Breaking News

Setahun Program MBG: Capaian Puluhan Juta Penerima dan Catatan Evaluasi

  • account_circle Farrel Aditya
  • calendar_month Kam, 1 Jan 2026

menalar.id,- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan sosial terbesar dan publik paling soroti sepanjang 2025. Diluncurkan pada 6 Januari 2025, program ini menargetkan peningkatan kualitas gizi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan sejak awal bahwa MBG bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi jangka panjang bagi anak-anak dan diyakini dapat mengurangi kemiskinan di Indonesia. Prabowo yakin bahwa keberhasilan program ini akan terukur di akhir 2025.

“Saya katakan bahwa kita diberi bantuan, tidak diberi bantuan, diberi penghargaan, tidak diberi penghargaan, kita laksanakan ini karena kita yakin bahwa ini benar dan ini adalah suatu investasi di anak-anak kita,” ucapnya pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (05/05/2025).

Capaian Penerima dan Anggaran

Sepanjang 2025, MBG terlaksana secara bertahap di berbagai daerah. Berdasarkan data pemerintah, hingga Desember 2025, program ini telah menjangkau sekitar 50,7 juta penerima manfaat.

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan, penerima manfaat program MBG ini sudah sebanyak 50,7 juta orang, mulai dari siswa sekolah hingga ibu hamil.

“MBG sampai dengan 15 Desember sudah Rp52,9 triliun, atau 74,6 persen dari anggaran di APBN yang sebesar Rp71 triliun,” ucap Suahasil dalam APBN KiTa, Kamis (18/12/2025).

Suahasil menjelaskan, program MBG ini sudah dilaksanakan oleh 17.555 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang menyerap sebanyak 741.985 pekerja.

“Dilaksanakan oleh 17.555 SPPG dan sudah menyerap 741.985 pekerja,” tambah Suahasil.

Dari sisi anggaran, realisasi belanja MBG mencapai sekitar Rp52,9 triliun dari pagu APBN 2025. Data tersebut menjadikan MBG sebagai salah satu program sosial dengan anggaran terbesar tahun ini.

Implementasi dan Dampak di Lapangan

Selain menyasar penerima manfaat, MBG juga melibatkan UMKM, dapur umum, dan petani lokal sebagai bagian dari rantai pasok pangan. Pemerintah menilai skema ini dapat memberikan dampak ekonomi tambahan di daerah.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut MBG dirancang sebagai ekosistem yang menggerakan ekonomi negara, bukan hanya distribusi makanan semata.

“MBG akan mendorong pertumbuhan ekonomi karena menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan membuka peluang baru bagi usaha makanan dan minuman,” ucapnya kepada Antara melalui pesan teks, Rabu (9/4/2025).

Kritik dan Tantangan

Di sisi lain, pelaksanaan MBG sepanjang 2025 juga menuai beragam kritik. Sejumlah laporan dugaan keracunan makanan di sekolah memicu evaluasi terhadap standar keamanan pangan dan pengawasan program.

Beberapa media internasional juga mencatat tantangan besar pelaksanaan program MBG tahun ini. Analis di East Asia Forum menyebut bahwa “the crisis has exposed poor leadership of the National Nutrition Agency… while professional nutritionists are largely absent,” menggambarkan kekhawatiran soal manajemen program yang belum matang.

Lowy Institute menambahkan bahwa “grand promises… have fallen foul of rushed implementation,” menunjukkan risiko dari pelaksanaan yang terburu-buru tanpa adaptasi dari praktik global.

Sementara itu, Asia Sentinel mencatat bagaimana program ini “has triggered anxiety among parents and students,” memperlihatkan bagaimana ambisi besar itu juga menimbulkan keresahan publik.

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahardiansyah juga mengatakan bahwa meski tujuan program MBG baik, evaluasi tata kelola secara menyeluruh tetap diperlukan agar pelaksanaannya tidak menyimpang dari prinsip awalnya.

