Cak Imin: Pilkada Langsung Sudah Tak Efektif, PKB Siap Evaluasi
- account_circle Nazula Destiyana
- calendar_month Sab, 20 Des 2025

menalar.id., – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung tidak efektif. Hal ini ia sampaikan saat pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Jawa Timur di Surabaya, Jumat (19/12/2025).
Maka, Cak Imin bersama pihaknya akan mengevaluasi penyelenggaraan pilkada langsung yang telah berjalan sejak 2005.
“Pilkada langsung tidak produktif dan banyak sistem demokrasi yang tidak efektif, kita akan evaluasi,” kata Cak Imin.
Ia mengklaim skema tersebut bukan hanya padangan PKB saja, namun datang dari kalangan partai politik lainnya. Kendati demikian, langkah ini tepat sebagai bagian dari upaya perbaikan sistem demokrasi di indonesia.
“Ya Alhamdulillah semua partai menyadari banyak sistem pemilihan umum, dalam paket-paket pemilihan umum yang tidak produktif, pilkada langsung tidak produktif,” ujarnya.
Cak imin juga meminta seluruh jajaran partai untuk memperkuat basis dukungan dengan lebih dekat kepada masyarakat. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kolaborasi saat menjalankan agenda politik dan pembangunan.
“Dekati rakyat, bantu rakyat, selesaikan masalah rakyat, bikin kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Ajak semua pihak kolaborasi, kita tidak mungkin bisa jalan sendiri tanpa kolaborasi,” ucapnya.
“Niat baik tidak cukup, niat baik harus diikuti dengan ajakan untuk bareng-bareng mengatasi masalah. Lingkungan hidup, kemiskinan, terutama kemiskinan. Saya minta Jawa Timur, PKB bergerak di fokus kemiskinan dan lingkungan hidup,” sambungnya.
Sebagai informasi, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan bila Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) saja yang melakukan pilkada. Munculnya usulan tersebut berawal atas biaya pemilu langsung yang tinggi.
Maka, Presiden Prabowo Subianto sedang mempertimbangkan gagasan tersebut. Prabowo menyoroti praktik di negara lain yang menerapkan sistem ‘demokrasi perwakilan’.
“Kalau sudah sekali memilih DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, ya kenapa enggak langsung aja pilih gubernurnya dan bupatinya? Selesai,” ujar Prabowo saat berpidato pada acara puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jumat (5/12/2025).
Penulis Nazula Destiyana
Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.
