Breaking News

Pembukaan Advokasik Camp Malang Tekankan Kolaborasi Guru-Siswa Cegah Bullying

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Sel, 26 Agu 2025

menalar.id,. – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) membuka Advoasik Camp #Happytanpabully Batch Malang, pada Jumat (22/8/2025) di BBPPMPV Bidang Otomotif dan Elektronika untuk memperkuat komitmen pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan.

Acara yang dihadiri oleh perwakilan siswa dan guru dari Malang dan sekitarnya sebanyak 100 peserta. Ini menekankan bahwa advokasi bukan hanya tentang menghentikan kekerasan, tetapi juga tentang menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang siswa.

Turut hadir Staf Ahli Kemendikdasmen RI Biyanto, Sekretaris Direktorat Jenderal Vokasi, Diskus, dan PLK Kemendikdasmen RI Muhammad Hasbi, dan Kepala BBPPMPV Bidang Otomotif dan Elektronika Gusti Made Ardana.

Dalam sambutan pembukaannya, Biyanto, Staf Ahli Kemendikdasmen RI, menggarisbawahi komitmen kementerian dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan. Ia juga menyoroti peran media sosial dan kurangnya figur teladan sebagai akar masalah.

“Soal perundungan masih menjadi pusat perhatian kita semua. Maka itu, di Kemendikdasmen pada saat menyambut tahun ajaran baru, Bapak Menteri Abdul Mu’ti mengenalkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ramah. Tujuannya supaya lembaga pendidikan benar-benar bersih tanpa kekerasan,” jelas Biyanto.

Lebih lanjut, ia mengatakan penyebab perundungan sebagian besar dari media sosial. Pelajar membutuhkan role model yang teladan untuk menjadi contoh.

“Soal perundungan, penyebabnya sebagian karena media sosial. Anak-anak muda zaman sekarang kekurangan role model untuk diteladani, sehingga mereka asal menyerap dan mencontoh dari media sosial,” tambahnya.

Muhammad Hasbi, Sekretaris Direktorat Jenderal Vokasi, Kemendikbudristek RI, dalam sambutannya yang dibacakan oleh perwakilan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.

“Atas nama Kemendikdasmen RI, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada IPM atas inisiatif dan komitmennya dalam mengadvokasi pencegahan perundungan di kalangan pelajar,” tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa perpaduan siswa, guru, dan pemerintah adalah hal utama untuk menstabilkan ekosistem pendidikan.

“Kolaborasi segitiga antara siswa, guru, dan pemerintah menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Mari kita bersama-sama mewujudkan Merdeka Belajar yang juga merdeka dari perundungan,”

Dari sisi tuan rumah, Gusti Marde Ardana, Kepala BBPPMPV Bidang Otomotif dan Elektronika, menyambut baik inisiatif yang melibatkan guru dan siswa secara bersamaan.

“Saya baru pertama kali melihat pelatihan seperti ini. Sebenarnya, kami satu tahun sekali menjalankan pelatihan mengenai perundungan juga dengan peserta guru. Nah, sekarang ini adalah perpaduan yang sempurna karena terdapat guru dan konsumennya, yaitu murid, sehingga dialog menjadi lebih efektif,” ujar Gusti.

Kemudian, Fajri Syahidinillah, Ketua PP IPM Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik menegaskan komitmen organisasinya dalam memutus mata rantai perilaku perundungan di dunia pendidikan.

“Advoasik Camp ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ini adalah gerakan kolektif. Kami berangkat dari keprihatinan mendalam terhadap kasus perundungan anak terjadi di lingkup pendidikan. Melalui pelatihan ini, kami ingin merubah kekhawatiran itu menjadi aksi nyata dengan melibatkan langsung pelajar dan guru,” papar Fajri.

Ia mejelaskan tujuan dari kegiatan ini untuk membentuk ruang aman untuk pelajar. Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik berkomitmen untuk mencegah terjadinya perundungan di lingkup pendidikan.

