Sekretaris Kabinet Temui Anindya Bakrie, Kadin Dukung Program Prioritas Prabowo
- account_circle Nisrina
- calendar_month Sab, 17 Jan 2026

menalar.id – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bertemu dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie untuk membahas dukungan dunia usaha terhadap program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Melansir Tempo, pertemuan berlangsung di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, Jumat (16/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Teddy menerima laporan sekaligus berdiskusi mengenai prioritas program Kadin tahun 2026.
“Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk mendengarkan laporan sekaligus berdiskusi mengenai prioritas program Kadin tahun 2026,” tulis akun media sosial Sekretariat Kabinet.
Teddy dan Anindya membahas program Quick Win Kadin 2025, antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Selain itu, pertemuan juga menyinggung dukungan Kadin terhadap program Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Sekretariat Kabinet juga menyebut Teddy memberikan masukan terkait peran Kadin dalam mendukung agenda luar negeri Presiden Prabowo.
“Sekretaris Kabinet memberikan masukan terkait potensi kontribusi Kadin GEO (Global Engagement Office) untuk mendukung agenda kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Inggris serta partisipasi Indonesia dalam World Economic Forum di Davos,” tulis akun tersebut.
Dalam kesempatan itu, Anindya Bakrie menegaskan komitmen Kadin untuk sejalan dengan arah kebijakan pemerintah.
Ia menyatakan Kadin siap bekerja sama dengan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kadin berkomitmen untuk terus bergotong royong dalam semangat Indonesia Incorporated guna mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Anindya.
Sebelumnya, pemerintah meminta dukungan Kadin dalam menjalankan berbagai program strategis nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan pentingnya peran dunia usaha dalam mendukung kebijakan pemerintah.
“Ini semua angka yang besar, dan kami mohon agar pengurus Kadin terus mendorong berbagai program yang sudah disiapkan oleh pemerintah,” kata Airlangga saat Rapimnas Kadin di Jakarta Pusat (1/12/2025).
Sebagai informasi, belanja negara dalam APBN 2026 tercatat sebesar Rp 3.842,7 triliun, sementara pendapatan negara mencapai Rp 3.153,6 triliun.
Pemerintah menargetkan defisit anggaran sebesar Rp 689,2 triliun atau 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
- Penulis: Nisrina
