Breaking News

Polisi Terduga Menyamar dan Membuat Kericuhan di Depan Mapolda Metro Jaya

  • account_circle Farrel Aditya
  • calendar_month Jum, 29 Agu 2025

menalar.id,.- Massa aksi menyerbu aparat kepolisian di Mapolda Metro Jaya, pada Jumat (29/8/2025). Namun, terlihat seorang pria tak dikenal memegang bendera negara Indonesia yang terduga merupakan aparat kepolisian menyamar dan melawan massa aksi yang hadir.

Aksi tersebut mengundang kericuhan setelah massa yang terdiri dari mahasiswa dan pengemudi ojek online (ojol) berusaha mendesak masuk ke area markas kepolisian sebagai bentuk protes atas insiden tewasnya Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojol, pada Kamis malam (28/8/2025).

Affan meninggal dunia akibat tertabrak kendaraan taktis milik aparat Brimob saat terjadi kericuhan di kawasan DPR/MPR RI, sehingga memicu gelombang kemarahan publik.

Dalam situasi memanas itu, perhatian warganet kemudian tertuju pada seorang pria berbaju kaos bergambar bendera Britania Raya yang terlihat membawa bendera Merah Putih.

Pria tersebut diduga merupakan aparat kepolisian yang menyamar di tengah massa aksi.

Kehadirannya menimbulkan polemik karena bukan hanya menyerang balik massa yang sudah memukul mundur aparat, tetapi juga memanfaatkan bendera negara dalam kericuhan.

Tindakan tersebut melanggar ketentuan dalam Undang-Undang  Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Ayat (a) menjelaskan larangan siapapun untuk merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan tindakan lain yang bertujuan untuk menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara. Selain itu, pada ayat (b) juga menjelaskan larangan memakai bendera negara untuk sesuatu yang tidak semestinya.

Melalui unggahan akun @barengwarga di X, terlihat bagaimana massa aksi meneriakkan dengan keras, “PEMBUNUH, PEMBUNUH, PEMBUNUH!” sebagai bentuk protes dan kemarahan terhadap aparat. Video itu dengan cepat beredar luas dan memicu perdebatan sengit di ruang publik.

Banyak pihak menilai keberadaan pria misterius yang membawa bendera itu justru memperkeruh situasi, alih-alih meredam amarah massa.

Reaksi warganet pun bermunculan. Sebagian besar mengecam keras aksi tersebut karena dianggap merusak kehormatan simbol negara. Namun, ada juga yang menyindir ironi peristiwa itu, di mana aparat yang seharusnya menjaga ketertiban justru tampak melakukan tindakan yang memperparah kericuhan.

“Wkwk kadang mereka juga yang anarkis, mereka juga yang adu domba, mereka juga yang kebakaran jenggot, aneh, stay safe semua,” ujar akun @scryoty dalam unggahan X @barengwarga.

 

 

Penulis

Seorang pemuda dengan minat terhadap banyak hal dan penuh pertanyaan dalam benaknya. Berharap mampu memberikan dampak positif melalui tulisannya.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bersama kampus lain akan menggelar demonstrasi di Jakarta, pada Juta (12/6/2026) pukul 13.00 WIB.

    Apa Saja Tuntutan Demonstrasi Jumat 12 Juni 2026?

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bersama universitas lainnya akan menggelar demonstrasi di Jakarta, pada Juta (12/6/2026) pukul 13.00 WIB. Ada dua lokasi yang dipilih demonstra, yaitu Bundaran HI, Menteng dan di Jalan Medan Merdeka Selatan, dekat kawasan Monas. Tuntutan Demonstrasi Adapun tuntutan demonstrasi tersebut meliputi lima permasalahan, antara lain: Menghentikan pemborosan […]

  • Verrel Bramasya Kritik Program Militer Dedi Mulyadi

    Verrel Bramasta Tolak Program Militer Dedi Mulyadi: Anak Butuh Konselor

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Anggota Komisi X DPR RI sekaligus mantan Aktris, Verrel Bramasta, menyampaikan kritik terhadap kebijakan Gubernur Jawa, Barat Dedi Mulyadi terkait mengirim pelajar nakal ke barak militer. Ia menyampaikan pandangan tersebut dalam unggahan video melalui akun TikTok resmi Partai Amanat Nasional (PAN), Sabtu (10/5/2025). Dalam videonya, Verrel menyatakan bahwa ia menghargai niat baik tersebut, […]

  • mbg

    Heboh Isu 5.000 Dapur MBG Fiktif, BGN: Dana Nggak Cair Sembarangan

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya angkat bicara mengenai isu keberadaan dapur fiktif dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya, menegaskan adanya dugaan dapur MBG fiktif muncul dari usulan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memang sudah terdaftar dalam portal mitra. Tetapi belum ditindaklanjuti ke tahap pembangunan. “Semua SPPG […]

  • Bapanas Resmi Naikkan HET Beras Medium Jadi Rp 13.500 per Kg

    Bapanas Resmi Naikkan HET Beras Medium Jadi Rp 13.500 per Kg

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menaikkan harga eceran tertinggi (HET) beras jenis medium. Kini, harga beras medium ditetapkan Rp 13.500 per kilogram (kg) di sebagian besar wilayah Indonesia. Aturan baru ini tertuang dalam Keputusan Kepala Bapanas Nomor 299 Tahun 2025 yang mulai berlaku sejak (22/8/2025). Kenaikan harga beras medium berbeda-beda di tiap daerah, […]

  • BRIN Minta Maaf Usai Kontroversi Poster Burung Garuda

    BRIN Minta Maaf Usai Kontroversi Poster Burung Garuda

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengucapkan permohonan maaf usai poster peringatan Hari Lahir Pancasila yang diunggah terbukti hasil kecerdasan buatan (AI). Pasalnya, desain AI tersebut keliru menampilkam burung garuda, seperti jumlah bulu ekor burung garuda yang pada awalnya 8 helai menjadi 7 helai. “BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam […]

  • Presiden Prabowo Beri Nilai 6 untuk 150 Hari Kerjanya

    Presiden Prabowo Beri Nilai 6 untuk 150 Hari Kerjanya

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Presiden Prabowo Subianto menilai kinerjanya selama 150 hari memimpin Kabinet Merah Putih dengan skor 6 dari 10. Ia mengakui masih banyak harapan rakyat yang belum bisa terpenuhi. Dalam wawancara eksklusif bertajuk ‘Presiden Prabowo Menjawab’ bersama tujuh jurnalis di kediamannya di Hambalang, Bogor, Minggu (6/3/2025). Hadir dalam kesempatan itu, Lalumara Satriawangsa (TV One), Uni […]

expand_less