“Tujuan kami adalah menciptakan ‘ruang aman’ dan ‘ruang tumbuh’ bagi setiap pelajar. Advokasi bukan hanya tentang menghentikan kekerasan yang terjadi, tetapi juga tentang membangun ekosistem yang mencegahnya,” jelasnya.

Sakinah Fitrah Rahmah menyetujui pernyataan tersebut , perwakilan dari pihak penyelenggara. Dalam sambutannya, ia menyoroti masih maraknya kasus perundungan yang terjadi belakangan ini dan pentingnya peran serta Kemendikdasmen serta organisasi peacegen dalam upaya pencegahan.

“Atas dukungan Kemendikdasmen dan Peacegen, kami berusaha untuk mencoba mencegah perundungan. Bahkan, pada saat ini masih terdapat berita terbaru mengenai perundungan ini. Sangat disayangkan para pelajar ini dapat berbuat hal seperti itu,” kata Sakinah.

Selanjutnya, Affan Fitrahman, memberikan perspektif historis dan religius. Ia menjelaskan bahwa fenomena perundungan telah ada sejak lama, bahkan disebutkan dalam Surah Al-Hujurat ayat 11. Namun, data terkini menunjukkan betapa mendesaknya masalah ini.

“Fenomena perundungan bukanlah hal baru dalam sejarah maupun Islam, seperti di Surah Al-Hujurat. Oleh karena itu, kita berangkat dari sana dan ditambah dengan data terbaru perundungan yang menjadi urutan teratas dalam penanganan kasus anak Indonesia yang hampir 50% terjadi dalam lingkup pendidikan. Maka dari itu, kami berkomitmen menjadi pemutus perilaku buruk ini. Tentu, kita sebagai IPM harus berada di garda depan,” tegas Fajri.

Ketua Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur, Hengky Pradana, menegaskan bahwa pendekatan terhadap perundungan haruslah komprehensif.

“Advokasi bukan hanya menghentikan perundungan saja, tapi juga memberikan ruang aman dan ruang tumbuh bagi setiap pelajar,” ujar Hengky.

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • prabowo

    Prabowo Pidato di Sidang PBB, Jadi Momen Perdana Sejak Satu Dekade

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden Prabowo Subianto telah dijadwalkan untuk menyampaikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB yang digelar di New York, Amerika Serikat, pada (23/9/2025) mendatang. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi, mengatakan bahwa Prabowo akan berbicara setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump,Jumat (22/8). “Informasi yang kami […]

