

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Youtuber Edukasi Jerome Polin, tengah menjadi sorotan usai membagikan tangkapan layar pesan yang diduga berasal dari seorang admin buzzer. Dalam pesan tersebut, Jerome ditawari untuk mengunggah konten berisi ajakan perdamaian antara masyarakat dengan Pemerintah, Brimob, dan DPR. Ia membeberkan bahwa pesan tersebut dikirim ke salah satu nomor agensinya, padahal tak memiliki kaitan dengan […]

  • 108 Titik Tambang Galian C di Kaltim Diawasi Ketat Cegak Pelanggaran

    108 Titik Tambang Galian C di Kaltim Diawasi Ketat Cegah Pelanggaran

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas tambang galian C di wilayahnya. Mereka memantau 108 titik tambang secara berkala guna mencegah praktik ilegal, khususnya yang mengancam kawasan konservasi dan ruang terbuka hijau (RTH). Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, menegaskan komitmen pengawasan ketat. “Kami melakukan pemantauan rutin untuk […]

  • Modus Pemerasan RPTKA: Oknum Kemnaker Raup Rp53 Miliar dari TKA

    Modus Pemerasan RPTKA: Oknum Kemnaker Raup Rp53 Miliar dari TKA

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan kronologi dan modus operandi dugaan pemerasan serta gratifikasi dalam proses penerbitan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK Budi Sukmo Wibowo menyatakan praktik ini menargetkan tenaga kerja asing yang ingin bekerja di Indonesia. “Dengan cara yaitu para tenaga kerja asing ini […]

  • Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menyampaikan apabila Presiden Prabowo Subianto akan menaikkan anggaran riset nasional hingga 50%.

    Kepala BRIN: “Prabowo Janji Naikkan Anggaran Riset Hingga 50%”

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menyampaikan apabila Presiden Prabowo Subianto akan menaikkan anggaran riset nasional hingga 50%. Arif menyampaikan hal tersebut usai rapat dengan sekitar 1.200 guru besar, rektor, dan dekan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (15/1/2026). Arif menilai pertemuan tersebut membawa kabar positif bagi dunia riset nasional. Ia […]

expand_less