Breaking News

PBNU Dorong Peran Ulama Masuk dalam Sejarah yang Ditulis Ulang

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Ming, 15 Jun 2025

menalar.id,. – Pemerintah saat ini gencar mengerjakan proyek penulisan ulang sejarah Indonesia. Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyatakan, proyek ini ditargetkan selesai pada Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendesak agar kontribusi ulama dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan peradaban Indonesia tercantum dalam penulisan ulang sejarah.

“Kita ingin penulisan sejarah ini juga memperhatikan perspektif dan peran ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, serta peran mereka dalam membangun peradaban bangsa,” ujar Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla saat ditemui di Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Gus Ulil, sapaan akrabnya, menilai selama ini narasi sejarah Indonesia masih minim mengakui peran ulama. Menurutnya, banyak bagian historiografi nasional yang masih mengandung perspektif kolonial.

Karena itu, ia mendukung langkah Kementerian Kebudayaan merevisi sejarah nasional. “Langkah Menbud untuk menulis sejarah nasional yang berwawasan Indonesia ini kita dukung,” tegasnya.

PBNU juga mengapresiasi upaya pemerintah menciptakan sejarah yang lebih Indonesia-sentris. “Kita mendukung pembuatan sejarah nasional yang lebih memperhatikan perspektif Indonesia,” tambahnya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan, proyek penulisan ulang sejarah merupakan program prioritasnya sejak awal menjabat. Pasalnya, pembaruan historiografi Indonesia sudah lama tertunda.

Ia menyebut banyak temuan baru yang perlu dimasukkan, seperti fakta bahwa Islam sudah masuk ke Indonesia sejak abad ketujuh Masehi. “Ini berbeda 600 tahun dengan narasi selama ini yang menyatakan Islam baru masuk pada abad ke-13,” jelasnya.

Sejarah Ditulis dengan Tone Positif

Sebelumnya, Fadli Zon menegaskan penulisan ulang sejarah akan mengedepankan narasi positif dan Indonesia-sentris. Tujuannya, menghilangkan bias kolonial, memperkuat persatuan bangsa, dan membuat sejarah lebih relevan bagi generasi muda.

“Kita tidak ingin fokus mencari kesalahan. Setiap zaman pasti ada kekurangan, tapi kita ingin menonjolkan hal-hal positif dari era Bung Karno hingga Jokowi,” ujarnya di Cibubur, Jawa Barat, Minggu (1/6/2025).

Proyek ini melibatkan 113 penulis, 20 editor jilid, dan tiga editor umum, termasuk sejarawan. Menbud memastikan prosesnya transparan dan melibatkan berbagai pihak.

sejarah dengan tone positif, asalkan tetap berdasarkan fakta. Ia menegaskan, positif di sini bukan berarti menutupi kesalahan, melainkan mengungkap peristiwa secara jujur.

Tone positif berarti data dan fakta diungkap apa adanya. Tidak ada maksud memoles sejarah demi kepentingan tertentu,” tegas Pigai di Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Kementerian HAM akan terlibat untuk memastikan keakuratan fakta, terutama terkait keadilan sejarah. “Jika ada peristiwa yang sengaja ditutupi, itu namanya ketidakadilan. Kebenaran harus diungkap,” pungkasnya.

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jurnalis Asal Banjarbaru Tewas Dibunuh, Oknum TNI AL Jadi Tersangka

    Jurnalis Asal Banjarbaru Tewas Dibunuh, Oknum TNI AL Jadi Tersangka

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Alfa
    • 0Komentar

    menalar.id – Kasus kematian jurnalis asal Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Juwita (23) menemukan titik terang. Korban ternyata dibunuh oleh oknum anggota TNI AL berinisial J. Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap membenarkan jika peristiwa yang terjadi di Jalan Gunung Kupang, Kabupaten Banjar itu dilakukan oleh oknum TNI AL. “Benar, pembunuhan dilakukan […]

  • BUMN

    RUU BUMN Ketuk Palu , Kementerian BUMN Resmi Jadi Badan Pengaturan

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi undang-undang. RUU ini disahkan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026, Kamis (2/10/2025). Pengesahan dilakukan setelah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta persetujuan anggota dewan terkait rancangan revisi UU BUMN. […]

  • Dibayar Rp150 Ribu: Nasib Warga Sipil dalam Operasi Pemusnahan Amunisi TNI

    Dibayar Rp150 Ribu: Nasib Warga Sipil dalam Operasi Pemusnahan Amunisi TNI

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkap praktik berbahaya dalam proses pemusnahan amunisi TNI di Garut, Jawa Barat, yang melibatkan 21 warga sipil dengan upah harian Rp150.000. Anggota Komnas HAM Uli Parulian Sihombing menjelaskan bahwa para pekerja ini tidak memiliki sertifikasi resmi maupun alat pelindung diri yang memadai saat menangani bahan peledak. […]

  • Polisi Tutup Akses Konvoi Takbiran, 2.500 Personel Dikerahkan

    Polisi Tutup Akses Konvoi Takbiran, 2.500 Personel Dikerahkan

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Polda Metro Jaya memberlakukan penyekatan di perbatasan Jakarta untuk mengantisipasi konvoi malam takbiran. Kepolisian menegaskan larangan konvoi karena berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keselamatan warga. 2.500 Personel Dikerahkan untuk Pengamanan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman, menegaskan jika pawai membahayakan akan lakukan tindakan. “Kami melarang konvoi. Aktivitas rutin tidak masalah, tetapi jika berupa […]

  • Prabowo Beri Peringatan Keras ke Kabinet: Kerja Cepat atau Tinggalkan

    Prabowo Beri Peringatan Keras ke Kabinet: Kerja Cepat atau Tinggalkan

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Presiden Prabowo Subianto memberikan teguran keras kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk bekerja dengan tempo cepat. Kepala Negara itu bahkan tak segan mengancam akan meninggalkan menteri yang dinilai lamban dalam menjalankan tugas. Prabowo menyampaikan peringatan ini saat menghadiri peletakan batu pertama proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Kawasan Artha […]

  • Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 6,4%, Capai US$430,4 Miliar

    Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 6,4%, Capai US$430,4 Miliar

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id – Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia meningkat 6,4% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan I 2025 menjadi US$430,4 miliar (sekitar Rp7.024,36 triliun). Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan triwulan IV 2024 yang sebesar 4,3% dengan nilai US$424,8 miliar. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa kenaikan ini terutama berasal dari sektor publik. “Perkembangan posisi […]

expand_less