  • Antropologi Idul Fitri Indonesia

    Antropologi Idul Fitri Indonesia

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Menalar.id – Di dunia ini tidak ada perayaan Idul Fitri (‘Îd al-Fithri) yang lebih meriah, riuh, gegap-gempita, dan massif dari pada perayaan Idul Fitri di Indonesia. Secara sosiologis, perayaan Idul Fitri di Indoneseia merupakan perayaan kolosal paling yang menarik dan unikdi dunia. Dari jumlah populasi, perhelatan ini melebihi jumlah jemaah haji. Dalam literatur antroplogi Indonesia, perayaan Idul Fitri berlangsung seperti itukarena terdapat tradisi mudik. Jauh-jauh hari sebelum hari H Idul Fitri dirayakan, umat Islam Indonesia telah mempersiapkan pelbagai hal untuk persiapan mudik. Tidak hanyamasyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), BUMN, dan partai politik, negara pun hadirsecara langsung pada annual event tersebut. Secara linguistik, kata mudik berasal dari Bahasa Melayu udik. yang berarti hulusungai, pedalaman, atau kampung. Kata “mudik” mendapat awalan me- (menuju), sehinggaberarti pergi ke hulu sungai atau pulang ke kampung halaman. Istilah ini bahkan sudahditemukan sejak tahun 1390 dalam naskah kuno Hikayat Raja Pasai. Selain itu, istilah mudik juga dikaitkan dengan literatur Bahasa Jawa. Kata tersebutsering dikaitkan dengan akronim bahasa Jawa, yaitu “mulih dhisik” atau “mulih dilik” yang memiliki arti “pulang dulu” atau “pulang sejenak”. Penjelasan di atas dapat dimengerti, karena tradisi mudik itu inheren dengan etosmerantau orang Jawa, Minang, Melayu, dan sebagainya. Di Indonesia, kolosal mudik didominasi orang-orang Jawa, karena kaum perantau di kota Ibukota Jakarta dan kotasekitarnya banyak datang dari wilayah tersebut,  baik Jawa Timur, Jawa Tengah maupunJawa Barat. Bahkan, para pemudik dari pulau Kalimantan, Papua, dan Sulawesi sebagianbesar juga dari Jawa. Mudik, bagi orang Indonesia, bukan sekadar pulang kampung. Tetapi lebih dari itu. Iamerupakan satu cara kembali ke asal-muasal tempat kelahiran, kembali ke pangkuan orang tua, sanak famili, tetangga, dan kolega yang dulunya menjadi awal tumbuh dan berkembangnya anak manusia. Jadi mudik merupakan ikatan sosial sekaligus ikatan batinantargenerasi sosial. Siapapun manusia sejauh ia berkelana mengelilingi sudut-sudut kota dunia dan mengarungi belantara negara lain, ia akan tetap merindukan kampung halamannya. Secara histoantropologis, asbab al-wurud peristiwa umrah dan haji adalah bagian darirasa kangen dan rindunya Nabi […]

  • Erick thohir

    Erick Thohir Angkat Bicara Soal Reshuffle, Sebut Ada Nama Lain Sebelum Jadi Menpora

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden Prabowo Subianto kembali melantik beberapa pejabat, pada Rabu (17/9/2025) siang. Dalam pelantikan itu, Erick Thohir kembali menjadi menteri. Berbeda dari sebelumnya, kini ia menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus merangkap jabatan dengan posisi Ketua Umum PSSI. Kemudian, publik mempertanyakan terkait kemungkinan benturan kepentingan. Menanggapi isu tersebut, Erick tidak memberikan jawaban tegas. […]

  • Prabowo Janji Rebut Aset Rakyat dari Swasta: Gue Akan Tarik Kembali Milik Rakyat

    Prabowo Janji Rebut Aset Rakyat dari Swasta: Gue Akan Tarik Kembali Milik Rakyat

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pengambilalihan aset-aset negara yang saat ini dikelola swasta. Ia menekankan bahwa aset negara merupakan kekayaan rakyat yang harus dikembalikan ke pangkuan negara, sesuai amanat UUD 1945. Dalam pidatonya di peringatan May Day 2025 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Prabowo menggunakan gaya bahasa khas Betawi untuk menyampaikan komitmennya. “Gue […]

  • Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Aman Jika Perang Dunia III Terjadi

    Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Aman Jika Perang Dunia III Terjadi

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Indonesia termasuk dalam daftar negara teraman untuk berlindung jika konflik Iran-Israel bereskalasi menjadi Perang Dunia III. Konflik antara Israel dan Iran yang kian memanas, utamanya setelah Amerika Serikat (AS) turut campur dalam penyerangan terhadap Iran membuat kekhawatiran akan terjadinya Perang Dunia III semakin besar. Kendati kini Gedung Putih menyatakan gencatan senjata antara Israel dan […]

  • Tragis, Mahasiswa UGM Tewas Akibat Kecelakaan Mobil BMW

    Tragis, Mahasiswa UGM Tewas Akibat Kecelakaan Mobil BMW

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Argo Ericko Achfandi, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tewas dalam sebuah kecelakaan maut di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sleman, pada Sabru (24/5/2025). Polisi menetapkan Christiano Pengarapenta Pengidahen sebagai pelaku tabrakan mobil BMW yang ia kendarai, yang juga berstatus sebagai mahasiswa UGM. Pada saat kejadian, korban melaju dari arah selatan ke utara. Polisi menduga, korban […]

expand_less