Breaking News

Tongkonan Ka’pun Usia 300 Tahun Dibongkar, Eksekusi Picu Bentrok Warga-Aparat

  • account_circle Nisrina
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025

menalar.id – Tongkonan Ka’pun yang telah berdiri sekitar tiga ratus tahun bersama enam lumbung, dua rumah adat Toraja, dan satu rumah semi permanen di Kelurahan Rante Kurra, Kecamatan Kurra, Kabupaten Tana Toraja kini rata dengan tanah.

Eksekusi dilakukan pada Jumat (5/12/2025) berdasarkan surat Pengadilan Negeri Makale Nomor W22-U10/1080/HPDT/12/2025 yang ditandatangani Ketua PN Makale Medi Rapi Randa Batara pada 1/12/2025.

Massa Menolak Eksekusi dan Terjadi Bentrok

Proses eksekusi berakhir ricuh setelah sejumlah warga menolak pembongkaran yang dilakukan Pengadilan Negeri Makale dengan membawa satu unit ekskavator.

Massa mencoba menghalau petugas menggunakan bom molotov, panah busur, dan petasan. Aparat kemudian menembakkan gas air mata sehingga massa berhamburan.

Kericuhan mengakibatkan belasan orang luka, termasuk anggota kepolisian. Bentrokan mulai pecah ketika personel Polres Tana Toraja bersama personel gabungan dari Brimob, TNI, dan Satpol PP bergerak menuju lokasi eksekusi.

Dua Warga Ditangkap dan Belasan Mengalami Luka

Dua warga dari pihak keluarga Tongkonan Ka’pun ditangkap karena dianggap menghalangi petugas. Pengamanan besar-besaran membuat massa yang berjumlah puluhan tidak mampu menghentikan proses eksekusi. Sejumlah warga dan aparat harus mendapatkan perawatan medis.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan beberapa rekannya terluka bahkan terkena proyektil dan tabung gas air mata.

“Ada yang ditembak di bagian dada, paha, dan tangan. Yang di kepala itu kena tabung gas air mata,” katanya setelah eksekusi selesai.

Polisi Membantah Penggunaan Peluru Karet

Kapolres Tana Toraja AKBP Budi Hermawan menjelaskan bahwa gas air mata ditembakkan karena massa mulai tidak terkendali dan menyerang petugas. Ia mengatakan bentrokan mereda setelah aparat membuka blokade jalan menggunakan alat berat.

“Pihak yang kalah ini memblokade jalan sehingga kami mengambil tindakan terukur termasuk mengamankan beberapa provokator,” ujar Budi kepada wartawan.

Ia menyebut eksekusi akhirnya berjalan dengan pengawalan ketat sekitar 260 personel gabungan. Menurutnya, pihak yang ingin menempuh upaya hukum lanjutan dipersilakan ke pengadilan. “Kami datang dengan niat baik untuk melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat,” ujarnya.

Budi juga membantah penggunaan peluru karet. “Saya pastikan peluru karet tidak ada. Jangan hanya katanya. Pastikan ada bukti foto atau video. Anggota yang terluka juga sudah mendapat perawatan dari tim medis,” katanya.

  • Penulis: Nisrina

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setahun Program MBG: Capaian Puluhan Juta Penerima dan Catatan Evaluasi

    Setahun Program MBG: Capaian Puluhan Juta Penerima dan Catatan Evaluasi

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan sosial terbesar dan publik paling soroti sepanjang 2025. Diluncurkan pada 6 Januari 2025, program ini menargetkan peningkatan kualitas gizi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia. Presiden Prabowo Subianto menegaskan sejak awal bahwa MBG […]

  • jokowi

    Bantah Isu Kapal ‘Jokowi’ dan ‘Iriana’, IMC Logistik Klarifikasi Tak Angkut Tambang Raja Ampat

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – PT IMC Pelita Logistik Tbk, selaku pemilik kapal meluruskan isu penamaan kapal ‘Jokowi’ dan ‘Iriana’ yang ramai dikaitkan dengan aktivitas pengangkutan tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya. “Penamaan kapal ‘JKW Mahakam’ dan ‘Dewi Iriana’ dilakukan oleh perseroan berdasarkan pertimbangan internal dan tidak dimaksudkan untuk merujuk atau mengasosiasikan dengan tokoh publik mana […]

  • gaza

    Gencatan Senjata Ilusi: Israel Tewaskan 30 Warga Palestina Setelah Kesepakatan

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Israel kembali menyerang Palestina lewat serangan udara yang mengakibatkan 30 warga Palestina tewas. Dałam laporan yang beredar, banyak kepulan asap dan ledakan di sejumlah wilayah Gaza. Hal ini dilakukan beberapa jam setelah kesepakatan gencatan senjata. Adapun, salah satu serangan paling mematikan menghantam rumah keluarga Ghaboun di kawasan Al-Sabra, Gaza Utara. Menurut keterangan Pertahanan […]

  • Aparat Temukan 48 Tambang Emas Ilegal di Kuantan Tengah

    Aparat Temukan 48 Tambang Emas Ilegal di Kuantan Tengah

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Tim gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP menertibkan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di kebun karet milik Pemkab Kuantan Singingi. Adapun Lokasi penambangan berada di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Provinsi Riau. Kini, petugas memusnahkan 48 rakit PETI di area tersebut. Penindakan ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan emas ilegal. […]

  • MK Putuskan Anggota Polri Aktif Tidak Bisa Menjabat di Posisi Sipil

    MK Putuskan Anggota Polri Aktif Tidak Bisa Menjabat di Posisi Sipil

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id., – Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan aturan baru yang menegaskan bahwa polisi aktif tidak dapat menduduki jabatan sipil. MK membacakan Ketentuan itu pada Rabu, (12/11/2025) dalam sidang pleno di Gedung MK, Jakarta Pusat, melalui Putusan Nomor 114/PUU-XXIII/2025. Dalam putusannya, MK menyatakan penjelasan Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, khususnya bagian […]

  • Konflik Lahan Sawit Duta Palma Group: Masyarakat Tak Pernah Terima 20% Bagian

    Konflik Lahan Sawit Duta Palma Group: Masyarakat Tak Pernah Terima 20% Bagian

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu, Hendrizal, mengungkapkan bahwa lima perusahaan di bawah Duta Palma Group milik Surya Darmadi memicu konflik harian dengan masyarakat. Kelima perusahaan tersebut PT Palma Satu, PT Seberida Subur, PT Banyu Bening Utama, PT Panca Agro Lestari, dan PT Kencana Amal Tani diduga menyerobot lahan hutan negara untuk perkebunan sawit. […]

expand_less