Breaking News

Hasto Dituntut 7 Tahun, PDIP Belum Pastikan Pengganti Sekjen

  • account_circle Nisrina
  • calendar_month Jum, 4 Jul 2025

menalar.id- Politikus PDIP Guntur Romli mengatakan belum ada informasi soal pergantian Sekretaris Jenderal partai usai Hasto Kristiyanto dituntut tujuh tahun penjara. Ia menyebut, kongres PDIP tahun ini  menjadi momen penentu, Jumat (4/7/2025).

“Saat ini masih Bapak Hasto Kristiyanto. Pergantian Sekjen biasanya dilakukan di Kongres,” kata Guntur.

Guntur mengungkapkan bahwa seluruh pengurus DPP akan demisioner saat kongres. Setelah itu, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri akan menyusun struktur kepengurusan baru.

Hasto Kristiyanto didakwa melanggar Pasal 21 Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 21 Tahun 2001 (UU Tipikor) juncto Pasal 65 ayat 1 Kitab Undang-Undang Pidana (KUHP) untuk perbuatan korupsinya. Ia juga dituntut melanggar Pasal 5 Ayat (1) UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1

Jaksa Penuntut Umum dari KPK, Wawan Yunarwanto, membacakan tuntutan untuk Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis, 3 Juli 2025. Jaksa juga meminta hakim menjatuhkan denda Rp600 juta. Jika tak dibayar, denda diganti kurungan enam bulan penjara.

Jaksa menyebut Hasto tak mengakui perbuatannya dan tidak mendukung pemberantasan korupsi. Hal itu memberatkan tuntutan. Sebaliknya, sikap sopan di persidangan, belum pernah dihukum, dan punya tanggungan keluarga jadi alasan yang meringankan.

Hasto Kristiyanto meminta kader dan simpatisan PDIP tetap tenang setelah jaksa menuntutnya tujuh tahun penjara. Ia menyebut tindakannya sebagai bentuk pengorbanan.

“Percayalah bahwa kebenaran akan menang,” terang Hasto usai sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2025).

Ia mengklaim sikapnya sudah diperhitungkan secara politik. Sejak Desember lalu, Hasto ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Menurut Todung Mulya Lubis, kuasa hukum Hasto, tuntutan itu tak punya dasar kuat. Ia menyebutnya “omon-omon”, istilah dari Prabowo untuk menggambarkan omong kosong tanpa bukti kuat.

Todung menilai tuduhan obstruction of justice dan suap terhadap Hasto lemah. “Buktinya tak kuat, ini seperti omon-omon,” katanya. Ia menyebut proses hukum ini janggal, karena penyidik malah ikut bersaksi dan memberi keterangan ahli.

Kapan Kongres PDIP dimulai?

Kongres ke-6 PDIP awalnya dijadwalkan pada April 2025. Namun hingga akhir April, belum ada kepastian soal waktu pelaksanaannya. Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey, mengonfirmasi Megawati masih melihat situasi sebelum mengambil keputusan penting.

“Kita baru habis Pilkada, ada hal-hal yang harus kita benahi, internal dan lain-lain, supaya di kongres itu berjalan aman,” ujar Olly, Sabtu (31/5/2025).

Olly mengatakan kongres kemungkinan digelar akhir tahun ini  “Yang penting kami putuskan tahun 2025 harus lakukan kongres,” kata Olly.

  • Penulis: Nisrina

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komnas HAM Kecam Pembubaran Retret Pelajar Kristen di Sukabumi

    Komnas HAM Kecam Pembubaran Retret Pelajar Kristen di Sukabumi

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengecam keras pembubaran retret pelajar Kristen di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Komisi ini menilai tindakan tersebut melanggar hak asasi manusia, khususnya hak atas kebebasan beragama, berkumpul, dan rasa aman yang dijamin konstitusi. “Tindakan ini mencerminkan intoleransi antarumat beragama dan merupakan ancaman bagi kehidupan keberagaman di Indonesia,” […]

  • Gus Ipul Ungkap Kendala Sarana Prasarana Jelang Peluncuran Sekolah Rakyat

    Gus Ipul Ungkap Kendala Sarana Prasarana Jelang Peluncuran Sekolah Rakyat

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengaku masih menghadapi sejumlah tantangan teknis dalam persiapan peluncuran program Sekolah Rakyat. Masalah utama terletak pada kelengkapan fasilitas dan peralatan pendukung pembelajaran meskipun tenaga pengajar dan calon siswa sudah siap. “Untuk siswa dan guru memang sudah siap. Tetapi sarana dan prasarana yang masih belum lengkap,” jelas […]

  • Konflik Kian Panas, Apa Penyebab Perang yang Terjadi di Sudan?

    Konflik Kian Panas, Apa Penyebab Perang yang Terjadi di Sudan?

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,.- Perang saudara di Sudan yang dimulai pada 15 April 2023 berubah menjadi krisis kemanusiaan besar. Mengutip Tempo, Pertempuran pertama terjadi di Khartoum ketika Sudanese Armed Forces (SAF) bentrok dengan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF). Konflik itu kemudian meluas ke Darfur, Kordofan, dan Gezira. Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) mencatat bahwa pertempuran memaksa […]

  • Teror Kepala Babi ke Tempo, Ancaman Serius Kebebasan Pers Indonesia

    Teror Kepala Babi ke Tempo, Ancaman Serius Kebebasan Pers Indonesia

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Aksi teror berupa pengiriman kepala babi ke Kantor Redaksi Tempo pada Rabu (19/3/2025) semakin memperburuk catatan panjang kasus pembungkaman dan ancaman terhadap kebebasan pers di Indonesia. Peristiwa ini jelas merupakan bentuk intimidasi terhadap media atau jurnalis yang berusaha mengungkap fakta dan menyuarakan kebenaran.Kiriman kepala babi tersebut ditujukan kepada Cica, nama panggilan Francisca Christy […]

  • Golkar Buka Peluang Setya Novanto Kembali ke Struktur Partai

    Golkar Buka Peluang Setya Novanto Kembali ke Struktur Partai

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Nama mantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov), kembali ramai diperbincangkan. Wacana kembalinya Setnov ke jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar mencuat setelah pernyataan Wakil Ketua Umum Golkar, Ahmad Doli Kurnia. Doli menegaskan, secara status Setnov hingga kini masih tercatat sebagai kader Golkar. “Pak Novanto itu tidak pernah menyatakan keluar dari […]

  • LBHM Desak Kasus Anak Bunuh Bapak dan Nenek di Lebak Bulus Selesai Di Luar Peradilan

    LBHM Desak Kasus Anak Bunuh Bapak dan Nenek di Lebak Bulus Selesai Di Luar Peradilan

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat (LBHM) mendorong penyelesaian kasus pembunuhan yang melibatkan seorang anak berinisial MAS melalui pendekatan keadilan restoratif (restorative justice). Perkara tersebut saat ini sedang diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Maruf Bajammal, pengacara publik LBHM sekaligus kuasa hukum MAS, menjelaskan bahwa selama persidangan, terungkap bukti bahwa MAS mengalami disabilitas mental. Kondisi ini […]

expand_less