Breaking News

APBN 2026: Penghasilan Warga Bisa Tembus Rp7,7 Juta

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026

menalar.id., – Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 memperkenalkan indikator pembangunan baru. Alasan pemerintah memasukkan indikator ini untuk memastikan pengelolaan APBN berjalan lebih terukur dan berkualitas.

Kemudian, pemerintah menetapkan gross national income (GNI) per kapita atau pendapatan nasional bruto per orang per tahun sebagai indikator pembangunan baru dalam UU APBN 2026. Pemerintah menargetkan GNI per kapita sebesar US$ 5.520 atau setara Rp 92,68 triliun dengan asumsi kurs Rp 16.791 per dolar AS.

Target tersebut tentu meningkat dibandingkan sasaran tahun 2025 dalam RPJMN 2025–2029 yang berada di level US$ 5.410 atau sekitar Rp 90,92 triliun. Adapun isi dari Pasal 49 UU 17/2025, yaitu:

Gross national income per kapita sebesar USD 5.520 (lima ribu lima ratus dua puluh dolar Amerika Serikat).”

Apabila melihat secara bulanan, pemerintah menargetkan GNI per kapita mencapai sekitar Rp 7,72 juta per bulan. Angka ini naik dari target GNI per kapita sepanjang 2025, yaitu Rp 7,57 juta per bulan.

Target APBN 2026

Selain menetapkan target pendapatan nasional bruto, pemerintah juga mengarahkan APBN 2026 untuk mendorong pembangunan yang lebih berkualitas melalui berbagai indikator lain. Pemerintah menargetkan penurunan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 37,14%.

Pemerintah juga membidik indeks kualitas lingkungan hidup mencapai 76,67. Dengan menekan angka kemiskinan ke kisaran 6,5–7,5%, serta menurunkan tingkat pengangguran terbuka menjadi 4,44–4,96%.

Selain itu, pemerintah menargetkan penurunan rasio gini ke rentang 0,377–0,380, menekan kemiskinan ekstrem hingga 0–0,5%. Selain itu pemerintah akan meningkatkan indeks modal manusia menjadi 0,57.

Kendati demikian, pemerintah menggunakan APBN 2026 untuk meningkatkan indeks kesejahteraan petani hingga 0,7731 serta mendorong proporsi penciptaan lapangan kerja formal mencapai 37,95 %.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jurnalis Detik.com Hapus Artikel Imbas Dari Mendapat Ancaman

    Jurnalis Detik.com Hapus Artikel Imbas Dari Mendapat Ancaman

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Beberapa hari terakhir, seorang jurnalis detik.com mengalami intimidasi dari orang tak dikenal setelah menerbitkan tulisan yang membahas keterlibatan militer dalam jabatan sipil. Artikel tersebut tayang di rubrik kolom detik.com pada (22/5/2025). Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menyoroti insiden ini sebagai bentuk upaya pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi dan berpendapat warga sipil. Koordinator AJI Indonesia, […]

  • IHSG Tersendat di Zona Merah, Saham Baru FORE Jadi Primadona

    IHSG Tersendat di Zona Merah, Saham Baru FORE Jadi Primadona

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu siang (16/4/2025) dengan penurunan tipis 0,13% ke level 6.433,2. Posisi ini membuat IHSG tetap terjebak di area batas antara zona hijau dan merah. Analis PT Samuel Sekuritas menjelaskan kondisi pasar yang kurang bergairah. “IHSG tidak menunjukkan pergerakan drastis dan terus tertahan di dekat batas zona […]

  • Dua TNI dan Brimob Tersangka Penembakan Polisi: Ada Apa di Balik Jaringan Judi Sabung Ayam?

    Dua TNI dan Brimob Tersangka Penembakan Polisi: Ada Apa di Balik Jaringan Judi Sabung Ayam?

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Tim investigasi gabungan berhasil mengungkap kasus penembakan yang menewaskan tiga anggota polisi di Way Kanan, Lampung. Mereka menetapkan tiga tersangka, termasuk dua anggota TNI aktif (Kopka Basar dan Peltu Lubis) serta seorang anggota Brimob (Bripda Kapri Sucipto). Polisi Klaim Saksi Mata Lihat Prajurit TNI Tembak Tiga Polisi Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika, mengatakan saksi […]

  • india

    Uttarkashi India Dilanda Banjir Bandang, Empat Orang Tewas

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Empat orang dilaporkan tewas setelah banjir bandang melanda Distrik Uttarkashi di negara bagian Uttarakhand, India, Selasa (5/8/2025). Menurut laporan Times of India, bencana ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Kheer Ganga. Lalu memicu banjir bandang yang merusak sejumlah bangunan, termasuk rumah dan hotel di Desa Dharali yang […]

  • Fajar Alfian/Muhammad Rian Rian Ardianto berhasil mengamankan tiket semifinal Indonesia Open 2025. Setelah menndukkan pasangan ganda putra asal China, Huang Di/Liu Yang dalam laga sengit di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (6/6/2025).

    Fajar/Rian Tembus Semifinal Indonesia Open 2025 Usai Taklukkan Ganda China

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Fajar Alfian/Muhammad Rian Rian Ardianto berhasil mengamankan tiket semifinal Indonesia Open 2025. Setelah menndukkan pasangan ganda putra asal China, Huang Di/Liu Yang dalam laga sengit di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (6/6/2025). Pada pertandingan perempat final tersebut m Fajar/Rian menampilkan performa sempurna. Mereka menang dengan skor 21-19, 23-21 hanya dalam waktu 52 menit.  Sebagai […]

  • Pelajar Tewas di Matraman Gegara Lubang di Jalan, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Seorang pelajar meninggal usai melewati lubang di jalan saat mengendarai sepeda motor di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026) pagi. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, saat kondisi lalu lintas di kawasan tersebut masih relatif sepi. Warga sekitar pertama kali melihat korban dengan kondisi tergeletak di jalan dengan menggunakan seragam sekolah tanpa […]

expand_less