“Menurut saya, tidak harus dihentikan, tapi beberapa hal memang perlu dievaluasi, terutama soal hubungan antara Badan Gizi Nasional (BGN), yayasan pelaksana, dan mitra dapur,” ucap Trubus pada Kontan, Senin (21/4/2025).

Catatan Akhir Tahun

Menutup 2025, pemerintah menyatakan komitmennya untuk memperbaiki pelaksanaan MBG pada 2026, mulai dari kualitas menu, pengawasan, hingga tata kelola distribusi.

Setahun berjalan, Program Makan Bergizi Gratis menunjukkan ambisi besar negara dalam menjawab persoalan gizi nasional. Namun, di balik capaian puluhan juta penerima, MBG juga meninggalkan catatan evaluasi penting tentang kesiapan kebijakan publik berskala besar di lapangan.

Penulis

Seorang pemuda dengan minat terhadap banyak hal dan penuh pertanyaan dalam benaknya. Berharap mampu memberikan dampak positif melalui tulisannya.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berhak menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Kepala BGN: Pegawai SPPG Dapat THR Sesuai UU

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berhak menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal ini karena pegawai SPPG telah berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kalau ASN (dapat), sesuai dengan peraturan yang berlaku di Negara Republik Indonesia sesuai dengan Undang-Undang ASN,” kata […]

  • Newin Nugroho Ditahan 20 Hari, KPK Perluas Penyidikan Kasus LPEI

    Newin Nugroho Ditahan 20 Hari, KPK Perluas Penyidikan Kasus LPEI

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur Utama PT Petro Energy (PT PE), Newin Nugroho, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pemberian fasilitas kredit oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). KPK melakukan penahanan setelah memeriksa Newin di Gedung Merah Putih KPK, pada Kamis (13/3/2025). “Ditahan di Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Jakarta Timur, […]

  • sma 72

    Pasca Ledakan: DKI Jakarta Putuskan KBM SMAN 72 Digelar Daring

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalihkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, secara daring mulai, Senin (10/11/2025). Kebijakan ini diambil lantaran area sekolah masih dalam proses pengamanan dan sterilisasi setelah insiden ledakan yang melukai puluhan siswa. “Kegiatan belajar mengajar akan dilakukan secara daring mulai Senin, 10 November 2025,” ujar Staf […]

  • SRMA 5 Jambi resmi dibuka, terima 100 siswa

    SRMA 5 Jambi resmi dibuka, terima 100 siswa

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 5 Jambi resmi memulai tahun ajaran barunya. Sebanyak 100 siswa dari keluarga penerima bantuan sosial terpilih menjadi angkatan pertama di sekolah ini. SRMA 5 merupakan bagian dari program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan dijalankan oleh Kementerian Sosial. “Kami ingin memastikan tak ada lagi anak Indonesia yang […]

  • Sri Mulyani

    Sri Mulyani dan Sjafrie Pakai Rompi Antipeluru Saat Kunjungi Papua

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin terbang menuju Papua untuk menuntaskan kunjungan kerja, Sabtu (7/6/2025). Dalam kunjungan ini, keduanya ingin monegasken pentingnya synergi antara sektor pertahanan dan keuangan dalam menjaga stabilitas nasional. Sri Mulyani dan Sjafrie langsung memulai agenda dengan meninjau kondisi di Pos Komando Taktis (Poskotis) Yonif 733/Masariku. Mereka […]

  • Denmark

    Jadwal Denmark Open 2025 Hari ini: 7 Wakil Indonesia Berlaga pada Babak 16 Besar

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Indonesia berhasil menempatkan tujuh wakilnya ke babak 16 besar pada Denmark Open 2025. Adapun jadwal pertandingan turnamen tersebut untuk hari ini, Kamis (16/10/2025). Dari sektor ganda putra, ada tiga pasangan Indonesia yang akan berlaga. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menghadapi pasangan tuan rumah Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard. Sementara, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani berhadapan […]

expand_less