Breaking News

Premanisme Ormas: Ancaman Investasi dan Ketertiban Sosial di Indonesia

  • account_circle Nisrina
  • calendar_month Rab, 14 Mei 2025

menalar.id – Fenomena premanisme yang berkedok organisasi masyarakat (ormas) kembali muncul sebagai isu nasional yang mengkhawatirkan. Aksi-aksi pemerasan, intimidasi, dan kekerasan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok yang mengatasnamakan ormas bukan hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga mengganggu iklim investasi dan stabilitas sosial.

Tanggapan masyarakat

Masyarakat Indonesia menegaskan penolakan terhadap praktik premanisme dan tindakan anarkis yang meresahkan. Mereka menilai bahwa tindakan semacam itu bukan hanya mengganggu ketertiban umum saja, tapi mengganggu perekonomian dan sosial mereka.

“Ya setuju sih ya, karena itu kan juga untuk keamanan di negara kita ya. Terutama saya dengar banyak akibat kasus ormas yang melakukan pungutan premanisme terhadap investor ya di daerah industri, industrial area ya. Itu menurut saya sangat disayangkan ya, seharusnya mungkin ada kerja sama yang bisa dicapai kedua belah pihak itu aja sih ya,” Ungkap warga.

Mereka merasa terganggu dengan adanya kelompok-kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas) yang melakukan pemerasan, penyegelan, hingga ancaman terhadap pelaku usaha. Mereka beranggapan hal tersebut bertentangan dengan fungsi ormas itu sendiri. Mereka berharap pemerintah dapat bertindak tegas, agar ormas dapat berfungsi dengan baik tanpa harus merugikan masyarakat dan merusak reputasi ormas itu sendiri.

Tanggapan Presiden

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto merasa khawatir atas meningginya praktik premanisme yang mengatasnamakan organisasi kemasyarakatan (ormas). Menurutnya, tindakan tersebut menciptakan iklim usaha yang tidak kondusif dan mengganggu stabilitas investasi di Indonesia.

“Tidak boleh aksi-aksi premanisme yang apalagi dibungkus dengan organisasi-organisasi tertentu, mengatasnamakan organisasi-organisasi masyarakat, tetapi justru tidak menciptakan iklim perusahaan yang kondusif,” Menurut Prasetyo di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, (9/5/2025).

“Jadi Pak Presiden, pemerintah, betul-betul resah,” tambah Prasetyo.

Presiden Prabowo Subianto telah melakukan koordinasi dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mencari solusi untuk permasalahan premanisme yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas). Pemerintah mengambil langkah ini untuk menegakkan hukum yang tegas dan menciptakan iklim usaha yang kondusif di Indonesia.

Upaya Pemerintah

Pemerintah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Terpadu untuk menangani aksi premanisme yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas). Satgas ini melibatkan Kemenko Polhukam, Polri, TNI, Kemendagri, Kemenkumham, Kejaksaan Agung, Kementerian Investasi, BIN, dan BSSN. Pelaksanaan tugas Satgas dilakukan secara kerja sama dengan seluruh kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya (6/5/2025).

“Negara hadir untuk melakukan penanganan dan pembinaan tehadap ormas yang terafiliasi dengan premanisme, serta melakukan pembinaan melalui 3 pendekatan yaitu aspek keamanan, kesejahteraan, dan sosial,”

Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam, Irjen Pol. Asep Jenal Ahmadi, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers mengenai pemberantasan premanisme di wilayah hukum Polda Banten, (9/5/2025).

“Menindak tegas setiap tindakan premanisme, kita sudah membentuk operasi, namanya operasi pekat kewilayahan. Dalam kurun waktu dari mulai tanggal 1 kemarin sudah ribuan kasus yang kita tangani, beberapa kasus menonjol yang kemudian sempat viral semuanya kita tangkap. Dan saya minta kepada masyarakat yang merasa di sekitarnya ada kegiatan preman segera lapor dan kita akan perintahkan saudara anggota untuk mengatasi,” ucap Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

  • Penulis: Nisrina

Rekomendasi Untuk Anda

  • as

    Alumnus Tembaki Pelajar Saat Kebaktian di AS: 2 Anak Tewas dan 17 Terluka

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah anak-anak sekolah yang sedang mengikuti kebaktian di Gereja Annunciation, Minneapolis, Amerika Serikat (AS), Rabu (27/8/2025). Insiden ini pun menewaskan dua murid dan melukai 17 orang lainnya. Kepala Kepolisian Minneapolis Brian O’Hara, menjelaskan bahwa pelaku menembaki gereja ketika puluhan siswa menghadiri misa yang digelar untuk menandai pekan pertama […]

  • jepang

    Jepang Peringati 80 Tahun Bom Hiroshima, Serukan Perdamaian di Tengah Krisis Global

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Jepang memperingati 80 tahun tragedi pengeboman atom di Hiroshima, Rabu (6/8/2025). Peringatan tersebut diwarnai dengan upacara yang ditujukan untuk mengingatkan dunia akan dahsyatnya kehancuran akibat senjata nuklir. Tepat pukul 08.15 waktu setempat, yakni momen ketika bom atom “Little Boy” dijatuhkan oleh pesawat militer Amerika Serikat Enola Gay pada 6 Agustus 1945. Seluruh peserta […]

  • TikTok Diperiksa UE, Diduga Simpan Data Eropa di Server China

    TikTok Diperiksa UE, Diduga Simpan Data Eropa di Server China

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – TikTok kini diselidiki oleh otoritas Uni Eropa di Irlandia terkait praktik penyimpanan datanya. Penyelidikan ini muncul di tengah upaya Amerika Serikat memaksa pemisahan operasional TikTok dari induk perusahaannya, ByteDance, yang berbasis di Tiongkok. Investigasi dilakukan karena adanya dugaan bahwa data pengguna TikTok di Eropa disimpan di Tiongkok. TikTok sendiri membantah tuduhan tersebut. Namun, […]

  • Hutan

    Kemenhut Salurkan Rp200 Triliun Untuk Pasar Karbon

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyatakan pemerintah akan mengerahkan sekitar Rp200 triliun untuk mendukung target FOLU Net Sink 2030. Target tersebut nantinya disalurkan melalui pembangunan pasar karbon berintegritas tinga di sektor kehutan. “Indonesia menargetkan mobilisasi pembiayaan hingga Rp200 triliun untuk mencapai FOLU Net Sink 2030,” ucap Penasehat Senior Menteri untuk Perubahan Iklim Haruni Krisnawati. Pernyataan […]

  • Apa Itu Red Notice Interpol? Memahami Kasus Riza Chalid

    Apa Itu Red Notice Interpol? Memahami Kasus Riza Chalid

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Divisi Hubungan Internasional Polri baru saja mengumumkan Riza Chalid masuk ke dalam Red Notice Interpol. Hal ini menandakan Riza Chalid sebagai buronan internasional. Penetapan ini merupakan upaya penyelesaian atas kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kerja Sama […]

  • Ketua PP Tangsel DPO Kasus Pungli Parkir RSUD

    Ketua PP Tangsel DPO Kasus Pungli Parkir RSUD

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Kepolisian telah menetapkan Ketua Majelis Pengurus Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Tangerang Selatan berinisial MR sebagai tersangka dalam kasus penguasaan lahan parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan. Namun, hingga saat ini polisi belum menangkap MR karena belum menemukan keberadaannya. Pihak kepolisian telah memasukkan nama MR ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Direktur […]

expand_less