Tawuran Berulang di Manggarai , Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Tawuran
- account_circle Nisrina
- calendar_month Sen, 5 Jan 2026

menalar.id – Tawuran antarwarga kembali pecah di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, pada awal Januari 2026.
Bentrokan terjadi dua hari berturut-turut dan melibatkan warga RW 04 Gang Tuyul dan RW 12 Magasen, Kelurahan Manggarai.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan fokus pada upaya pencegahan agar konflik serupa tidak terus berulang.
Merujuk rangkuman detikcom, tawuran pertama pecah pada Kamis (1/1/2026) menjelang waktu magrib. Sekitar 20 orang dari masing-masing kelompok terlibat saling lempar batu dan petasan.
Sehari kemudian, Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, bentrokan kembali terjadi di underpass Manggarai. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam dua peristiwa tersebut.
Fokus Pendekatan Humanis
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, mengatakan Pemprov DKI tetap mengedepankan pendekatan preventif dan komprehensif dalam menangani tawuran.
Menurutnya, penanganan tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum.
“Langkah Pemprov saat ini tetap fokus pada pendekatan preventif dan komprehensif,” kata Chico, Sabtu (3/1/2026).
Pemprov DKI terus berkoordinasi dengan Polri, TNI, Satpol PP, camat, lurah, RT/RW, serta tokoh masyarakat dan agama. Patroli rutin, dialog antarwarga, dan deteksi dini terus berjalan di wilayah rawan konflik.
Selain itu, Pemprov DKI memperkuat program sosial untuk anak muda, seperti penyediaan lapangan kerja, fasilitas olahraga, dan kegiatan produktif lainnya. Langkah ini bertujuan menyalurkan energi generasi muda ke aktivitas positif.
“Kita ingin energi anak-anak muda tersalurkan ke hal-hal yang positif,” ujar Chico.
Satgas Jaga Jakarta dan Target Zero Tawuran
Chico menambahkan, sejak November 2025, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membentuk Satgas Jaga Jakarta untuk menangani kerawanan sosial, termasuk tawuran dan konflik antarwarga.
Satgas ini melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga dengan pendekatan humanis melalui koordinasi cepat dan tindakan terukur.
Pemprov DKI menargetkan kawasan Manggarai dan wilayah rawan lainnya bebas tawuran sepanjang 2026.
“Kami targetkan kawasan Manggarai dan wilayah rawan lainnya bisa zero tawuran di tahun 2026 ini,” kata Chico, Minggu (4/1/2026).
Pemprov DKI juga mendorong partisipasi warga melalui program aduan #JagaJakarta agar masyarakat dapat melaporkan potensi konflik sejak dini.
Chico mengakui target zero tawuran tidak mudah tercapai. Namun, ia optimistis tujuan tersebut dapat terwujud dengan kolaborasi seluruh pihak.
“Tidak ada solusi instan, tapi dengan keterlibatan semua elemen, kita bisa mencapainya bersama,” ujarnya.
- Penulis: Nisrina
